Palestina Persiapkan Transisi Jadi Negara Penuh, Abbas Bentuk Komite Penyusun Konstitusi

Palestina Persiapkan Transisi Jadi Negara Penuh, Abbas Bentuk Komite Penyusun Konstitusi - Palestina - Gambar 114
Presiden Palestina Mahmoud Abbas pada Senin (18/8) mengeluarkan dekrit untuk membentuk komite perancang konstitusi sementara.

Manyala.co – Upaya Palestina untuk bertransformasi dari status Otoritas Palestina menuju negara penuh memasuki babak baru. Presiden Mahmoud Abbas pada Senin mengumumkan sebuah dekret penting yang berisi pembentukan komite penyusun konstitusi sementara. Langkah ini dipandang sebagai pijakan awal bagi masa transisi menjelang pemilihan umum serta konferensi perdamaian internasional yang dijadwalkan berlangsung pada bulan September mendatang.

Menurut laporan kantor berita resmi Wafa, dekret tersebut menegaskan bahwa konstitusi sementara akan merujuk pada Deklarasi Kemerdekaan 1988, norma hukum internasional, resolusi PBB, konvensi hak asasi manusia, serta berbagai perjanjian yang relevan dengan perjuangan bangsa Palestina.

Dalam dekret itu, Abbas menunjuk 17 anggota komite yang dipimpin oleh penasihat hukum senior, Mohammad al-Haj Qassem. Komite tersebut terdiri dari beragam kalangan mulai dari pakar hukum, akademisi, hingga tokoh sosial dan politik, dengan penekanan pada keterlibatan masyarakat sipil serta keterwakilan perempuan. Tidak hanya itu, dibentuk pula subkomite teknis untuk menggarap isu-isu spesifik serta sebuah platform daring guna menjaring aspirasi publik, sehingga masyarakat Palestina ikut serta dalam proses perumusan dasar hukum negara mereka.

Konstitusi sementara yang disiapkan ini digadang-gadang menjadi fondasi sistem pemerintahan demokratis di Palestina. Isi rancangan konstitusi diharapkan menegaskan prinsip supremasi hukum, pemisahan kekuasaan, perlindungan hak-hak dasar warga, serta jaminan transisi kekuasaan secara damai. Abbas menegaskan bahwa rancangan ini bukan hanya instrumen hukum, melainkan simbol keseriusan Palestina dalam menapaki jalur kenegaraan yang sah di mata dunia.

Langkah politik ini muncul di tengah situasi yang masih genting. Jalur Gaza hingga kini terus diguncang serangan Israel sejak 2023. Meski berbagai upaya diplomasi sudah dilakukan, gencatan senjata permanen belum kunjung tercapai. Dalam konteks inilah pembentukan komite konstitusi dianggap sebagai manuver penting, yang sekaligus mengirimkan pesan kepada dunia internasional bahwa Palestina tetap bergerak maju meski menghadapi tekanan militer dan politik yang berat.

Blokade Houthi Mengancam Jalur Minyak Dunia, Kapal Arab Saudi Terpaksa Putar Afrika

Perhatian dunia internasional terhadap isu Palestina juga diperkirakan meningkat pada September, saat Majelis Umum PBB dijadwalkan bersidang. Beberapa negara seperti Prancis, Inggris, Australia, dan Kanada telah menyampaikan rencana untuk mendukung pengakuan terhadap negara Palestina. Bahkan, Prancis bersama 14 negara Barat lain sudah menyerukan pengakuan resmi Palestina sekaligus mendesak penghentian kekerasan di Gaza. Dukungan ini menjadi sinyal kuat bahwa jalan Palestina menuju status kenegaraan penuh semakin terbuka lebar.

Saat ini, Otoritas Palestina masih berpegang pada Hukum Dasar (Basic Law) yang berlaku sebagai kerangka hukum sementara. Pasal 115 dalam aturan itu memungkinkan Basic Law tetap berlaku selama masa transisi hingga konstitusi baru disahkan. Dengan adanya komite konstitusi, masa transisi tersebut diharapkan lebih terarah dan menghasilkan sistem hukum yang kokoh untuk menopang berdirinya sebuah negara yang berdaulat penuh.

Pembentukan komite ini dinilai sebagai bagian dari strategi politik Mahmoud Abbas untuk memperkuat posisi Palestina di kancah internasional. Dengan melibatkan akademisi, pakar hukum, tokoh masyarakat sipil, dan mengundang partisipasi publik melalui platform daring, proses ini diharapkan menjadi langkah inklusif yang mempertegas tekad rakyat Palestina dalam menegakkan demokrasi dan membangun masa depan negara yang merdeka.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

02

Gelar Penelitian di Pesisir Singkawang, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya Dorong Kolaborasi Blue Economy

03

Ancaman Perang Baru di Timur Tengah, Houthi Ultimatum Arab Saudi dan Siap Tutup Selat Bab al-Mandeb

04

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

05

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Kolom

× Advertisement
× Advertisement