Gelombang Protes Sopir Truk Tolak Aturan ODOL, Teriakan Keadilan Menggema dari Jawa Barat hingga Jawa Timur

Gelombang Protes Sopir Truk Tolak Aturan ODOL, Teriakan Keadilan Menggema dari Jawa Barat hingga Jawa Timur - Truk - Gambar 997
Sejumlah truk yang akan menggelar aksi protes atas kebijakan penindakan truk Over Dimension Over Load (ODOL). dok. Republika/bowo pribadi.

Manyala.co – Kebijakan Zero ODOL (Over Dimension Over Loading) yang direncanakan akan diberlakukan penuh mulai tahun 2026 memantik gelombang unjuk rasa dari para sopir truk di berbagai daerah. Kamis (19/6/2025), ribuan sopir turun ke jalan, memarkirkan kendaraan mereka di titik-titik strategis untuk menyuarakan penolakan terhadap regulasi yang dinilai hanya menyudutkan para pengemudi.

Bandung: Akses Tol Diblokir, Tuntutan Sosialisasi Bukan Sanksi

Di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, ribuan truk menghentikan operasionalnya dan memenuhi ruas jalan keluar Tol Soreang–Pasirkoja (Soroja). Aktivitas arus lalu lintas menuju pusat pemerintahan lumpuh selama lebih dari dua jam. Aksi ini dipimpin oleh Koordinator Aksi Bandung Selatan, Cecep Beetle, yang menilai bahwa pemberlakuan aturan ODOL akan berdampak langsung pada kesejahteraan sopir serta masyarakat luas yang turut bergantung pada distribusi logistik.

Sebelum aksi pemblokiran jalan dilakukan, perwakilan sopir sempat berdialog dengan pihak Dinas Perhubungan setempat. Hasilnya, wilayah Bandung Selatan hanya akan melakukan sosialisasi mengenai ODOL, tanpa sanksi, dan belum memberlakukan ketentuan mengenai penambahan chasis kendaraan. “Yang disosialisasikan hanya soal muatan berlebih, bukan dimensi,” ujar Cecep.

Trenggalek: Penolakan ODOL Dibungkus Tuntutan Anti Premanisme

Jawab Pandangan Fraksi DPRD Makassar, Wali Kota Munafri Tegaskan Perubahan APBD 2026 Harus Berdampak ke Masyarakat

Sementara itu, di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, lebih dari 280 unit truk berkumpul di depan kantor DPRD setempat. Para sopir menuntut bukan hanya pembatalan kebijakan ODOL, tetapi juga pemberantasan aksi premanisme yang kerap mengintai sopir di jalan raya. Mereka juga mendesak agar biaya logistik disesuaikan dan menuntut revisi atas Undang-Undang Lalu Lintas Jalan Nomor 22 Tahun 2009.

Soetrisno, salah satu sopir, menyampaikan bahwa para pengemudi kerap menjadi korban kebijakan yang tidak menyentuh akar persoalan. “Keadilan hukum tidak bisa hanya menimpa sopir. Preman jalanan dan pungli masih merajalela, sementara kita hanya menjalankan tugas,” ucapnya.

Surabaya: Ribuan Sopir Long March, Kritik Penegakan Hukum yang Tebang Pilih

Di Surabaya, aksi jauh lebih besar digelar oleh Gerakan Sopir Jawa Timur (GSJT), melibatkan lebih dari 1.200 orang dan ratusan truk. Mereka melakukan long march dari depan Cito Mall menuju kantor Dinas Perhubungan Jawa Timur dan Markas Polda Jatim. Ketua GSJT, Angga Firdiansyah, menyuarakan kekecewaan atas pelaksanaan hukum yang dinilai tidak adil.

Angga menyoroti ketimpangan dalam implementasi Pasal 277 UU Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, yang menurutnya kerap menjerat sopir truk padahal peraturan tersebut seharusnya menyasar perubahan fisik kendaraan. Ia juga menyoroti bahwa pengusaha dan pemilik barang, yang menentukan muatan truk, justru tidak pernah tersentuh hukum.

Pemilahan Sampah Diperkuat, 24 BSU di Kecamatan Wajo Jadi Garda Depan Sebelum Sampah ke TPA

“Kami ini hanya operator. Kami yang menanggung risiko hukum, sementara pemilik muatan bebas dari tanggung jawab. Ini tidak adil,” kata Angga dalam orasinya.

Tuntutan Serempak: Cabut ODOL, Revisi Undang-Undang, dan Berantas Pungli

Dari Jawa Barat hingga Jawa Timur, para sopir membawa aspirasi yang hampir identik. Mereka menolak keras penerapan kebijakan ODOL tanpa solusi nyata, mendesak revisi Pasal 277 UU LLAJ, serta menuntut agar aparat penegak hukum tidak hanya menyasar sopir dalam proses penindakan.

Selain itu, sopir juga menuntut diberantasnya pungutan liar dan aksi premanisme yang kerap menyasar mereka di rest area, terminal, hingga jalan tol. Tak ketinggalan, penyesuaian tarif logistik juga masuk dalam daftar tuntutan, mengingat beban kerja dan tanggung jawab sopir semakin besar dengan kebijakan baru.

Protes ini menunjukkan bahwa pelaksanaan aturan ODOL bukan hanya perkara regulasi teknis semata, melainkan juga menyangkut keadilan struktural dan keberlangsungan hidup para pekerja logistik yang selama ini menjadi tulang punggung distribusi barang di Indonesia. Para sopir berharap pemerintah pusat tidak menutup telinga terhadap jeritan mereka dan mau mencari solusi yang lebih manusiawi dan menyeluruh.

Enrekang Raih Peringkat Ketiga TPID Award 2026 Tingkat Nasional

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

La Tinro Soroti Konflik Lahan BUMN dan Masyarakat dalam RDPU Baleg DPR RI

02

Pendidikan Gratis dan Guru Jadi Sorotan, La Tinro Minta Pemerintah Jangan Salah Prioritas

03

La Tinro Soroti Pemerataan Perpustakaan Daerah dan Kesejahteraan Relawan Literasi

04

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

05

Pasangan Suami Istri Di Temukan Meninggal Di Jalan Jogja – Magelang

06

Pemadaman Listrik Makassar, Wali Kota Appi Desak PLN Segera Normal 5 September

07

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Rahmat Erwin Abdullah Ukir Sejarah di Asian Games 2026, Emas dan 2 Rekor Dunia

Pelatihan Deep Learning Digelar 2 Hari, Guru PJOK Tallo Siap Mulia­kan Pendidikan dan Cetak Atlet dari SD

Beasiswa Madinah: Bosowa Peduli Dukung Pendidikan 4 Mahasiswa Makassar di Arab Saudi

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Kolom

× Advertisement
× Advertisement