Jepang Catat Sejarah Baru, Pembangkit Listrik Osmotik Pertama di Asia Resmi Beroperasi di Fukuoka

Jepang Catat Sejarah Baru, Pembangkit Listrik Osmotik Pertama di Asia Resmi Beroperasi di Fukuoka - Jepang - Gambar 90
Arsip Foto - Pembangkit listrik tenaga nuklir Fukushima Daiichi di Futabacho, Futabagun, Prefektur Fukushima, Jepang, Senin (6/3/2023). (dok. ANTARA/Xinhua/ZhangXiaoyu/am).

Manyala.co – Awal Agustus 2025 menandai babak baru dalam inovasi energi terbarukan di Jepang. Sebuah fasilitas pembangkit listrik berbasis osmosis resmi beroperasi di Prefektur Fukuoka, menjadikan Negeri Sakura sebagai negara pertama di Asia yang berhasil mengaplikasikan teknologi ini. Fukuoka District Waterworks Agency yang menjadi operator proyek tersebut kini tercatat sebagai pengelola kedua di dunia setelah perusahaan Denmark yang lebih dulu meluncurkan teknologi serupa pada 2023.

Energi Baru yang Tak Tergantung Cuaca

Pembangkit osmotik ini memanfaatkan perbedaan kadar garam antara air laut dan air tawar untuk menghasilkan listrik. Metode yang juga dikenal dengan istilah salinity gradient power itu bekerja dengan menggunakan membran semi-permeabel yang memisahkan air laut pekat dan air olahan dari fasilitas pengolahan limbah. Molekul air dari sisi air tawar terdorong menuju air laut pekat, menciptakan tekanan alami yang cukup untuk memutar turbin. Energi mekanis dari turbin tersebut kemudian dikonversi menjadi listrik melalui generator.

Salah satu keunggulan terbesar teknologi ini adalah sifatnya yang tidak terikat pada kondisi cuaca maupun waktu. Berbeda dengan pembangkit surya atau tenaga angin, proses osmotik dapat berjalan sepanjang waktu tanpa menghasilkan emisi karbon dioksida. Karena itu, banyak pihak menyebut teknologi ini sebagai salah satu bentuk energi terbarukan generasi baru.

Kapasitas Produksi dan Manfaat Ganda

Menurut data Fukuoka District Waterworks Agency, fasilitas yang mulai beroperasi pada 5 Agustus 2025 itu menargetkan produksi listrik hingga 880.000 kilowatt-jam per tahun. Energi tersebut rencananya akan digunakan untuk mendukung operasional fasilitas desalinasi yang menjadi pemasok air bersih bagi masyarakat di Fukuoka dan sekitarnya. Dengan demikian, pembangkit ini tidak hanya menyediakan sumber energi ramah lingkungan, tetapi juga berkontribusi langsung pada ketersediaan air bersih yang semakin vital bagi perkotaan besar di Jepang.

Langkah ini sekaligus menunjukkan strategi pemerintah Jepang dalam menambah diversifikasi sumber energi di tengah permintaan listrik nasional yang terus meningkat. Keberadaan pembangkit osmotik di Fukuoka memberi alternatif baru selain tenaga nuklir, surya, angin, dan hidro yang selama ini menjadi pilar energi Jepang.

Menlu Sugiono Buka Sidang PBB dengan Salam Lintas Agama, Tegaskan Ketahanan Nasional dan Dukungan untuk Palestina

Harapan untuk Penyebaran Global

Akihiko Tanioka, profesor emeritus dari Institute of Science Tokyo sekaligus pakar teknologi osmosis, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan proyek ini. Menurutnya, pencapaian tersebut merupakan hasil panjang dari riset dan pengembangan yang akhirnya bisa digunakan secara praktis. “Saya merasa bangga sekaligus terharu, karena teknologi yang lama hanya ada dalam tahap penelitian kini benar-benar dimanfaatkan,” ujarnya.

Tanioka juga berharap agar pemanfaatan energi osmotik tidak hanya berhenti di Jepang. Ia menekankan bahwa teknologi ini sangat potensial untuk diadopsi di berbagai negara, terutama yang memiliki akses ke laut dan kebutuhan energi tinggi. Dengan karakteristik ramah lingkungan dan tidak bergantung pada kondisi alam, pembangkit osmotik diyakini dapat menjadi bagian penting dalam peta energi global di masa depan.

Masa Depan Energi Bersih Asia

Beroperasinya pembangkit listrik osmotik pertama di Fukuoka menegaskan posisi Jepang sebagai pelopor inovasi energi bersih di Asia. Teknologi ini dinilai dapat memperkuat komitmen global dalam menekan emisi karbon sekaligus menjawab tantangan ketersediaan energi di era modern.

Jika pengembangan berjalan sukses, bukan tidak mungkin pembangkit serupa akan dibangun di berbagai wilayah pesisir Jepang maupun negara-negara Asia lainnya. Seiring meningkatnya kebutuhan energi dunia, inovasi ini memberi secercah harapan bagi terciptanya masa depan energi yang lebih berkelanjutan, stabil, dan ramah lingkungan.

Putin Sebut Indonesia Mitra Kunci Rusia, Prabowo Tegaskan Kemitraan Strategis

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Wali Kota Munafri Dampingi Mensos RI Luncurkan Gerakan Peduli Tetangga di Makassar

02

Wali Kota Munafri Lepas Kontingen Makassar ke Porprov Sulsel 2026, Target Pertahankan Gelar Juara

03

Presiden Prabowo Lantik Syahganda dan Fadli sebagai Kepala dan Wakil Kepala Badan Komunikasi Pemerintah

04

Presiden Prabowo Angkat 26 Anggota Wantimpres di Istana Negara

05

Reshuffle Kabinet, Prabowo Lantik 16 Menteri, Wamen hingga Pejabat Negara

06

Presiden Prabowo Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026 di Lubang Buaya

07

UMKM di Era AI: Jangan Sekadar Go Digital, Jadilah Go Intelligent

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Rahmat Erwin Abdullah Ukir Sejarah di Asian Games 2026, Emas dan 2 Rekor Dunia

Pelatihan Deep Learning Digelar 2 Hari, Guru PJOK Tallo Siap Mulia­kan Pendidikan dan Cetak Atlet dari SD

Beasiswa Madinah: Bosowa Peduli Dukung Pendidikan 4 Mahasiswa Makassar di Arab Saudi

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Kolom

× Advertisement
× Advertisement