Pemkot Makassar Kembali Dianugerahi Kota Layak Anak Kategori Nindya

Pemkot Makassar Kembali Dianugerahi Kota Layak Anak Kategori Nindya - pemkot makassar - Gambar 264
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menerima Penghargaan Kota Layak Anak Kategori Nindya dari Kementerian PPPA RI di Jakarta, Jumat (8/8/2025).

Manyala.co – Kota Makassar kembali mengukir prestasi di kancah nasional. Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menerima langsung Penghargaan Kota Layak Anak (KLA) Kategori Nindya dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Menteri PPPA, Veronica Tan, pada malam penganugerahan KLA di Ballroom H. Muhammad Rasyidi, Kementerian Agama RI, Jakarta, Jumat (8/8/2025).

Acara ini turut dihadiri Menteri PPPA RI, Arifah Choiri Fauzi, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) RI Pratikno, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme, Komjen Pol. Eddy Hartono, Wakil Menteri BKKBN RI Ratu Isyana Bagoes Oka, Ketua Komisi Perlindungan Anak indonesia (KPAI) Ai Maryati Solihah.

Usai menerima penghargaan, Munafri Arifuddin  menyampaikan Kota Makassar berhasil mempertahankan predikat KLA Kategori Nindya tahun 2025, ini menguatkan catatan prestasi kota makassar sebagai KLA selama tiga tahun berturut-turut.

Pencapaian tersebut, kata Munafri, menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab besar bagi seluruh jajaran Pemkot Makassar. Menurutnya, penghargaan tersebut menandakan adanya pengakuan dari pemerintah pusat bahwa Makassar telah berada pada kebijakan dan inovasi yang tepat dalam mewujudkan perlindungan anak dan perempuan di setiap aspek kehidupan masyarakat.

Wamen Kebudayaan Apresiasi Wali Kota Munafri, Makassar Sukses Jadi Tuan Rumah KMI 2026

Namun, ia menekankan bahwa capaian ini tidak boleh membuat pemerintah kota berpuas diri. Ia menilai, tantangan ke depan justru semakin besar, terutama dalam memastikan bahwa seluruh anak di Makassar mendapatkan haknya untuk tumbuh dan berkembang tanpa diskriminasi.

“Tentu ini tantangan buat kami kedepan bagaimana Pemerintah Kota Makassar terus memperhatikan yang namanya perlindungan anak dan perempuan,” katanya.

Hal ini mencakup upaya pencegahan kekerasan terhadap anak dan perempuan, memperkuat respons cepat terhadap setiap laporan yang masuk, hingga membuka lebih banyak ruang publik yang ramah anak.

“Termasuk mencegah kekerasan, merespon dengan cepat, memberikan ruang  kepada anak-anak sehingga mereka bisa tumbuh lebih baik tanpa adanya perbedaan dengan yang lain,” ujarnya.

Bagi Munafri, kota layak anak bukan sekadar predikat, melainkan lingkungan nyata yang mendukung tumbuh kembang anak secara fisik, mental, dan sosial.

Koperasi Merah Putih Dorong Ekonomi Desa, Pemasaran UMKM dan Hasil Tani Makin Terbuka

Munafri juga menegaskan komitmennya untuk menaikkan capaian ini ke level lebih tinggi. Ia optimistis, dengan kerja sama semua pihak, Kota Makassar mampu meraih kategori Utama pada penilaian tahun depan.

Ia melihat hal itu bukan hanya sebagai target prestasi, tetapi sebagai wujud keberhasilan bersama dalam membangun masa depan yang lebih baik bagi generasi muda Makassar.

“InsyaAllah, ini menguatkan komitmen kami tahun depan untuk bisa mendapatkan kategori utama dalam penghargaan ini,” harapnya.

Sementara itu, Menteri PPPA, Arifah Fauzi, pada sambutannya, menyampaikan penghargaan KLA merupakan bentuk apresiasi kepada kepala daerah yang menunjukkan komitmen dan kesungguhan menciptakan lingkungan aman bagi anak.

“Penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan kesungguhan para Gubernur, Bupati, Wali Kota, beserta seluruh jajarannya dalam mewujudkan lingkungan yang aman bagi anak,” pungkasnya.

Loka MBG Segera Diluncurkan, BGN Bidik Pasar Lebih Luas bagi Petani dan Peternak

Arifah Fauzi menegaskan penghargaan KLA menjadi pengingat bagi seluruh kepada daerah bahwa tanggung jawab menciptakan kota ramah anak tidak berhenti pada pengakuan di atas kertas, tetapi harus diwujudkan dalam kebijakan, layanan, dan aksi nyata.

Berdasarkan data Kementerian PPPA, tahun ini tercatat 355 kabupaten/kota penerima penghargaan KLA, terdiri dari 22 kategori Utama, 69 kategori Nindya, 125 kategori Madya, dan 139 kategori Pratama.

Selain itu, penghargaan Provinsi Layak Anak (PROVILA) diberikan kepada 13 provinsi yang dinilai berhasil menggerakkan daerah di wilayahnya untuk mewujudkan KLA. Jumlah penerima tahun ini menurun dibanding 2023 yang mencapai 360 daerah.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Wamen Kebudayaan Apresiasi Wali Kota Munafri, Makassar Sukses Jadi Tuan Rumah KMI 2026

02

Koperasi Merah Putih Dorong Ekonomi Desa, Pemasaran UMKM dan Hasil Tani Makin Terbuka

03

Prabowo Tepati Janji, Bonus Atlet Peraih Emas Asian Games Tembus Rp3 Miliar

04

Loka MBG Segera Diluncurkan, BGN Bidik Pasar Lebih Luas bagi Petani dan Peternak

05

Respons Kritik Malaysia-Singapura soal Karhutla, Dasco: Jawab dengan Kerja Teruji

06

Semarak Budaya 2026 di Palopo, La Tinro La Tunrung Dorong Pelestarian Warisan Budaya

07

Hari Sumpah Pemuda ke-98, Wali Kota Makassar Munafri Rawat Kebersamaan dengan Pemuda Lintas OKP

08

Kebakaran Melonjak, Petugas Damkarmat Makassar Siaga Siang hingga Dini Hari

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Prabowo Tepati Janji, Bonus Atlet Peraih Emas Asian Games Tembus Rp3 Miliar

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Taklukkan Thailand Lewat Drama Adu Penalti

Rahmat Erwin Abdullah Ukir Sejarah di Asian Games 2026, Emas dan 2 Rekor Dunia

Pelatihan Deep Learning Digelar 2 Hari, Guru PJOK Tallo Siap Mulia­kan Pendidikan dan Cetak Atlet dari SD

Beasiswa Madinah: Bosowa Peduli Dukung Pendidikan 4 Mahasiswa Makassar di Arab Saudi

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Kolom

× Advertisement
× Advertisement