Shopee Klarifikasi Soal Isu PHK: Bukan Pemutusan Massal, Melainkan Relokasi Operasional

Shopee Klarifikasi Soal Isu PHK: Bukan Pemutusan Massal, Melainkan Relokasi Operasional - Shopee - Gambar 1260
Kantor Shopee Indonesia.

Manyala.co – Isu pemutusan hubungan kerja (PHK) kembali mencuat dan menarik perhatian publik, kali ini melibatkan salah satu e-commerce terbesar di Asia Tenggara, Shopee. Kabar ini ramai diperbincangkan setelah seorang karyawan membagikan kisah pilunya di media sosial, mengaku terdampak PHK pada 24 April 2025.

Cerita tersebut diunggah di akun Instagram @lambe_turah dan memperlihatkan karyawan tersebut menangis karena harus mengakhiri masa kerja setelah delapan tahun mengabdi. Dalam unggahan itu, ia menyebut bahwa dirinya menerima email mendadak dan dijadwalkan mengikuti rapat Zoom pada pukul 11.00 WIB, di mana diumumkan bahwa seluruh divisinya terkena pengurangan pegawai.

Menurut penuturan sang karyawan yang diunggah kembali pada Senin, 26 Mei 2025, ia mengaku kaget dan sangat terpukul dengan keputusan tersebut, meskipun sebelumnya sudah bersiap menghadapi kemungkinan terburuk. Ia juga mengungkapkan rasa kehilangan terhadap rutinitas harian dan kebersamaan dengan rekan-rekan di kantor. Meski demikian, ia berusaha menerima keadaan dan tetap berharap bisa mendapatkan pekerjaan dan lingkungan baru yang mendukung.

Cerita ini memicu banyak komentar dari warganet yang merasa heran dengan langkah yang diambil oleh Shopee. Banyak yang mengungkapkan kebingungan, karena aktivitas belanja di platform tersebut terlihat masih sangat aktif dan ramai. Bahkan, ada yang menyebut bahwa pengiriman paket setiap harinya mencapai jumlah besar. “Kurir di komplek saya saja masih bawa karung-karung paket tiap hari,” ujar salah satu warganet.

Fenomena PHK ini sejatinya bukan yang pertama bagi Shopee. Dalam periode 2022 hingga 2024, perusahaan ini beberapa kali melakukan efisiensi tenaga kerja di berbagai divisi. Di tahun 2022 misalnya, PHK terjadi pada unit ShopeeFood, disusul pengurangan sekitar 3 persen dari total karyawan pada September 2022, dan kembali terjadi di divisi SDM pada November tahun yang sama.

Jusuf Kalla Dorong Wahdah Islamiyah Perkuat Kemandirian Ekonomi Umat

Namun, pada Selasa, 27 Mei 2025, pihak Shopee akhirnya memberikan pernyataan resmi untuk meluruskan informasi yang beredar. Deputy Director of Public Affairs Shopee, Radynal Nataprawira, menyampaikan bahwa yang terjadi bukanlah PHK massal seperti yang dikabarkan, melainkan proses relokasi sebagian tim operasional ke Jawa Tengah sebagai bagian dari strategi efisiensi dan optimalisasi kinerja.

Radynal menjelaskan bahwa sejak tahun lalu, beberapa tim operasional Shopee memang telah ditempatkan di Yogyakarta dan Solo. Langkah ini bertujuan untuk menyederhanakan alur kerja dan menyebarkan pusat operasional secara lebih merata di wilayah Indonesia. Ia juga memastikan bahwa keputusan ini telah didukung dengan kesiapan fasilitas dan tim di lokasi baru.

Para karyawan yang terdampak diberikan dua opsi: ikut dalam relokasi ke Jawa Tengah atau melakukan internal transfer ke divisi lain di area Jabodetabek. Bagi mereka yang memilih untuk tidak melanjutkan pekerjaan, Shopee menjamin akan memberikan hak sesuai peraturan, bahkan dengan tambahan manfaat seperti perlindungan asuransi hingga tiga bulan ke depan.

Radynal juga menekankan bahwa proses ini tidak akan mengganggu kualitas layanan Shopee kepada pelanggan. Ia menyebut bahwa kantor operasional di luar Jakarta, terutama di Solo dan Yogyakarta, terus mengalami pertumbuhan dan menjadi rumah bagi ribuan talenta lokal.

Shopee menegaskan bahwa langkah ini adalah bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam memperkuat efektivitas operasional serta mendistribusikan potensi sumber daya manusia ke wilayah yang lebih luas di Indonesia.

60 Alumni Teknik Sipil Unhas Antusias Hadiri Site Visit Project WIKA Beton

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

60 Alumni Teknik Sipil Unhas Antusias Hadiri Site Visit Project WIKA Beton

02

Viral Video Syur Ibu Guru Salsa Jember, Berikut Klarifikasinya

03

Pilah Sampah Jadi Kunci Selamatkan Kota Makassar, Pakar Lingkungan Tegaskan Kewajiban Sesuai Amanat UU

04

Transformasi Haji Era Prabowo Berbuah Hasil, Kepuasan Jemaah 2026 Tertinggi Sepanjang Sejarah

05

BPS: Indeks Kepuasan Layanan Haji Indonesia 2026 Capai 83,28 Persen, Masuk Kategori Sangat Memuaskan

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Kolom

× Advertisement
× Advertisement