Syahrullah Sanusi : Oknum Ngaku Plt Ketua KNPI Itu Mungkin Bagian Dari Timses Yang Kalah di Pilkada

Syahrullah Sanusi : Oknum Ngaku Plt Ketua KNPI Itu Mungkin Bagian Dari Timses Yang Kalah di Pilkada - Syahrullah Sanus,oknum plt ketua knpi - Gambar 1032
Syahrullah Sanusi, Ketua Bidang Strategi KNPI Kota Makassar yang juga Aktivis Perencanaan pengembangan wilayah. Dok. Ist

Makassar, Manyala.co — Dalam sebuah Tulisan Prof. WIM Poli dengan judul “SEPERTI BUKU !”, beliau mengungkapkan “Kita ini seperti buku,” demikian kata Émile Zola (1840-1902), pengarang kawakan dari Prancis.

Pertama, ada buku yang hanya dibaca sampul luarnya. Kedua, ada buku yang hanya dibaca pendahuluannya. Ketiga, ada buku yang tidak dibaca, tetapi banyak yang percaya pada kritik yang dikemukakan orang lain tentang buku tersebut. Keempat, ada buku yang benar-benar dibaca dan dipahami oleh pembaca tertentu, yang sedikit jumlahnya. Mengapa demikian?

“Untuk menjelaskan pendapat Émile Zola tersebut, mari kita umpamakan sosok yang mengaku Oknum Ketua abal abal yang terus mengkritik Pemerintah Kota Makassar tanpa memberi solusi konkrit,” ungkap Ketua Bidang Kebijakan Strategi KNPI Kota Makassar. Syahrullah Sanusi Saat di wawancarai via tlp. Senin, 16 Juni 2025.

Kita umpamakan ia sebagai sebuah buku dan masyarakat Kota Makassar sebagai pembaca atau calon pembacanya.

“Mari kita membayangkan bahwa kebanyakan masyarakat Kota Makassar mungkin tidak mengetahui Namanya dan sedikit tahu muka sosok yang mengaku Oknum Ketua Abal abal Tersebut,” ujarnya

Instruksi Wali Kota Makassar: Mulai 1 Agustus, TPA Tamangapa Tak Lagi Terima Sampah Campur

Mari kita membayangkan hanya sebagian kecil masyarakat Kota Makassar yang mengenal sang pengkritik Oknum Ketua Abal abal tersebut. Saya bahkan mendapatkan informasi bahwa oknum tersebut adalah pendukung calon walikota yang kalah dalam kontestasi, mungkin dia sakit hati dan patut di duga dirinya kehilangan pekerjaan karena calonnya kalah. Kebanyakan orang yang kalah dalam kontestasi akan mengurangi semangat hidupnya jika tidak berusaha untuk membalikkan keadaan maka bisa jadi stres.

“Mari juga kita bayangkan, masyarakat Kota Makassar ada yang percaya pada kritik yang disampaikan tanpa mengetahui isi dan tujuan kritik sosok yang mengaku Oknum Ketua Abal abal itu. Juga apa motif dibalik tindakannya,” lanjutnya.

“Mari kita bayangkan, hanya sedikit dari pengikutnya yang mengenal dan memahami cara berfikir dan alasan tindakannya hingga mengaku ngaku membawa Masyarakat Kota kepusaran Kritik. Dugaan saya yang mengaku Oknum Ketua Abal abal Makassar ini hanya Butuh amplop, gadungan, dan pencari receh,” tutupnya

Iuran Sampah Gratis untuk Warga Miskin Ekstrem: Bukti Pemimpin Hadir untuk Rakyatnya. Langkah Pemerintah Kota Makassar dibawah kepemimpinan Walikota Munafri Arifuddin, menghapuskan iuran retribusi sampah bagi warga miskin ekstrem patut diapresiasi dan dijadikan preseden kebijakan sosial di tingkat lokal. Ini bukan sekadar pengurangan beban biaya, tapi bentuk nyata kehadiran negara di tengah warganya yang paling rentan.

Di balik keputusan ini ada pesan kuat tentang arah kebijakan publik yang berpihak. Kebijakan sosial tidak bisa semata dilihat dari seberapa besar anggaran yang digelontorkan, tetapi dari keberanian politik untuk menyentuh titik paling lemah dari masyarakat. Ketika kota mengambil keputusan untuk membebaskan iuran bagi yang miskin, itu bukan karena mereka tidak mampu membayar, tetapi karena mereka tidak seharusnya dibebani.

Pemkot Makassar Tuntaskan BAST Renovasi, DPRD Segera Tempati Gedung Sementara di Pettarani

Keadilan sosial bukan tentang semua orang membayar sama rata, tapi tentang setiap orang membayar sesuai kemampuan. Maka, menghapus iuran sampah bagi warga termiskin bukan hanya wujud empati, tapi ekspresi konkret dari prinsip keadilan distributif: yang kuat menopang yang lemah, yang mampu membantu yang tak berdaya.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

02

Gelar Penelitian di Pesisir Singkawang, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya Dorong Kolaborasi Blue Economy

03

Ancaman Perang Baru di Timur Tengah, Houthi Ultimatum Arab Saudi dan Siap Tutup Selat Bab al-Mandeb

04

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

05

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Kolom

× Advertisement
× Advertisement