Pertumbuhan Ekonomi Capai 5,12% di Tengah Tantangan, Istana: Tak Ada yang Janggal

Pertumbuhan Ekonomi Capai 5,12% di Tengah Tantangan, Istana: Tak Ada yang Janggal - Ekonomi - Gambar 366
Mensesneg Prasetyo Hadi. (dok. Firda Cynthia Anggrainy Al Djokya/detikcom)

Manyala.co — Di tengah kondisi global yang masih bergejolak dan tekanan domestik yang belum sepenuhnya pulih, Indonesia justru mencatatkan pertumbuhan ekonomi yang mengejutkan. Berdasarkan data resmi yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS), Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia pada kuartal II tahun 2025 menembus angka Rp 5.947 triliun. Angka ini mencerminkan pertumbuhan tahunan (year-on-year/yoy) sebesar 5,12%, sedangkan pertumbuhan kuartalan (quarter-to-quarter) mencapai 4,04%.

Namun, capaian ini justru memicu beragam respons dari berbagai kalangan. Tak sedikit yang mempertanyakan keabsahan angka tersebut, menganggap pertumbuhan itu terbilang ganjil karena terjadi saat konsumsi masyarakat belum sepenuhnya pulih, nilai ekspor tertekan, dan kondisi geopolitik global masih belum stabil.

Menanggapi keraguan publik, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi buka suara dan menegaskan bahwa data yang dirilis oleh BPS adalah hasil perhitungan yang sah dan valid. Ia menjelaskan bahwa angka pertumbuhan ekonomi nasional dihitung berdasarkan kombinasi dari berbagai faktor utama dalam struktur ekonomi negara, mulai dari konsumsi rumah tangga, belanja pemerintah, hingga investasi dan ekspor-impor.

“Pertumbuhan ekonomi itu bukan hanya dihitung dari satu atau dua komponen saja, melainkan dari seluruh komponen penting yang memang menjadi penopang utama pergerakan ekonomi nasional,” ujar Prasetyo saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (5/8/2025).

Ia menekankan bahwa BPS memiliki kewenangan teknis penuh dalam proses penghitungan data ekonomi. Pemerintah, dalam hal ini, hanya berperan menciptakan lingkungan yang kondusif agar sektor-sektor utama ekonomi dapat tumbuh. Menurutnya, tidak ada intervensi sama sekali dari pihak pemerintah terhadap metode ataupun hasil perhitungan tersebut.

Blokade Houthi Mengancam Jalur Minyak Dunia, Kapal Arab Saudi Terpaksa Putar Afrika

“Perhitungan secara teknis sepenuhnya menjadi domain BPS. Kami di pemerintahan hanya fokus memastikan agar ekosistem pertumbuhan bisa berjalan. Soal metodologi dan hasil akhir, itu bukan ranah kami,” tegasnya.

Sebelumnya, beberapa ekonom menyuarakan keheranannya karena angka pertumbuhan pada kuartal II 2025 ini bahkan lebih tinggi dibandingkan dengan periode kuartal I 2025, saat terjadi lonjakan konsumsi karena momen Ramadhan dan pencairan Tunjangan Hari Raya (THR). Umumnya, kuartal kedua menunjukkan perlambatan karena aktivitas ekonomi melandai usai Lebaran, namun justru kali ini terjadi lonjakan.

Di sisi lain, pencapaian ini juga disambut optimisme oleh sebagian kalangan pelaku usaha dan pemerintah daerah yang menilai pertumbuhan tersebut sebagai sinyal bahwa upaya pemulihan ekonomi nasional pascapandemi dan tekanan eksternal mulai menunjukkan hasil konkret.

Meski begitu, sejumlah pengamat menilai penting bagi pemerintah dan BPS untuk memperjelas rincian kontribusi dari masing-masing komponen agar tidak menimbulkan persepsi negatif di tengah publik. Transparansi dalam pengolahan data dianggap menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan masyarakat.

Sementara itu, BPS belum memberikan penjelasan terperinci terkait kontribusi tiap sektor terhadap pertumbuhan 5,12% ini. Namun dalam laporan sebelumnya, sektor seperti jasa keuangan, perdagangan besar, dan transportasi logistik disebut menunjukkan pemulihan yang cukup konsisten, meski masih dibayangi oleh naiknya harga komoditas dan tren pelemahan ekspor.

Update Bansos Juli 2026: PKH, BPNT, PIP hingga Bantuan Pangan Mulai Disalurkan

Di tengah ketidakpastian global, terutama akibat ketegangan geopolitik dan ketidakstabilan harga energi, capaian ekonomi Indonesia tetap menjadi salah satu yang paling solid di kawasan Asia Tenggara. Dengan tetap menjaga kehati-hatian, pemerintah berharap tren positif ini dapat dipertahankan hingga akhir tahun dengan menjaga konsumsi domestik, mendorong investasi, serta mempercepat belanja negara.

Sebagai penutup, Prasetyo kembali menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir akan keabsahan data yang disampaikan. Ia mengajak publik untuk melihat capaian ini sebagai momentum memperkuat kembali kerja sama lintas sektor dalam menjaga kestabilan dan pertumbuhan ekonomi nasional ke depan.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

La Tinro Soroti Konflik Lahan BUMN dan Masyarakat dalam RDPU Baleg DPR RI

02

Pendidikan Gratis dan Guru Jadi Sorotan, La Tinro Minta Pemerintah Jangan Salah Prioritas

03

La Tinro Soroti Pemerataan Perpustakaan Daerah dan Kesejahteraan Relawan Literasi

04

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

05

Pemadaman Listrik Makassar, Wali Kota Appi Desak PLN Segera Normal 5 September

06

Pasangan Suami Istri Di Temukan Meninggal Di Jalan Jogja – Magelang

07

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Pelatihan Deep Learning Digelar 2 Hari, Guru PJOK Tallo Siap Mulia­kan Pendidikan dan Cetak Atlet dari SD

Beasiswa Madinah: Bosowa Peduli Dukung Pendidikan 4 Mahasiswa Makassar di Arab Saudi

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

Kolom

× Advertisement
× Advertisement