Polisi Bongkar Sindikat STNK Palsu Lintas Provinsi

STNK
Polisi Bongkar Sindikat STNK Palsu Lintas Provinsi.

Manyala.co – Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kalimantan Selatan menyita lebih dari 20.000 lembar STNK dan BPKB palsu serta menangkap enam tersangka dalam pengungkapan sindikat pemalsuan dokumen kendaraan yang dikendalikan dari Jawa Tengah dan beroperasi lintas provinsi sejak 2017.

Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan mengatakan para tersangka memiliki peran berbeda, mulai dari pembuatan notice pajak kendaraan, pencetakan BPKB palsu, hingga pemasaran mobil menggunakan dokumen ilegal.

“Ada enam tersangka ditangkap dengan masing-masing perannya dalam melayani pembuatan notice pajak kendaraan termasuk pembuatan BPKB hingga pemasaran mobil,” kata Rosyanto di Banjarbaru, Kamis (19/2/2026).

Kasus ini terungkap setelah adanya laporan masyarakat yang tidak dapat membayar pajak kendaraan di Samsat karena STNK yang digunakan terdeteksi palsu. Menindaklanjuti laporan tersebut, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kalsel Kombes Pol Frido Situmorang memerintahkan Kasubdit 3 Jatanras Kompol Dedy Yudanto melakukan penyelidikan.

Tim Opsnal Subdit 3 Jatanras yang dikenal dengan sebutan “Macan Kalsel” menemukan adanya jaringan terorganisir yang memproduksi dokumen kendaraan palsu. Berdasarkan penelusuran transaksi, pengendalian sindikat diketahui berasal dari Jawa Tengah.

Orangtua Bayi Laporkan RS di Makassar

Dua tersangka berinisial FN dan SF lebih dahulu ditangkap di Kalimantan Selatan. Pengembangan kasus mengarah pada empat tersangka lain berinisial RY, RB, KT, dan BD yang kemudian diamankan di wilayah Jawa Tengah.

Selain menyita lebih dari 20.000 lembar STNK dan BPKB palsu, polisi juga mengamankan peralatan cetak yang digunakan untuk memproduksi dokumen tersebut. Sebanyak 20 unit mobil turut disita karena diduga dipasarkan menggunakan dokumen ilegal.

Frido mengatakan sindikat mengenakan tarif Rp800.000 untuk pembuatan notice pajak kendaraan dan Rp4.500.000 untuk penerbitan BPKB palsu. “Keuntungan yang didapat sindikat ini mencapai Rp100 juta per bulan dan telah melakukan aksinya sejak 2017,” ujarnya, didampingi Wadirreskrimum Polda Kalsel AKBP Diaz Sasongko.

Berdasarkan keterangan sementara, jaringan tersebut memasarkan kendaraan dengan dokumen palsu di Pulau Jawa, Bali, dan Kalimantan. Polisi masih melakukan pengembangan kasus dengan berkoordinasi bersama Bareskrim Polri serta kepolisian daerah lain yang terkait wilayah pemasaran.

Hingga Kamis sore, polisi belum merinci total kerugian masyarakat maupun jumlah kendaraan yang telah beredar menggunakan dokumen palsu. Proses penyidikan masih berlangsung untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pelaku lain dan alur distribusi dokumen.

BNI dan Mandiri Sediakan ATM Pecahan Kecil

Kapolda mengimbau masyarakat untuk memastikan keaslian STNK dan BPKB saat membeli kendaraan bermotor dengan melakukan pengecekan langsung ke Samsat guna menghindari penipuan.

Kasus ini menyoroti risiko pemalsuan dokumen kendaraan yang dapat merugikan konsumen dan berpotensi mengganggu administrasi perpajakan daerah. Belum ada konfirmasi tambahan dari Bareskrim Polri mengenai kemungkinan pengungkapan jaringan serupa di provinsi lain hingga berita ini diturunkan.

Berita Terpopuler

01

Deretan Calon Ketua IKA Teknik Sipil Unhas, 2 Dosen Siap Lanjutkan Tongkat Kepemimpinan

02

Indonesia Dukung Palestina lewat Board of Peace, Israel Tetap Menolak

03

Prabowo Luncurkan Program Gentengnisasi Lewat Gerakan Indonesia ASRI

04

Serangan Bersenjata di Balochistan Tewaskan 48 Orang

05

Tujuh Pangkalan Udara Terbesar Amerika Berdasarkan Populasi

PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

PSM Makassar Uji Pertahanan Hadapi Trisula Borneo FC

Indonesia Usulkan Australia dan Selandia Baru Ikut SEA Games

Indonesia Juara Piala AFF Futsal U-16

Trucha Optimistis PSM Kejar Lima Besar Meski Tanpa Kemenangan

Indonesia U-16 Melaju ke Final AFF Futsal 2025

Kolom