Trump Kerahkan Kapal Selam Nuklir di Tengah Ketegangan dengan Eks Presiden Rusia, Medvedev

Trump Kerahkan Kapal Selam Nuklir di Tengah Ketegangan dengan Eks Presiden Rusia, Medvedev - Nuklir - Gambar 406
Presiden AS Donald Trump (dok. REUTERS/Kent Nishimura)

Manyala.co – Ketegangan antara Amerika Serikat dan Rusia kembali meningkat secara dramatis setelah Presiden AS Donald Trump memerintahkan pengerahan dua kapal selam nuklir ke lokasi yang dirahasiakan. Langkah ini diumumkan Trump pada Jumat, 1 Agustus 2025 waktu setempat, di tengah konflik verbal yang semakin panas dengan Dmitry Medvedev mantan Presiden Rusia yang kini menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia.

Trump mengumumkan kebijakan militernya tersebut melalui platform Truth Social, menyebut bahwa tindakan itu diambil sebagai respons atas pernyataan provokatif dari Medvedev terkait kemampuan nuklir Rusia. “Saya telah menginstruksikan penempatan dua kapal selam nuklir di posisi strategis yang sesuai. Ini untuk memastikan kesiapan bila retorika provokatif itu bukan sekadar omong kosong,” tulis Trump.

Meskipun Trump tidak menjelaskan secara spesifik apakah kapal selam tersebut hanya bertenaga nuklir atau juga membawa persenjataan nuklir, ia menekankan pentingnya kehati-hatian dalam berbicara. “Kata-kata bisa menimbulkan konsekuensi yang tak diinginkan. Saya berharap kali ini tidak demikian,” tambahnya.

Pernyataan Trump datang di tengah tenggat waktu yang ia tetapkan sendiri terhadap Rusia. Presiden AS itu menuntut agar Moskwa segera mengambil langkah konkret untuk mengakhiri perang di Ukraina sebelum akhir pekan mendatang. Jika tidak, Trump mengancam akan memberlakukan sanksi ekonomi tambahan.

Sementara itu, pernyataan dari Medvedev tidak kalah tajam. Ia mengingatkan Trump soal sistem pertahanan nuklir legendaris Rusia yang disebut “Dead Hand” sistem semi-otomatis yang dikembangkan sejak era Soviet untuk menjamin peluncuran balasan nuklir meskipun komando militer utama telah dihancurkan. Menurut Medvedev, jika hanya beberapa kalimatnya saja sudah membuat Presiden AS bereaksi panik, itu pertanda bahwa Rusia berada di jalur yang benar dan tidak perlu mengubah arah kebijakannya.

Pemilahan Sampah Diperkuat, 24 BSU di Kecamatan Wajo Jadi Garda Depan Sebelum Sampah ke TPA

Sebelumnya, perseteruan ini bermula dari perang kata-kata yang berlangsung selama beberapa hari antara kedua tokoh tersebut di media sosial. Medvedev menuding Trump bermain-main dengan ultimatum terkait tarif perdagangan dan pembatasan pembelian minyak Rusia. Dalam sebuah unggahan, Trump menyebut Medvedev sebagai “mantan Presiden Rusia yang gagal” dan memperingatkan bahwa Medvedev “bermain di wilayah yang sangat berbahaya.”

Pernyataan itu memicu reaksi keras dari Medvedev, yang selama ini dikenal sebagai salah satu tokoh Kremlin paling vokal dalam mengkritik Barat sejak Rusia melancarkan invasi ke Ukraina pada 2022. Meski banyak dikritik karena retorikanya yang ekstrem, sebagian diplomat Barat justru menilai komentar-komentar Medvedev mencerminkan dinamika pemikiran di kalangan elite kebijakan luar negeri Rusia.

Sejumlah pengamat menilai bahwa konfrontasi terbuka antara Trump dan Medvedev menciptakan ketidakpastian global baru, terutama karena menyangkut ancaman penggunaan senjata nuklir. Walau demikian, lokasi kapal selam yang dikerahkan Trump tetap dirahasiakan, sesuai kebijakan standar militer AS.

Sampai saat ini, belum ada pernyataan resmi dari Kremlin terkait penempatan kapal selam nuklir tersebut, namun media-media Rusia mulai menyoroti intensitas eskalasi ini. Analis internasional memperingatkan bahwa ketegangan personal antara dua tokoh penting dari negara adidaya bisa dengan mudah meluas menjadi krisis diplomatik jika tidak ditangani secara bijaksana.

Enrekang Raih Peringkat Ketiga TPID Award 2026 Tingkat Nasional

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

La Tinro Soroti Konflik Lahan BUMN dan Masyarakat dalam RDPU Baleg DPR RI

02

Pendidikan Gratis dan Guru Jadi Sorotan, La Tinro Minta Pemerintah Jangan Salah Prioritas

03

La Tinro Soroti Pemerataan Perpustakaan Daerah dan Kesejahteraan Relawan Literasi

04

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

05

Pemadaman Listrik Makassar, Wali Kota Appi Desak PLN Segera Normal 5 September

06

Pasangan Suami Istri Di Temukan Meninggal Di Jalan Jogja – Magelang

07

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Pelatihan Deep Learning Digelar 2 Hari, Guru PJOK Tallo Siap Mulia­kan Pendidikan dan Cetak Atlet dari SD

Beasiswa Madinah: Bosowa Peduli Dukung Pendidikan 4 Mahasiswa Makassar di Arab Saudi

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

Kolom

× Advertisement
× Advertisement