Raja Yordania Sematkan Tanda Kehormatan Tertinggi untuk Presiden Prabowo

Yordania
Raja Yordania Abdullah II ibn Al Hussein. (Dok. ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA).

Manyala.co – Raja Abdullah II ibn Al Hussein dari Kerajaan Yordania Hasyimiah menganugerahkan tanda kehormatan tertinggi negaranya kepada Presiden RI Prabowo Subianto dalam kunjungan kenegaraan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat. Penyematan dilakukan di ruang kredensial sebagai bagian dari agenda resmi pertemuan bilateral yang membahas hubungan kedua negara.

Dua anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) terlihat membawa insignia kehormatan tersebut di atas baki sebelum prosesi penyematan dimulai. Tanda kehormatan The Bejeweled Grand Cordon of Al-Nahda (Order of the Renaissance) menampilkan pita dengan warna-warna bendera Yordania hijau, putih, merah, dan hitam serta ornamen khas yang melambangkan martabat kerajaan.

Raja Abdullah II secara langsung mengalungkan tanda kehormatan itu kepada Prabowo. Usai penyematan, keduanya bersalaman, berpelukan, dan berpose untuk sesi foto resmi. Presiden Prabowo membalas penyematan tersebut dengan sikap hormat kepada Raja Abdullah II, menandai momen simbolis yang menggambarkan kedekatan diplomatik kedua negara.

Makna Tanda Kehormatan dan Signifikansi Diplomatik

The Bejeweled Grand Cordon of Al-Nahda merupakan salah satu tingkat tertinggi dalam Order of the Renaissance, sebuah ordo kehormatan nasional yang diberikan Kerajaan Yordania Hasyimiah terutama kepada raja, ratu, dan kepala negara sahabat. Penganugerahan ini juga mencerminkan penghargaan atas kontribusi penerimanya dalam memperkuat hubungan bilateral.

Penyematan kepada Presiden Prabowo memperlihatkan intensifikasi hubungan strategis antara Indonesia dan Yordania, khususnya dalam isu kemanusiaan, pertahanan, perdamaian global, serta kerja sama Timur Tengah dan Asia Tenggara. Yordania merupakan mitra penting Indonesia dalam berbagai forum internasional, termasuk kerja sama terkait Palestina.

China Perkuat Ketahanan Energi Hadapi Krisis Minyak Global

Pernyataan Pemerintah Indonesia

Menteri Luar Negeri RI Sugiono menyampaikan apresiasi atas penghargaan tersebut setelah menghadiri pertemuan bilateral di Istana Merdeka. “Itu merupakan bentuk penghargaan. Saya kira kebanggaan juga buat kita, Bapak Presiden menerima,” ujarnya. Tidak ada pernyataan tambahan dari pihak Yordania hingga Jumat malam.

Pertemuan Bilateral dan Agenda Kenegaraan

Kunjungan Raja Abdullah II ke Jakarta menjadi bagian dari rangkaian hubungan diplomatik tingkat tinggi antara Indonesia dan Yordania yang telah terjalin sejak 1950-an. Kedua negara sebelumnya memperkuat kerja sama di sektor bantuan kemanusiaan, penanganan konflik kawasan, serta koordinasi dalam isu Yerusalem yang dianggap penting bagi kedua pihak.

Pertemuan bilateral Jumat ini berlangsung di Istana Kepresidenan sebelum prosesi penyematan kehormatan dilakukan. Meski pemerintah belum merilis detail agenda lengkap, beberapa isu prioritas yang diperkirakan dibahas meliputi stabilitas kawasan Timur Tengah, peningkatan perdagangan, serta koordinasi dalam organisasi internasional.

Di tingkat global, penganugerahan tanda kehormatan kepada kepala negara biasanya mencerminkan hubungan diplomatik yang berkembang. Pemerintah Yordania diketahui hanya memberikan ordo tertinggi tersebut kepada tokoh negara dengan hubungan erat atau kontribusi strategis terhadap kepentingan Yordania dan kawasan.

Konteks Hubungan Indonesia–Yordania

Indonesia dan Yordania memiliki sejarah kerja sama panjang dalam bidang pendidikan, kebudayaan, dan bantuan kemanusiaan. Dalam satu dekade terakhir, kedua negara meningkatkan koordinasi terkait isu Palestina dan penyediaan bantuan bagi pengungsi.

Israel Tutup Masjid Al-Aqsa Saat Idul Fitri 2026

Kunjungan Raja Abdullah II ke Jakarta pada 2025 menjadi yang pertama setelah beberapa tahun, menandai upaya memperluas kerja sama bilateral. Penyematan tanda kehormatan kepada Presiden Prabowo dipandang sebagai langkah simbolis untuk membuka fase baru hubungan kedua negara.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Khamenei Gugur dalam Serangan Militer AS–Israel di Teheran

02

Buka Puasa Penuh Inovasi! RT 08 Permata Hijau Lestari Resmi Luncurkan Gerakan Wanita Tani 08

03

Bareng Daeng Guard, Story Gym Makassar Bagikan 1.000 Paket Takjil Ramadhan ke Masyarakat

04

Pererat Silaturahmi Alumni, IKA Teknik Sipil Unhas Gelar Halal Bi Halal 2026

05

KKG PJOK Tallo Jajaki Kolaborasi Program dengan Pemerintah Kecamatan

HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
Manyala.co

Olahraga

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

PSM Makassar Uji Pertahanan Hadapi Trisula Borneo FC

Kolom