Kinerja Gibran Dinilai Penentu “Jokowi Effect” bagi PSI

Jokowi Effect
Cawapres nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka blusukan di Jakarta Utara, Selasa (16/1/2024). (Dok. KOMPAS.com/ADHYASTA DIRGANTARA)

Manyala.co – Direktur Eksekutif Trias Politika Strategis Agung Baskoro menyatakan bahwa efektivitas “Jokowi Effect” terhadap Partai Solidaritas Indonesia (PSI) akan ditentukan oleh capaian kinerja Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka selama masa jabatannya. Minggu (16/11/2025), menanggapi komitmen Jokowi untuk turun langsung memenangkan PSI pada Pemilu 2029.

Menurut Agung, daya pengaruh politik Jokowi masih bekerja dalam skala tertentu, meski tidak sekuat ketika ia menjabat Presiden ke-7 RI. Ia menyebut serangan politik yang terus diarahkan kepada Jokowi dan keluarganya menjadi variabel yang memengaruhi dinamika tersebut. Agung menyebut isu terkait ijazah maupun isu lain terkait keluarga Solo sebagai tekanan yang masih muncul hingga kini.

Agung menilai bahwa kinerja Wapres Gibran akan menjadi faktor penting dalam memperkuat efek elektoral tersebut. Ia menekankan bahwa “Jokowi Effect akan bekerja optimal dengan sendirinya, bila Mas Wapres Gibran bisa menunjukkan kinerja yang luar biasa.” Pendekatan ini, menurutnya, dapat menjaga relevansi politik Jokowi meski tak lagi memegang jabatan eksekutif.

Di sisi lain, Agung mendorong PSI untuk tidak bergantung sepenuhnya pada dukungan Jokowi. Ia meminta partai itu menciptakan inovasi politik dan melakukan penguatan institusional agar daya tarik elektoral PSI tidak semata-mata bertumpu pada figur Jokowi. “Melakukan inovasi-inovasi politik atas nama institusi kepartaian, agar ketergantungan atas nama Jokowi effect tak berlebihan,” ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Harian PSI Ahmad Ali mengungkapkan bahwa Jokowi telah berjanji akan turun langsung mendukung upaya memenangkan PSI di Pemilu 2029. Ali menyampaikan hal itu dalam Pra Rakerwil Seluruh Kader PSI se-Jawa Barat di Bandung, Jumat (14/11/2025). Ia menyebut Jokowi berkomitmen “totalitas berjuang”, termasuk turun ke lapangan bersama kader PSI.

Jawab Pandangan Fraksi DPRD Makassar, Wali Kota Munafri Tegaskan Perubahan APBD 2026 Harus Berdampak ke Masyarakat

Ali menambahkan bahwa PSI saat ini meminta Jokowi beristirahat untuk memulihkan kondisi kesehatannya. Ia berharap Jokowi dapat kembali bugar pada 2027 agar dapat mendukung PSI secara optimal menjelang tahun politik. Menurutnya, pengaruh Jokowi masih kuat di sejumlah daerah, meski tidak dalam kapasitas formal sebagai presiden.

Ali juga menegaskan bahwa PSI menjadikan Jokowi sebagai patron bukan semata karena statusnya sebagai mantan presiden. Menurutnya, Jokowi dipandang sebagai figur rakyat yang dekat dengan masyarakat dan mencerminkan nilai keterbukaan yang diusung PSI. Ali menyebut bahwa tagline PSI sebagai “partai super terbuka” relevan dengan karakter Jokowi yang dianggap mewakili kalangan akar rumput.

Isu mengenai “Jokowi Effect” sebelumnya mencuat ketika PSI menyatakan bahwa Jokowi dan Gibran masih memiliki ruang politik di sejumlah partai, termasuk Golkar. Sejumlah pengamat menilai tahun-tahun mendatang akan menjadi tolok ukur apakah pengaruh politik Jokowi tetap kuat atau mengalami penurunan pasca purna jabatan.

Pembahasan mengenai peran politik Jokowi juga mencerminkan tren yang terjadi di negara demokrasi lain, di mana mantan kepala negara tetap berpengaruh terhadap arah kebijakan maupun dinamika elektoral partai tertentu. Namun demikian, efektivitas dukungan figur politik biasanya sangat bergantung pada kinerja tokoh yang berada di lingkaran terdekatnya serta kondisi politik nasional yang berkembang menuju pemilu.

Pemilahan Sampah Diperkuat, 24 BSU di Kecamatan Wajo Jadi Garda Depan Sebelum Sampah ke TPA

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

La Tinro Soroti Konflik Lahan BUMN dan Masyarakat dalam RDPU Baleg DPR RI

02

Pendidikan Gratis dan Guru Jadi Sorotan, La Tinro Minta Pemerintah Jangan Salah Prioritas

03

La Tinro Soroti Pemerataan Perpustakaan Daerah dan Kesejahteraan Relawan Literasi

04

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

05

Pasangan Suami Istri Di Temukan Meninggal Di Jalan Jogja – Magelang

06

Pemadaman Listrik Makassar, Wali Kota Appi Desak PLN Segera Normal 5 September

07

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Rahmat Erwin Abdullah Ukir Sejarah di Asian Games 2026, Emas dan 2 Rekor Dunia

Pelatihan Deep Learning Digelar 2 Hari, Guru PJOK Tallo Siap Mulia­kan Pendidikan dan Cetak Atlet dari SD

Beasiswa Madinah: Bosowa Peduli Dukung Pendidikan 4 Mahasiswa Makassar di Arab Saudi

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Kolom

× Advertisement
× Advertisement