Manyala.co – Makassar kini resmi menjadi kota kedua setelah Jakarta yang menghadirkan layanan taksi listrik ramah lingkungan Green SM. Peluncuran armada berbasis kendaraan listrik dari VinFast asal Vietnam itu berlangsung di kawasan Center Point of Indonesia (CPI), Makassar, Senin (15/9/2025).
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, turut hadir dalam peresmian sekaligus melepas perdana unit taksi listrik tersebut. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa hadirnya Green SM bukan hanya investasi di bidang transportasi, tetapi juga simbol inovasi hijau. “Semoga layanan ini dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat, sekaligus menjadi inspirasi untuk terus menghadirkan inovasi hijau di berbagai sektor kehidupan,” ucapnya.
Selain menghadirkan armada taksi ramah lingkungan, Gubernur Andi Sudirman menilai layanan ini juga memberikan dampak sosial yang signifikan. Green SM membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat lokal serta memberikan jaminan ketenagakerjaan dan kesehatan untuk para pengemudi. “Dua asuransi itu paling utama, dan respon cepat perusahaan harus ada dalam kondisi apapun demi menjaga para pekerja kita,” tegasnya. Ia bahkan menambahkan, nama besar Green SM mesti dibuktikan lewat aksi nyata di lingkungan. “Karena ini namanya Green SM, maka perusahaan juga harus selalu bikin kegiatan penghijauan di Kota Makassar,” tuturnya.
Acara peluncuran dihadiri pula oleh Managing Director Green SM Indonesia, Deny Tjia, jajaran Forkopimda Sulsel, serta pejabat Pemkot Makassar. Setelah prosesi, Gubernur ikut melakukan parade menggunakan mobil listrik Green SM mengelilingi kawasan CPI.
Armada Green SM di Makassar menggunakan SUV listrik VinFast VF e34. Kendaraan ini memiliki dimensi panjang 4.300 mm, lebar 1.768 mm, dan tinggi 1.615 mm. Dari sisi performa, VF e34 mampu menempuh jarak hingga 277 kilometer sekali pengisian penuh. Teknologi fast charging memungkinkan baterainya terisi dalam waktu hanya 27 menit, sementara akselerasi 0-100 km/jam dapat dicapai dalam 9 detik. Mobil ini juga dilengkapi fitur keselamatan seperti dua airbag, emergency signal system, serta occupant detection.
Kehadiran Green SM di Makassar tak lepas dari strategi VinFast membangun ekosistem kendaraan listrik di Sulawesi Selatan. Setahun sebelumnya, tepatnya pada 30 Agustus 2024, dealer resmi VinFast Makassar diresmikan di Jalan Veteran Selatan, sebuah kawasan yang dikenal sebagai sentra showroom mobil bekas.
Jauh sebelum peluncuran taksi listrik, CEO VinFast Asia, Pham Sanh Chau, sudah menyambangi Makassar. Pada 10 Januari 2025, ia bertemu dengan Penjabat Gubernur Sulsel, Prof Fadjry Djufry, yang saat itu juga menjabat Kepala Badan Standardisasi Instrumen Pertanian (BSIP). Dalam pertemuan itu, Pham menyebut Sulsel sebagai lokasi potensial untuk pengembangan bisnis mobil listrik. “Kota Makassar sangat indah, sehingga kita harus menjaga hal tersebut dan hal tersebut selaras dengan pembangunan ekosistem electric vehicle di Kota Makassar ini,” ujarnya kepada Fadjry.
Pertemuan itu juga dihadiri Rahman Arif, CEO Tiran Group, holding company milik Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman yang juga kakak kandung Gubernur Andi Sudirman. Tiran Group memiliki sejumlah lini usaha, termasuk Tiran Mining yang mengelola tambang nikel di Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. Nikel sendiri merupakan bahan utama dalam produksi baterai lithium-ion seperti NMC (Nickel-Manganese-Cobalt) dan NCA (Nickel-Cobalt-Aluminum) yang digunakan pada mobil listrik.
Rahman kala itu menjelaskan rencana besar VinFast untuk membangun investasi di Sulsel. “Selain sistem investasinya, juga mengenai ekosistemnya ada berbagai macam seperti taksi, dan berbagai perdagangan lain,” ujarnya. Fadjry pun menegaskan bahwa pemerintah daerah menyambut baik investasi tersebut. “Kami sangat terbuka jika ada investor yang ingin berinvestasi. Tentunya ini akan memberikan efek domino terhadap kesejahteraan masyarakat, termasuk membuka lapangan kerja baru,” katanya.
Sebelumnya, Green SM sudah lebih dulu hadir di Jakarta pada 18 Desember 2024. Hadirnya armada di Makassar menandai langkah perluasan perusahaan asal Vietnam itu di Indonesia, sekaligus mempertegas Sulawesi Selatan sebagai salah satu pusat pengembangan kendaraan listrik di kawasan timur Indonesia.
Dengan kombinasi dukungan pemerintah, keterlibatan investor lokal, serta tersedianya bahan baku utama berupa nikel, VinFast diyakini tak hanya sekadar membuka layanan taksi listrik. Kehadiran Green SM di Makassar juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang membangun ekosistem kendaraan listrik yang berkelanjutan di Sulsel.
































