Warga Makassar Dikejutkan Penemuan Jasad Dosen UNM Tergantung di Pohon, Polisi Lakukan Penyelidikan Lanjutan

Warga Makassar Dikejutkan Penemuan Jasad Dosen UNM Tergantung di Pohon, Polisi Lakukan Penyelidikan Lanjutan - Warga - Gambar 713
Jasad Dosen UNM Tergantung di Pohon, Polisi Lakukan Penyelidikan Lanjutan.

Manyala.co – Sebuah peristiwa tragis mengguncang kawasan Rappocini, Makassar, pada Jumat pagi (11/7/2025), saat warga mendapati sesosok jasad pria tergantung di sebuah pohon di Jalan Monumen Emmy Saelan III, Kelurahan Karunrung. Kejadian yang berlangsung di wilayah padat penduduk itu sontak menghebohkan warga sekitar dan menarik perhatian publik, khususnya setelah diketahui bahwa korban merupakan seorang dosen aktif di Universitas Negeri Makassar (UNM).

Korban yang diketahui berinisial HY, merupakan dosen dari Jurusan Pendidikan Khusus di bawah naungan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UNM. Kabar ini dibenarkan langsung oleh Dekan FIP UNM, Prof Abdul Samad, yang menyampaikan bahwa pihak kampus sangat terkejut atas kejadian tersebut. Menurutnya, almarhum dikenal sebagai sosok akademisi yang cukup aktif dan berdedikasi dalam lingkungan kampus.

“Saya sudah konfirmasi bahwa memang benar beliau dosen dari Jurusan Pendidikan Khusus. Ini tentu menjadi kabar yang sangat mengejutkan bagi kami semua,” ujar Prof Samad saat dikonfirmasi oleh media.

Kepolisian Sektor Rappocini yang pertama kali menerima laporan dari warga langsung bergerak cepat ke lokasi. Kapolsek Rappocini, Kompol Ismail, mengonfirmasi bahwa jasad HY ditemukan dalam posisi tergantung dengan seutas tali yang melilit lehernya dan terikat kuat di cabang pohon.

“Tim dari Dokpol Biddokkes Polda Sulsel turut kami libatkan dalam proses evakuasi dan olah tempat kejadian perkara. Saat ini jenazah telah dibawa ke RS Bhayangkara untuk keperluan visum dan penyelidikan lebih lanjut,” jelas Kompol Ismail dalam keterangannya.

Jawab Pandangan Fraksi DPRD Makassar, Wali Kota Munafri Tegaskan Perubahan APBD 2026 Harus Berdampak ke Masyarakat

Lebih lanjut, Ismail menyatakan bahwa dari hasil pemeriksaan awal, pihaknya belum menemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban. Tidak ditemukan luka terbuka atau bekas pukulan yang biasanya mengindikasikan tindak kriminal. Polisi menduga kuat bahwa HY mengakhiri hidupnya sendiri, meskipun penyelidikan lebih mendalam masih terus dilakukan.

“Kami belum bisa simpulkan secara pasti penyebabnya, tapi sejauh ini tak ditemukan tanda kekerasan. Yang bersangkutan juga tidak membawa kartu identitas, sehingga awalnya sulit dikenali. Tidak ada warga sekitar yang mengenalnya langsung di lokasi kejadian,” ujar Ismail.

Di sekitar tempat kejadian, warga sempat menemukan sepeda motor korban dengan nomor polisi DT 6618 LF. Kendaraan roda dua tersebut diduga milik HY, dan kini turut diamankan sebagai bagian dari barang bukti.

Menurut sejumlah warga yang berada di lokasi, jasad tersebut ditemukan pertama kali oleh seorang pejalan kaki yang hendak melintas di jalan kecil dekat kawasan pemukiman. Setelah melihat tubuh tergantung dengan kondisi mengenaskan, saksi tersebut langsung melapor kepada RT setempat dan diteruskan ke pihak berwajib.

Warga pun berdatangan ke lokasi, menciptakan kerumunan hingga aparat kepolisian meminta masyarakat menjauh agar proses identifikasi bisa dilakukan secara maksimal.

Pemilahan Sampah Diperkuat, 24 BSU di Kecamatan Wajo Jadi Garda Depan Sebelum Sampah ke TPA

Hingga berita ini diturunkan, motif pasti di balik kematian dosen UNM tersebut masih belum diketahui. Pihak keluarga belum memberikan keterangan resmi, sementara pihak kepolisian terus menggali informasi dari lingkungan kampus, kolega, hingga kemungkinan riwayat kesehatan mental korban.

Pihak kepolisian juga meminta masyarakat untuk tidak berspekulasi dan menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan kepada aparat penegak hukum. “Kami harap publik bersabar dan tidak membuat asumsi yang tidak berdasar. Proses ini akan kami lakukan secara menyeluruh dan hati-hati,” tegas Kompol Ismail.

Kasus ini menjadi peringatan akan pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental, tak hanya di lingkungan masyarakat umum, tetapi juga di kalangan akademisi. Banyak pihak berharap tragedi serupa tidak terulang dan menjadi momentum untuk meningkatkan dukungan psikologis bagi para tenaga pengajar dan mahasiswa yang tengah menghadapi tekanan hidup.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

La Tinro Soroti Konflik Lahan BUMN dan Masyarakat dalam RDPU Baleg DPR RI

02

Pendidikan Gratis dan Guru Jadi Sorotan, La Tinro Minta Pemerintah Jangan Salah Prioritas

03

La Tinro Soroti Pemerataan Perpustakaan Daerah dan Kesejahteraan Relawan Literasi

04

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

05

Pasangan Suami Istri Di Temukan Meninggal Di Jalan Jogja – Magelang

06

Pemadaman Listrik Makassar, Wali Kota Appi Desak PLN Segera Normal 5 September

07

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Rahmat Erwin Abdullah Ukir Sejarah di Asian Games 2026, Emas dan 2 Rekor Dunia

Pelatihan Deep Learning Digelar 2 Hari, Guru PJOK Tallo Siap Mulia­kan Pendidikan dan Cetak Atlet dari SD

Beasiswa Madinah: Bosowa Peduli Dukung Pendidikan 4 Mahasiswa Makassar di Arab Saudi

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Kolom

× Advertisement
× Advertisement