Makassar, Manyala.co – Sebuah kejadian yang terekam dan beredar luas di media sosial menunjukkan sekelompok remaja berseragam sekolah menyerang kawasan SMAN 16 Makassar, Sulawesi Selatan, dengan membawa busur panah. Polisi membenarkan adanya insiden tersebut dan kini tengah melakukan penyelidikan mendalam.
“Benar ada kejadian itu. Kejadiannya kemarin di SMA Negeri 16,” kata Kanit Reskrim Polsek Ujung Pandang, Iptu Andi Ilham, kepada detikSulsel, Jumat (28/11/2025).
Penyerangan itu berlangsung pada Kamis (27/11) di Jalan Amanagappa, lokasi SMAN 16 Makassar. Aparat Polsek Ujung Pandang masih menelusuri siapa saja yang terlibat dan bagaimana peristiwa itu bermula.
Menurut Ilham, warga setempat sempat mengamankan dua remaja yang masih di bawah umur. Namun keduanya tidak sempat didata dan langsung diserahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Makassar.
“Masyarakat yang mengamankan lalu membawa mereka ke Polsek Ujung Pandang karena masih anak di bawah umur. Kasusnya dilimpahkan ke PPA,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa warga memilih mengamankan kedua remaja tersebut untuk menghindarkan mereka dari kemungkinan menjadi sasaran amuk massa. Ilham tidak memastikan apakah keduanya merupakan pelaku penyerangan atau hanya berada di lokasi.
“Warga khawatir anak-anak itu kenapa-kenapa, makanya diamankan ke Polsek,” tambahnya.
Terpisah, Kasi Humas Polrestabes Makassar AKP Wahiduddin menyampaikan bahwa penyidik Satreskrim masih terus menyelidiki insiden ini. Pendalaman terhadap para pelaku juga masih berlangsung.
“Kasus itu masih dalam proses penyelidikan oleh Satreskrim Polrestabes Makassar,” ujarnya.
Dalam rekaman video yang beredar, terlihat beberapa remaja mengendarai motor sambil memakai seragam sekolah. Perekam video menyebut bahwa mereka membawa busur panah dan berniat menyerang SMAN 16 Makassar.
































