Prancis Kerahkan Pasukan Multidomain ke Greenland

Greenland
Prancis KerahAkan Pasukan Multidomain ke Greenland.

Manyala.co – Prancis akan mengerahkan pasukan darat, laut, dan udara ke Greenland dalam beberapa hari ke depan untuk memperkuat kontingen militernya yang telah lebih dulu tiba guna mengikuti latihan bersama sekutu NATO, di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Arktik.

Presiden Prancis Emmanuel Macron menyatakan pengerahan tersebut bertujuan mendukung latihan militer yang dipimpin Denmark, menyusul keputusan Kementerian Pertahanan Denmark untuk meningkatkan kehadiran pertahanan di Greenland bersama negara-negara anggota Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO). Langkah itu diambil di tengah klaim teritorial Amerika Serikat atas pulau strategis tersebut.

“Tim militer Prancis pertama sudah berada di lapangan dan akan diperkuat dengan aset darat, udara, dan laut dalam beberapa hari mendatang,” kata Macron kepada personel militer di sebuah pangkalan udara Prancis dekat Marseille, Kamis (15/1).

Penyiar BFMTV melaporkan, mengutip sumber militer, sekitar 15 personel Prancis telah tiba di Greenland sebagai bagian dari fase awal pengerahan. Jumlah tambahan pasukan dan jenis aset militer yang akan dikirim belum dirinci secara resmi hingga Jumat malam.

Pada Rabu (14/1), Kementerian Pertahanan Denmark menyatakan akan memperluas kehadiran militernya di Greenland dengan melibatkan sekutu NATO, termasuk melalui peningkatan intensitas latihan militer di wilayah Arktik. Pemerintah Denmark menilai langkah tersebut penting untuk memperkuat pertahanan regional dan menjaga stabilitas kawasan.

Menlu Sugiono Buka Sidang PBB dengan Salam Lintas Agama, Tegaskan Ketahanan Nasional dan Dukungan untuk Palestina

Keterlibatan Prancis menegaskan dukungan Paris terhadap inisiatif pertahanan kolektif NATO di Arktik, wilayah yang semakin menjadi perhatian global akibat perubahan iklim, jalur pelayaran baru, dan kepentingan strategis negara-negara besar.

Pengerahan pasukan Prancis berlangsung di tengah pernyataan berulang Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menyebut Greenland seharusnya menjadi bagian dari Amerika Serikat. Trump beralasan pulau tersebut memiliki nilai strategis bagi keamanan nasional AS dan pertahanan “dunia bebas”, termasuk dalam menghadapi pengaruh China dan Rusia di kawasan Arktik.

Pernyataan tersebut memicu reaksi keras dari otoritas Denmark dan pemerintah Greenland. Keduanya secara terbuka memperingatkan Amerika Serikat agar tidak mengambil alih wilayah tersebut dan menegaskan pentingnya penghormatan terhadap kedaulatan serta integritas teritorial Kerajaan Denmark.

Greenland memiliki posisi strategis di kawasan Arktik, dengan kedekatan geografis ke Amerika Utara dan Eropa, serta potensi sumber daya alam yang besar. Pulau ini juga menjadi titik penting dalam sistem pertahanan dan pemantauan lintas Arktik NATO.

Secara historis, Greenland merupakan koloni Denmark hingga 1953. Pulau tersebut kemudian menjadi bagian integral dari Kerajaan Denmark dan memperoleh status otonomi luas pada 2009. Dalam kerangka otonomi itu, Greenland memiliki kewenangan mengatur pemerintahan sendiri dan kebijakan dalam negeri, sementara urusan pertahanan dan kebijakan luar negeri tetap berada di bawah kewenangan Denmark.

Putin Sebut Indonesia Mitra Kunci Rusia, Prabowo Tegaskan Kemitraan Strategis

Hingga Jumat malam, belum ada pernyataan resmi dari NATO mengenai skala penuh latihan militer di Greenland maupun durasi pengerahan pasukan Prancis. Tidak ada indikasi langsung bahwa latihan tersebut ditujukan untuk menghadapi konflik tertentu, meskipun ketegangan geopolitik di Arktik terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Fakultas Teknik UNM Gandeng PT Indonav Teknologi Gelar Kuliah Umum, Perkuat Kompetensi Mahasiswa Lewat Teknologi Pemetaan Presisi Tinggi

02

Reshuffle Kabinet, Prabowo Lantik 16 Menteri, Wamen hingga Pejabat Negara

03

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Taklukkan Thailand Lewat Drama Adu Penalti

04

Mengintip 10 Bunker Paling Aman di Dunia, dari Swiss hingga Amerika Serikat

05

Pasar Malam BTP Bikin Resah, Tokoh Pemuda Desak Kegiatan 25 September Dibatalkan

06

Pemkab Enrekang Siapkan Asuransi Gagal Panen untuk 1.500 Hektare Padi dan Jagung

07

10 Negara dengan Rata-Rata Ketinggian Tertinggi di Dunia

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Taklukkan Thailand Lewat Drama Adu Penalti

Rahmat Erwin Abdullah Ukir Sejarah di Asian Games 2026, Emas dan 2 Rekor Dunia

Pelatihan Deep Learning Digelar 2 Hari, Guru PJOK Tallo Siap Mulia­kan Pendidikan dan Cetak Atlet dari SD

Beasiswa Madinah: Bosowa Peduli Dukung Pendidikan 4 Mahasiswa Makassar di Arab Saudi

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

Kolom

× Advertisement
× Advertisement