Oknum Polisi Langgar Nyepi di Jembrana, Kapolres Minta Maaf dan Pastikan Sanksi Tegas

Oknum Polisi Langgar Nyepi di Jembrana, Kapolres Minta Maaf dan Pastikan Sanksi Tegas - Oknun Polisi Langgar Hari Nyepi - Gambar 2203

Manyala.co – Insiden pelanggaran Hari Raya Nyepi oleh seorang oknum polisi di Desa Adat Sumbersari, Melaya, Jembrana, menuai kecaman luas. Video yang beredar di media sosial memperlihatkan anggota kepolisian tersebut dalam kondisi diduga mabuk saat melintas menggunakan sepeda motor di tengah perayaan hari suci tersebut.

Kapolres Jembrana, AKBP Endang Tri Purwanto, merespons cepat dengan mengadakan pertemuan khusus di Kantor Lurah Gilimanuk pada Minggu (30/3/2025). Dalam pertemuan yang dihadiri pejabat utama Polres Jembrana serta tokoh adat setempat, Kapolres secara terbuka meminta maaf atas tindakan tidak pantas yang dilakukan oleh anggotanya.

“Saya ingin mengklarifikasi bahwa anggota yang bersangkutan merupakan anggota Polsek Gilimanuk. Tindakannya dipengaruhi oleh minuman keras, sehingga menodai kesucian perayaan Nyepi tahun Saka 1947,” ujar Kapolres Endang.

Ia juga menegaskan permintaan maafnya kepada seluruh umat Hindu, khususnya masyarakat Desa Adat Sumbersari dan Gilimanuk. Kapolres memastikan bahwa tindakan tegas akan diberikan kepada oknum berinisial MC (49) tersebut, yang kini telah diamankan oleh Propam Polres Jembrana dan ditempatkan di ruang khusus untuk menjalani pemeriksaan sesuai Kode Etik Kepolisian.

“Sejak pukul 06.00 WITA, setelah perayaan Nyepi selesai, yang bersangkutan langsung kami tangkap dan amankan. Saat ini ia sedang dalam proses pemeriksaan terkait pelanggaran kode etik, dan saya pastikan sanksi berat akan dijatuhkan,” tambahnya.

Wali Kota Munafri Dampingi Mensos RI Luncurkan Gerakan Peduli Tetangga di Makassar

Kapolres juga telah berkoordinasi dengan Bendesa Adat setempat mengenai sanksi adat. Meski Bendesa Adat Gilimanuk memutuskan untuk tidak memberikan sanksi adat berupa penyerahan beras 100 kg, mengingat proses hukum kode etik masih berlangsung, sebagai bentuk simpati, Kapolres memberikan bantuan beras masing-masing 100 kg kepada Desa Adat Gilimanuk dan Desa Adat Sumbersari.

Bendesa Adat Sumbersari, I Ketut Subanda, mengapresiasi langkah cepat Kapolres Jembrana dalam menangani kasus ini. Ia juga meminta agar oknum polisi tersebut membuat permintaan maaf terbuka sebagai bentuk tanggung jawab.

“Saya sangat mengapresiasi langkah Kapolres yang tegas dalam menangani kasus ini. Kami juga meminta agar yang bersangkutan meminta maaf secara terbuka melalui media sosial atau media formal,” ujar Subanda.

Sebelumnya, oknum polisi tersebut diamankan oleh Badan Keamanan Desa Adat (Bankamda) Sumbersari saat melintas bersama rekannya menggunakan sepeda motor di tengah Hari Raya Nyepi. Saat diinterogasi, ia tidak dapat menjelaskan tujuannya serta tercium bau alkohol dari mulutnya. Salah satu rekannya bahkan tidak dapat menunjukkan identitas diri. Keduanya kemudian dikawal ketat dan diserahkan kepada Pecalang Desa Adat Gilimanuk untuk proses lebih lanjut.

Insiden ini menjadi perhatian serius dan memicu reaksi keras dari masyarakat. Kapolres Jembrana menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentoleransi pelanggaran serupa di masa mendatang dan akan terus menjaga kehormatan serta ketertiban dalam menghormati budaya serta tradisi lokal.

Wali Kota Munafri Lepas Kontingen Makassar ke Porprov Sulsel 2026, Target Pertahankan Gelar Juara

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Wali Kota Munafri Dampingi Mensos RI Luncurkan Gerakan Peduli Tetangga di Makassar

02

Wali Kota Munafri Lepas Kontingen Makassar ke Porprov Sulsel 2026, Target Pertahankan Gelar Juara

03

Presiden Prabowo Lantik Syahganda dan Fadli sebagai Kepala dan Wakil Kepala Badan Komunikasi Pemerintah

04

Presiden Prabowo Angkat 26 Anggota Wantimpres di Istana Negara

05

Reshuffle Kabinet, Prabowo Lantik 16 Menteri, Wamen hingga Pejabat Negara

06

Presiden Prabowo Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026 di Lubang Buaya

07

UMKM di Era AI: Jangan Sekadar Go Digital, Jadilah Go Intelligent

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Rahmat Erwin Abdullah Ukir Sejarah di Asian Games 2026, Emas dan 2 Rekor Dunia

Pelatihan Deep Learning Digelar 2 Hari, Guru PJOK Tallo Siap Mulia­kan Pendidikan dan Cetak Atlet dari SD

Beasiswa Madinah: Bosowa Peduli Dukung Pendidikan 4 Mahasiswa Makassar di Arab Saudi

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Kolom

× Advertisement
× Advertisement