Menkeu Purbaya Ancam Pecat Pegawai Bea Cukai Nongkrong di Starbucks

Pegawai
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (dok. Anggie Ariesta)

Manyala.co – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan sikap tegas terhadap pegawai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) yang dinilai menyimpang dari etika kerja Aparatur Sipil Negara (ASN). Purbaya menyatakan akan memecat pegawai yang terbukti nongkrong di tempat umum saat jam kerja sambil mengenakan seragam dinas.

Pernyataan keras itu disampaikan dalam media briefing di Jakarta, Jumat (17/10/2025), setelah menerima laporan dari seorang wiraswasta melalui layanan pengaduan publik “Lapor Pak Purbaya,” yang baru diluncurkan dua hari sebelumnya, pada Rabu (15/10/2025).

Dalam laporan yang dibacakan Purbaya, sekelompok pegawai DJBC dilaporkan sering berkumpul di gerai Starbucks dalam balutan seragam dinas, melakukan rapat tidak resmi bersama petugas lain dan sejumlah orang berpakaian preman. Aktivitas tersebut disebut berlangsung hampir setiap hari dan dilakukan dengan suara keras hingga mengganggu pelanggan lain.

“Yang dibicarakan selalu tentang bisnis aset, bagaimana mengamankan aset, atau baru dapat kiriman mobil. Saya wiraswasta, risih melihat mereka bergrombol dan berbicara keras-keras setiap hari dengan seragam Bea Cukai,” kutip Purbaya saat membacakan laporan pengaduan tersebut.

Purbaya mengaku geram karena kasus ini muncul setelah serangkaian peringatan keras terhadap pegawai DJBC dan Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Ia menilai, sebagian pegawai masih mengabaikan instruksi disiplin kerja meski telah diingatkan berulang kali.

Hari Sumpah Pemuda ke-98, Wali Kota Makassar Munafri Rawat Kebersamaan dengan Pemuda Lintas OKP

“Walaupun kita sudah menggebrak, ternyata masih ada yang seperti ini di bawah. Artinya mereka tidak peduli, dianggap saya main-main,” ujarnya tegas.

Purbaya menyatakan telah memerintahkan jajaran internal untuk menindaklanjuti laporan tersebut. Ia memastikan identitas pelapor dapat diverifikasi karena setiap laporan wajib mencantumkan nama lengkap dan alamat email pribadi.

“Ini akan ditindak. Lokasinya lengkap, alamatnya jelas, jadi pasti bisa kita kejar,” katanya. Ia menambahkan, “Hari Senin depan kalau masih ada yang ketahuan seperti ini, saya akan pecat. Walau katanya memecat PNS sulit, saya akan permudah prosesnya. Masa nongkrong di Starbucks pakai seragam? Tidak pantas.”

Sebagai langkah korektif, Purbaya mengajak masyarakat untuk terus berpartisipasi melalui kanal pengaduan “Lapor Pak Purbaya” bila menemukan tindakan tidak sesuai etika dari pegawai DJP maupun DJBC.

“Kalau laporan mereka bagus-bagus terus, padahal di lapangan berbeda, ini yang harus kita perbaiki. Masukan dari masyarakat sangat penting untuk membenahi birokrasi,” jelasnya.

Kebakaran Melonjak, Petugas Damkarmat Makassar Siaga Siang hingga Dini Hari

Layanan “Lapor Pak Purbaya” tersedia melalui aplikasi WhatsApp di nomor 0822-4040-6600, dan dapat digunakan untuk menyampaikan keluhan terkait layanan perpajakan maupun kepabeanan, serta perilaku pegawai. Sejak diluncurkan dua hari lalu, kanal ini telah menerima 15.933 laporan, dengan 13.285 di antaranya masih dalam proses verifikasi oleh tim Kementerian Keuangan.

Program tersebut merupakan bagian dari langkah reformasi birokrasi yang digagas Purbaya untuk meningkatkan disiplin, transparansi, dan integritas di sektor penerimaan negara. Pemerintah menargetkan sistem pengawasan internal berbasis laporan publik ini menjadi sarana cepat untuk menindak pelanggaran etika pegawai pajak dan bea cukai.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Hari Sumpah Pemuda ke-98, Wali Kota Makassar Munafri Rawat Kebersamaan dengan Pemuda Lintas OKP

02

Kebakaran Melonjak, Petugas Damkarmat Makassar Siaga Siang hingga Dini Hari

03

Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II di 100 Lokasi Target Tampung 122.000 Siswa

04

Wali Kota Munafri Dukung Program Prioritas Presiden, Makassar Jadi Percontohan Gerakan Nasional Peduli Tetangga

05

Danantara Perkuat Kampung Haji Indonesia, 11 Menara Baru Dibangun di Makkah

06

Dua Calon Direktur Perumda Tirta Massenrempulu Enrekang Lolos Seleksi, UKK Digelar di Unhas

07

Wali Kota Makassar Munafri Tinjau Penimbunan Stadion Untia, Konstruksi Awal 2027 dan Rampung Akhir Tahun

08

PERSEJASI Tallo Harumkan Nama Kecamatan, Raih Dua Medali di FORKOT KORMI Makassar 2026

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Taklukkan Thailand Lewat Drama Adu Penalti

Rahmat Erwin Abdullah Ukir Sejarah di Asian Games 2026, Emas dan 2 Rekor Dunia

Pelatihan Deep Learning Digelar 2 Hari, Guru PJOK Tallo Siap Mulia­kan Pendidikan dan Cetak Atlet dari SD

Beasiswa Madinah: Bosowa Peduli Dukung Pendidikan 4 Mahasiswa Makassar di Arab Saudi

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

Kolom

× Advertisement
× Advertisement