KPK Tangkap Enam Orang dalam OTT di Kalimantan Selatan

KPK Tangkap 6 Orang dalam OTT Proyek Jalan di Sumut, Ungkap Dua Klaster Penerimaan Suap - KPK - Gambar 890
Gedung KPK (asedino.wordpress.com).

Manyala.co – Komisi Pemberantasan Korupsi melakukan operasi tangkap tangan di Kalimantan Selatan, Kamis malam, dan mengamankan enam orang, menandai operasi ketiga lembaga antirasuah itu dalam dua hari berturut-turut di sejumlah wilayah Indonesia.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar operasi tangkap tangan (OTT), kali ini di wilayah Kalimantan Selatan. Informasi tersebut disampaikan oleh Juru Bicara KPK Budi Prasetyo pada Kamis (18/12/2025) malam. Operasi tersebut menambah rangkaian penindakan yang dilakukan KPK dalam dua hari terakhir.

“Benar, Tim hari ini juga melakukan kegiatan di wilayah Kalsel,” ujar Budi Prasetyo. Ia menyebut proses penindakan masih berlangsung saat informasi disampaikan kepada publik. Hingga Kamis malam, KPK belum merinci lokasi pasti maupun perkara yang melatarbelakangi operasi tersebut.

Budi mengatakan sejauh ini terdapat enam pihak yang telah diamankan oleh tim KPK. “Sampai saat ini enam orang sudah diamankan,” ujarnya. KPK belum mengungkap identitas, status hukum, maupun peran para pihak yang ditangkap dalam OTT tersebut.

Operasi di Kalimantan Selatan menjadi OTT ketiga yang dilakukan KPK dalam kurun waktu dua hari. Sebelumnya, lembaga antirasuah melakukan operasi serupa di wilayah Jakarta dan Banten, serta di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Rangkaian operasi ini menunjukkan intensitas penindakan yang relatif tinggi dalam waktu singkat.

Pemilahan Sampah Diperkuat, 24 BSU di Kecamatan Wajo Jadi Garda Depan Sebelum Sampah ke TPA

Dalam OTT di Jakarta dan Banten, KPK mengamankan sembilan orang. Sementara itu, dalam operasi terpisah di Kabupaten Bekasi, sebanyak 10 orang ditangkap. Hingga kini, KPK belum menyampaikan secara resmi keterkaitan antaroperasi tersebut maupun apakah kasus-kasus itu berdiri sendiri.

Sesuai dengan ketentuan hukum acara, KPK memiliki waktu maksimal 1 x 24 jam untuk menentukan status hukum pihak-pihak yang diamankan. Dalam periode tersebut, penyidik akan melakukan pemeriksaan awal sebelum memutuskan apakah para pihak ditetapkan sebagai tersangka atau dilepaskan.

KPK juga belum menjelaskan apakah dalam OTT di Kalimantan Selatan ditemukan barang bukti berupa uang tunai, dokumen, atau alat bukti elektronik. Informasi mengenai dugaan tindak pidana korupsi, sektor yang terlibat, serta potensi kerugian negara juga belum disampaikan hingga Kamis malam.

Operasi tangkap tangan merupakan salah satu instrumen penindakan utama KPK sejak lembaga tersebut berdiri pada 2002. OTT biasanya dilakukan setelah KPK mengantongi informasi awal terkait dugaan transaksi suap atau gratifikasi yang sedang berlangsung. Penindakan ini kerap melibatkan pejabat publik, penyelenggara negara, maupun pihak swasta.

Dalam beberapa tahun terakhir, KPK secara rutin menyampaikan bahwa OTT bertujuan memberikan efek jera dan mencegah praktik korupsi yang bersifat transaksional. Namun, lembaga tersebut juga menegaskan bahwa OTT bukan satu-satunya indikator keberhasilan pemberantasan korupsi, karena penindakan juga dilakukan melalui penyelidikan dan penyidikan berbasis laporan dan audit.

Enrekang Raih Peringkat Ketiga TPID Award 2026 Tingkat Nasional

Hingga berita ini diturunkan, KPK belum menggelar konferensi pers resmi terkait OTT di Kalimantan Selatan. Informasi lanjutan mengenai konstruksi perkara, pasal sangkaan, serta identitas pihak yang diamankan masih menunggu pernyataan resmi dari KPK. Belum ada konfirmasi tambahan hingga Kamis malam.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

La Tinro Soroti Konflik Lahan BUMN dan Masyarakat dalam RDPU Baleg DPR RI

02

Pendidikan Gratis dan Guru Jadi Sorotan, La Tinro Minta Pemerintah Jangan Salah Prioritas

03

La Tinro Soroti Pemerataan Perpustakaan Daerah dan Kesejahteraan Relawan Literasi

04

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

05

Pemadaman Listrik Makassar, Wali Kota Appi Desak PLN Segera Normal 5 September

06

Pasangan Suami Istri Di Temukan Meninggal Di Jalan Jogja – Magelang

07

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Pelatihan Deep Learning Digelar 2 Hari, Guru PJOK Tallo Siap Mulia­kan Pendidikan dan Cetak Atlet dari SD

Beasiswa Madinah: Bosowa Peduli Dukung Pendidikan 4 Mahasiswa Makassar di Arab Saudi

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

Kolom

× Advertisement
× Advertisement