Status Awas Diberlakukan untuk Gunung Lewotobi Laki-Laki, Warga Diminta Waspada

Status Awas Diberlakukan untuk Gunung Lewotobi Laki-Laki, Warga Diminta Waspada - Lewotobi - Gambar 1040
Penampakan Gunung Lewotobi Laki-Laki di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur meletus dahsyat, Selasa (16/6/2025). Tercatat ada sebanyak 50 kali gempa dan statusnya kini naik ke ‘Awas’. (Foto: X/Volcaholic)

Manyala.co – Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, kini berada pada status Awas atau Level IV setelah mengalami peningkatan signifikan dalam aktivitas vulkaniknya. Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menaikkan status tersebut sejak Selasa, 17 Juni 2025, pukul 15.00 WITA, setelah menganalisis data visual dan instrumental dari lapangan.

Kepala Badan Geologi, Muhammad Wafid, menjelaskan bahwa keputusan menaikkan status ini diambil berdasarkan hasil pemantauan yang menunjukkan adanya lonjakan aktivitas magma dan intensitas erupsi. “Berdasarkan hasil pengamatan visual dan data seismik, Gunung Api Lewotobi Laki-laki menunjukkan peningkatan aktivitas yang cukup signifikan. Karena itu, statusnya dinaikkan dari Level III (Siaga) menjadi Level IV (Awas),” ujar Wafid, dikutip dari Antara.

Letusan yang terjadi pada hari yang sama memuntahkan abu dan material vulkanik berupa kerikil ke sejumlah desa, menyebabkan kerusakan ringan hingga sedang dan mendorong proses evakuasi warga. Salah satu daerah yang terdampak langsung adalah Desa Nurabelen, di mana sebagian warganya telah dievakuasi ke Desa Konga yang dianggap lebih aman.

Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan BPBD Flores Timur, Avi Manggota Hallan, menyatakan bahwa pihaknya terus menjalin koordinasi dengan pemerintah desa terdampak untuk memantau kondisi dan menyiapkan langkah-langkah penanganan darurat. “Kami juga telah berkoordinasi dengan Desa Boru karena jalan dan halaman rumah warga di sana sudah dipenuhi kerikil,” ujar Avi.

Sementara itu, Wakil Bupati Flores Timur, Ignasius Boli Uran, turut mengonfirmasi besarnya skala letusan kali ini. Ia menyebut bahwa selain debu, kerikil berukuran kecil hingga sedang turut menyertai erupsi tersebut. “Letusannya cukup besar, debu dan kerikil turun cukup deras,” ucapnya singkat.

Pemilahan Sampah Diperkuat, 24 BSU di Kecamatan Wajo Jadi Garda Depan Sebelum Sampah ke TPA

Ketinggian kolom erupsi tercatat mencapai lebih dari 11.000 meter, menjadikan letusan ini sebagai yang terbesar dalam beberapa waktu terakhir dari Gunung Lewotobi Laki-laki. Abu vulkanik menyebar ke arah barat, dipengaruhi oleh pola angin saat erupsi terjadi.

Meski dampaknya cukup luas, Bupati Flores Timur, Antonius Doni Dihen, memastikan bahwa zona merah dalam keadaan kosong saat gunung meletus. “Tidak ada korban jiwa, karena zona merah sudah dikosongkan sebelumnya. Kami terus memantau perkembangan, dan situasi secara umum aman meskipun ada hujan debu dan kerikil,” jelasnya.

Sebagai langkah antisipatif, pemerintah dan otoritas kebencanaan mengimbau warga serta wisatawan untuk tidak melakukan aktivitas apa pun dalam radius 7 kilometer dari pusat erupsi, serta di sektor barat daya hingga timur laut sejauh 8 kilometer. Masyarakat juga diminta untuk tetap tenang, mengikuti informasi resmi dari pemerintah daerah dan pusat, serta tidak mudah percaya pada informasi yang belum diverifikasi.

Gunung Lewotobi Laki-laki masih dipantau secara intensif oleh tim Badan Geologi dan BPBD, mengingat potensi letusan susulan masih mungkin terjadi. Update kondisi gunung dan penanganan dampaknya akan terus disampaikan secara berkala.

Enrekang Raih Peringkat Ketiga TPID Award 2026 Tingkat Nasional

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

La Tinro Soroti Konflik Lahan BUMN dan Masyarakat dalam RDPU Baleg DPR RI

02

Pendidikan Gratis dan Guru Jadi Sorotan, La Tinro Minta Pemerintah Jangan Salah Prioritas

03

La Tinro Soroti Pemerataan Perpustakaan Daerah dan Kesejahteraan Relawan Literasi

04

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

05

Pemadaman Listrik Makassar, Wali Kota Appi Desak PLN Segera Normal 5 September

06

Pasangan Suami Istri Di Temukan Meninggal Di Jalan Jogja – Magelang

07

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Pelatihan Deep Learning Digelar 2 Hari, Guru PJOK Tallo Siap Mulia­kan Pendidikan dan Cetak Atlet dari SD

Beasiswa Madinah: Bosowa Peduli Dukung Pendidikan 4 Mahasiswa Makassar di Arab Saudi

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

Kolom

× Advertisement
× Advertisement