Revisi P2SK Pertegas Koordinasi Kemenkeu, BI, OJK dan LPS

P2SK
Revisi P2SK Pertegas Koordinasi Kemenkeu, BI, OJK dan LPS.

Manyala.co – Stabilitas sektor keuangan kembali menjadi perhatian utama pemerintah di tengah ketidakpastian global, tensi geopolitik, serta dinamika pasar yang cepat berubah. Dalam suasana itu, para pemangku kebijakan berkumpul dalam Financial Forum “Penguatan Sistem Keuangan Indonesia”, yang digelar di Gedung Bursa Efek Indonesia, Rabu (3/12/2025). Acara ini mempertemukan Bank Indonesia (BI), OJK, LPS, Kementerian Keuangan, dan Komisi XI DPR untuk membahas arah baru revisi UU P2SK serta memperkuat sinergi antarlembaga.

Forum tersebut menjadi wadah strategis untuk menyatukan kebijakan, memperkuat tata kelola, dan memastikan bahwa sektor keuangan Indonesia tetap solid menghadapi tekanan global di masa kini maupun mendatang.

P2SK dan Arsitektur Baru Sistem Keuangan

Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK) dirancang sebagai kerangka hukum komprehensif guna memperbarui pengawasan, regulasi, serta tata kelola industri keuangan nasional. Regulasi ini mengatur kembali kewenangan BI, OJK, dan LPS, memperkuat perlindungan konsumen, serta memperdalam pasar keuangan termasuk sektor-sektor baru seperti aset digital.

Para otoritas sepakat bahwa revisi P2SK merupakan perubahan besar, bukan sekadar perbaikan teknis. Pembaruan ini diharapkan membuat respons kebijakan lebih cepat dan terintegrasi, sekaligus meningkatkan kemampuan sistem keuangan menghadapi risiko yang berubah cepat.

Ketua Komisi XI DPR, Misbakhun, menegaskan bahwa revisi P2SK menjadi fondasi penggerak ekonomi baru. Ia menyebut bahwa Presiden menargetkan pertumbuhan menuju 8%, sehingga dorongan fiskal perlu dilengkapi dengan kebijakan moneter yang lebih aktif.

Wali Kota Makassar Munafri Turun ke Area SPBU Berdialog dengan Warga, Minta Seluruh Fasilitas SPBU Dioptimalkan

P2SK juga memperkuat peran OJK dalam pengawasan aset kripto, tokenisasi, dan real-world asset. Sementara itu, LPS diberikan mandat lebih luas dalam penanganan lembaga keuangan bermasalah, termasuk proses uji tuntas dan pengalihan saham.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut bahwa koordinasi antaranggota KSSK kini jauh lebih solid. Menurutnya, revisi P2SK menghilangkan batas-batas sektoral yang sebelumnya membuat masing-masing lembaga bekerja sendiri-sendiri.

BI dan Mandat Baru: Stabilitas Sekaligus Pertumbuhan

Salah satu isu paling krusial adalah perubahan mandat Bank Indonesia. Untuk pertama kalinya, BI diberi kewajiban ganda: menjaga stabilitas sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.

Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti menjelaskan bahwa mandat baru tersebut membuat kebijakan moneter menjadi lebih pro-pertumbuhan. BI kini memperluas pendekatan intervensi nilai tukar melalui pasar spot, DNDF, serta mekanisme NDF di luar negeri untuk menjaga pergerakan rupiah yang berada di rentang Rp16.600-16.700 tanpa menguras cadangan devisa.

Sinergi kebijakan fiskal dan moneter berkontribusi pada peningkatan kinerja ekonomi. Setelah sempat melambat pada kuartal I-2025, pertumbuhan kembali naik menjadi 5,12% pada kuartal II dan tetap bertahan di atas 5% di kuartal III.

Tak Ingin Masyarakat Jadi Korban, Wali Kota Makassar Munafri Desak Pertamina dan Pengelola SPBU Atur Jadwal Antrean Bus dan Truk

Transformasi Perbankan dan Pasar Modal

OJK menegaskan bahwa P2SK mereformasi lanskap industri keuangan, terutama melalui relaksasi aturan yang memungkinkan bank umum merambah aktivitas investment banking. Ketua OJK Mahendra Siregar menyebut bahwa transmisi kebijakan moneter kini lebih efektif, dibuktikan oleh penurunan bunga deposito hingga 75 bps dan penurunan lending rate 60-70 bps sejak September 2025.

Selain itu, peningkatan ambang batas free float dan regulasi kripto yang lebih ketat menjadi fokus untuk memperkuat pasar modal dan perlindungan investor.

LPS dan Mandat Penjaminan Polis Asuransi

Setelah berbagai kasus besar di sektor asuransi, mandat baru untuk LPS menjadi langkah penting memulihkan kepercayaan publik. Ketua LPS Anggito Abimanyu menegaskan bahwa institusinya kini bukan hanya penjamin simpanan bank, tetapi juga memainkan peran sentral dalam resolusi industri asuransi.

Skema penjaminan polis akan dijalankan bertahap hingga 2030, dan DPR tengah membahas opsi percepatan implementasinya.

Pendalaman Pasar dan Target Pertumbuhan 8%

Pendalaman pasar keuangan dinilai menjadi elemen utama dalam memperkuat resiliensi ekonomi. Destry mencatat bahwa transaksi valas harian kini hampir mencapai USD 10 miliar, sementara pasar repo semakin aktif dengan volume harian Rp17 triliun.

Wali Kota Munafri Raih Penghargaan Nasional, Komitmen Pemerataan Pendidikan hingga Kepulauan

Mahendra menekankan bahwa pendalaman pasar juga mencakup penguatan UMKM dan pengembangan keuangan syariah untuk memperluas akses pembiayaan.

Misbakhun mengingatkan bahwa target pertumbuhan 8% tidak mungkin tercapai tanpa koordinasi erat antarotoritas. Sementara itu, Purbaya menegaskan bahwa fokus utama KSSK adalah mencegah krisis sehingga mekanisme penjaminan ekstrem tidak perlu diaktifkan.

Melalui reformasi menyeluruh, integrasi kebijakan, dan pendalaman pasar yang konsisten, Indonesia berharap mampu membangun fondasi jangka panjang bagi pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat, stabil, dan kompetitif.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

La Tinro Soroti Konflik Lahan BUMN dan Masyarakat dalam RDPU Baleg DPR RI

02

Pendidikan Gratis dan Guru Jadi Sorotan, La Tinro Minta Pemerintah Jangan Salah Prioritas

03

La Tinro Soroti Pemerataan Perpustakaan Daerah dan Kesejahteraan Relawan Literasi

04

Pemadaman Listrik Makassar, Wali Kota Appi Desak PLN Segera Normal 5 September

05

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

06

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

07

Sayembara Logo HUT ke-419 Makassar Dibuka, Pemkot Gandeng ADGI untuk Gali Kreativitas Desainer Lokal

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Kolom

× Advertisement
× Advertisement