Upaya Menakar Kualitas Pendidikan Nasional: Potret Pelaksanaan ANBK di SMK Negeri 3 Yogyakarta

Upaya Menakar Kualitas Pendidikan Nasional: Potret Pelaksanaan ANBK di SMK Negeri 3 Yogyakarta - Nasional - Gambar 348
Nicholas Demian Jatmiko menatap tajam ke layar monitor yang berada tepat di hadapannya di ruang laboratorium komputer SMK Negeri 3 Yogyakarta, Jetis, Yogyakarta, Rabu (6/8/2025). (dok. Kompas/Ferganata)

Manyala.co – Suasana ruang laboratorium komputer di SMK Negeri 3 Yogyakarta, Jetis, tampak berbeda pada Rabu pagi, 6 Agustus 2025. Sekitar 45 siswa terpilih dari sekolah tersebut tampak fokus, masing-masing duduk di hadapan monitor komputer mereka, mengikuti ujian Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK). Salah satu di antara mereka adalah Nicholas Demian Jatmiko. Tatapannya tajam menelusuri setiap baris soal yang muncul di layar, pikirannya bekerja cepat dalam menakar jawaban yang paling tepat untuk memperoleh nilai maksimal.

ANBK sendiri merupakan bagian dari reformasi evaluasi pendidikan yang dicanangkan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Berbeda dari Ujian Nasional yang lebih dulu dihentikan, ANBK tidak bertujuan menilai capaian individu siswa, melainkan memetakan kualitas sistem pendidikan pada tingkat satuan pendidikan dan wilayah secara keseluruhan. Tujuan utamanya adalah memberikan gambaran objektif dan menyeluruh tentang kondisi pembelajaran di sekolah-sekolah Indonesia.

Pelaksanaan ujian berlangsung selama dua hari, dengan durasi masing-masing dua jam setiap harinya. Para peserta tidak hanya diuji dalam kemampuan literasi dan numerasi, tetapi juga diminta menjawab survei karakter dan lingkungan belajar. Dengan demikian, ANBK diharapkan mampu menangkap lebih dari sekadar kemampuan kognitif siswa. Ujian ini menjadi alat untuk mengukur sejauh mana proses pendidikan mendukung pengembangan karakter, kenyamanan lingkungan sekolah, dan kualitas interaksi antara murid dengan guru.

Pihak sekolah menyadari pentingnya peran siswa sebagai responden utama dalam ANBK. Oleh karena itu, siswa-siswi terpilih seperti Nicholas dipersiapkan untuk memberikan jawaban yang mencerminkan situasi pembelajaran mereka secara nyata. Mereka tidak diminta untuk belajar materi secara khusus seperti menghadapi ujian biasa, melainkan diarahkan untuk menjawab sesuai pemahaman dan pengalaman mereka selama proses belajar mengajar berlangsung.

Kepala sekolah SMK Negeri 3 Yogyakarta, dalam keterangan terpisah, menjelaskan bahwa keikutsertaan sekolahnya dalam ANBK merupakan bagian dari komitmen institusi dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan. Ia menambahkan, meskipun hasil ANBK tidak memengaruhi kelulusan siswa, namun hasilnya akan menjadi dasar penting bagi evaluasi dan perencanaan peningkatan kualitas pendidikan di masa mendatang.

240 Ribu Guru PPPK Paruh Waktu Bakal Jadi Penuh Waktu Mulai 2027, Tanpa Tes

Kementerian sendiri telah menegaskan bahwa data dari ANBK akan digunakan untuk membantu sekolah menyusun strategi pembelajaran yang lebih tepat sasaran. Sekolah-sekolah yang hasilnya menunjukkan kekurangan akan mendapat perhatian lebih, baik dalam bentuk pendampingan maupun penguatan sumber daya. Sebaliknya, sekolah dengan hasil memuaskan dapat dijadikan rujukan atau model praktik baik bagi satuan pendidikan lainnya.

Bagi siswa seperti Nicholas, mengikuti ANBK menjadi pengalaman yang tidak hanya menantang secara akademik, tetapi juga menyadarkan akan pentingnya peran mereka dalam sistem pendidikan nasional. Melalui mata dan suara siswa, negara berupaya menakar kondisi pendidikan di tanah air secara jujur dan menyeluruh. Dan di balik layar monitor komputer yang menampilkan deretan soal, tersimpan harapan besar akan masa depan pendidikan Indonesia yang lebih baik.

Baca Juga: Peringkat IQ Dunia: Skor Orang Iran Tertinggi di Timur Tengah, Indonesia Nomor Berapa?

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

La Tinro Soroti Konflik Lahan BUMN dan Masyarakat dalam RDPU Baleg DPR RI

02

Pendidikan Gratis dan Guru Jadi Sorotan, La Tinro Minta Pemerintah Jangan Salah Prioritas

03

La Tinro Soroti Pemerataan Perpustakaan Daerah dan Kesejahteraan Relawan Literasi

04

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

05

Pasangan Suami Istri Di Temukan Meninggal Di Jalan Jogja – Magelang

06

Pemadaman Listrik Makassar, Wali Kota Appi Desak PLN Segera Normal 5 September

07

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Rahmat Erwin Abdullah Ukir Sejarah di Asian Games 2026, Emas dan 2 Rekor Dunia

Pelatihan Deep Learning Digelar 2 Hari, Guru PJOK Tallo Siap Mulia­kan Pendidikan dan Cetak Atlet dari SD

Beasiswa Madinah: Bosowa Peduli Dukung Pendidikan 4 Mahasiswa Makassar di Arab Saudi

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Kolom

× Advertisement
× Advertisement