Wali Kota Munafri Ingin Jadikan Pasar Summarecon Sebagai Percontohan

Wali Kota Munafri Ingin Jadikan Pasar Summarecon Sebagai Percontohan - Munafri - Gambar 1442
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menegaskan rencana menjadikan pasar Summarecon sebagai pasar tradisional modern.

Makassar, Manyala.co – Pemerintah Kota Makassar, menjadikan pasar di area Summarecon, Kecamatan Biringkanaya sebagai percontohan pasar modern karena lebih bersih dan nyaman untuk berbelanja bagi masyarakat.

Wali Kota Munafri Ingin Jadikan Pasar Summarecon Sebagai Percontohan

Makassar, Manyala.co – Pemerintah Kota Makassar, menjadikan pasar di area Summarecon, Kecamatan Biringkanaya sebagai percontohan pasar modern karena lebih bersih dan nyaman untuk berbelanja bagi masyarakat.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menegaskan rencana menjadikan pasar Summarecon sebagai pasar tradisional modern guna meningkatkan kenyamanan dan daya saing dengan ritel modern.

“Tadi kami tinjau salah satu pasar modern di Biringkanaya (dekat Untia), pasar tradisional modern berlokasi di Summarecon. Bisa jadi percontohan kita benahi dan terapkan di pasar yang lain,” ujar Munafri, usai meninjau pasar tersebut di dekat lokasi stadion Untia, Rabu (14/5/2025).

Putih Sari Bantu Warga Bekasi Hadapi Kemarau dengan Distribusi Air Bersih

Kunjungan dilakukan oleh orang nomor satu Kota Makassar itu, usai dirinya menerima bantuan mangrove dari Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni di Makassar.

Saat berada di lokasi pasar Summarecon, Appi terpukau saat mengunjungi pasar tradisional modern di kawasan Summarecon.

“Kami melihat pasar Summarecon bagus sekali. Penataan, kebersihan, sanitasinya luar biasa. Saya happy sekali dan berharap ini bisa kita aplikasikan di pasar-pasar kita,” jelas Munafri.

Pasar yang dikunjungi Appi tersebut masih berupa bangunan sementara, namun memiliki rencana pengembangan dengan luas mencapai 3.000 meter persegi.

Terdapat lebih dari 40 tenant aktif, dengan sejumlah pedagang lain menunggu untuk pindah ke bangunan utama yang lebih besar.

Soroti Penahanan Febrie Adriansyah, Bimantoro Tegaskan Semua Warga Negara Sama di Hadapan Hukum

“Saya berharap semua pasar di Makassar, ya seperti ini di Summarecon (modern). Kalau ini bisa kita terapkan di Makassar, saya yakin sekali, dan saya akan paksa untuk bikin,” ungkap alumni FH Unhas itu.

Politisi Golkar itu menuturkan, pasar ini merupakan percontohan pasar tradisional yang memiliki konsep modern di Kota Daeng.

Ia tidak ingin, pasar tradisional di Makassar karuan, kumuh, bahkan hawanya terasa pengap. Sehingga ke depannya berencana mengubah stigma satu persatu pasar tradisional di Makassar secara bertahap, menjadi pasar modern.

Salah satu fokus utama dalam rencana ini adalah pasar tradisional Toddopuli, yang dianggap sebagai lokasi untuk dikembangkan.

“Kita akan coba dulu di terapkan di pasar (Toddopuli Panakkukang). Pasarnya dibagi, ada zona basah, makanan, daging, dan sanitasinya ditata rapi,” tutur Appi.

La Tinro Soroti Penurunan Capaian Literasi dan Numerasi, Dorong Pemerintah Perkuat Evaluasi Pendidikan Nasional

“Bahkan ada petugas kebersihannya khusus. Sederhana, pakai hanggar, warnanya putih, tapi fungsional dan bersih,” tambah Appi.

Terkait pembiayaan pasar tradisional modern (tramo), Appi menyebut akan mendorong Perumda Pasar sebagai leading sector. Anggarannya bisa melalui suntikan modal dari APBD.

“Perencanaannya mesti matang, dan mungkin membutuhkan dana sekitar Rp5 miliar hingga Rp10 miliar per satu pasar,” tukasnya. guna meningkatkan kenyamanan dan daya saing dengan ritel modern.

“Tadi kami tinjau salah satu pasar modern di Biringkanaya (dekat Untia), pasar tradisional modern berlokasi di Summarecon. Bisa jadi percontohan kita benahi dan terapkan di pasar yang lain,” ujar Munafri, usai meninjau pasar tersebut di dekat lokasi stadion Untia, Rabu (14/5/2025).

Kunjungan dilakukan oleh orang nomor satu Kota Makassar itu, usai dirinya menerima bantuan mangrove dari Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni di Makassar.

Saat berada di lokasi pasar Summarecon, Appi terpukau saat mengunjungi pasar tradisional modern di kawasan Summarecon.

“Kami melihat pasar Summarecon bagus sekali. Penataan, kebersihan, sanitasinya luar biasa. Saya happy sekali dan berharap ini bisa kita aplikasikan di pasar-pasar kita,” jelas Munafri.

Pasar yang dikunjungi Appi tersebut masih berupa bangunan sementara, namun memiliki rencana pengembangan dengan luas mencapai 3.000 meter persegi.

Terdapat lebih dari 40 tenant aktif, dengan sejumlah pedagang lain menunggu untuk pindah ke bangunan utama yang lebih besar.

“Saya berharap semua pasar di Makassar, ya seperti ini di Summarecon (modern). Kalau ini bisa kita terapkan di Makassar, saya yakin sekali, dan saya akan paksa untuk bikin,” ungkap alumni FH Unhas itu.

Politisi Golkar itu menuturkan, pasar ini merupakan percontohan pasar tradisional yang memiliki konsep modern di Kota Daeng.

Ia tidak ingin, pasar tradisional di Makassar karuan, kumuh, bahkan hawanya terasa pengap. Sehingga ke depannya berencana mengubah stigma satu persatu pasar tradisional di Makassar secara bertahap, menjadi pasar modern.

Salah satu fokus utama dalam rencana ini adalah pasar tradisional Toddopuli, yang dianggap sebagai lokasi untuk dikembangkan.

“Kita akan coba dulu di terapkan di pasar (Toddopuli Panakkukang). Pasarnya dibagi, ada zona basah, makanan, daging, dan sanitasinya ditata rapi,” tutur Appi.

“Bahkan ada petugas kebersihannya khusus. Sederhana, pakai hanggar, warnanya putih, tapi fungsional dan bersih,” tambah Appi.

Terkait pembiayaan pasar tradisional modern (tramo), Appi menyebut akan mendorong Perumda Pasar sebagai leading sector. Anggarannya bisa melalui suntikan modal dari APBD.

“Perencanaannya mesti matang, dan mungkin membutuhkan dana sekitar Rp5 miliar hingga Rp10 miliar per satu pasar,” tukasnya.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

02

Gelar Penelitian di Pesisir Singkawang, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya Dorong Kolaborasi Blue Economy

03

Ancaman Perang Baru di Timur Tengah, Houthi Ultimatum Arab Saudi dan Siap Tutup Selat Bab al-Mandeb

04

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

05

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Kolom

× Advertisement
× Advertisement