Prabowo Minta Dana dari Hasil Korupsi CPO Dialihkan ke LPDP

Prabowo
Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna (Dok. SS/Youtube Sekretariat Presiden).

Manyala.co – Presiden Prabowo Subianto meminta agar dana hasil pengembalian kerugian negara sebesar Rp13 triliun dari kasus korupsi yang diserahkan Kejaksaan Agung dialokasikan untuk memperkuat beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Permintaan itu disampaikan Presiden dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/10), bertepatan dengan satu tahun masa pemerintahannya. Menurutnya, hasil pemulihan aset negara sebaiknya dimanfaatkan untuk investasi jangka panjang di bidang pendidikan.

“Uang-uang dari sisa efisiensi, penghematan, dan hasil pengembalian dari koruptor, sebagian besar kita investasi di LPDP. Mungkin yang Rp13 triliun disumbangkan atau diambil oleh Jaksa Agung hari ini diserahkan ke Menteri Keuangan, sebagian bisa kita taruh di LPDP untuk masa depan,” kata Prabowo.

Dana Rp13 triliun tersebut berasal dari barang bukti sitaan perkara tindak pidana korupsi pemberian fasilitas ekspor crude palm oil (CPO) dan turunannya. Penyerahan dilakukan Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan pada hari yang sama.

Presiden menilai langkah tersebut dapat memperkuat LPDP sebagai instrumen strategis negara dalam mencetak sumber daya manusia unggul. LPDP, yang dikelola di bawah Kementerian Keuangan, selama ini menjadi salah satu program beasiswa terbesar di Asia Tenggara dengan nilai pengelolaan dana mencapai lebih dari Rp140 triliun per 2024.

Putih Sari Bantu Warga Bekasi Hadapi Kemarau dengan Distribusi Air Bersih

Dalam sidang tersebut, Prabowo juga menegaskan pentingnya pendidikan sebagai fondasi pembangunan nasional. Ia menyampaikan program pengembangan sekolah rakyat, sekolah unggulan SMA Garuda, serta perluasan beasiswa dan penambahan fakultas kedokteran di berbagai daerah.

Menurut Presiden, Indonesia harus memperkuat investasi di sektor pendidikan untuk mengejar ketertinggalan dari negara lain. Ia menekankan perlunya memperluas kesempatan bagi anak-anak berbakat dari berbagai latar belakang sosial ekonomi.

“Kita harus mencari mereka ini dan jangan anggap bahwa mereka itu anak-anak orang menengah ke atas. Banyak anak dari keluarga bawah yang punya kecerdasan tinggi dan harus kita bantu,” ujar Prabowo.

Presiden meminta agar pencarian siswa berbakat dilakukan secara lintas sektor, melibatkan kementerian, aparat keamanan, dan organisasi masyarakat. “Saya minta Menteri Dikdasmen, Menteri Dikti, Menteri Sosial, Panglima TNI, dan Kapolri bekerja sama hingga ke tingkat desa. Libatkan juga ormas dan yayasan pendidikan,” katanya.

Langkah ini, menurut Kepala Negara, merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk meningkatkan daya saing nasional melalui pendidikan. Ia menilai penyaluran kembali dana hasil korupsi untuk sektor pendidikan dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi generasi mendatang.

Soroti Penahanan Febrie Adriansyah, Bimantoro Tegaskan Semua Warga Negara Sama di Hadapan Hukum

Hingga Senin malam, belum ada rincian teknis terkait mekanisme pemindahan dana tersebut ke LPDP. Kementerian Keuangan belum memberikan keterangan resmi mengenai kemungkinan pengalokasian sebagian dana hasil pemulihan aset itu untuk beasiswa pendidikan.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

02

Gelar Penelitian di Pesisir Singkawang, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya Dorong Kolaborasi Blue Economy

03

Ancaman Perang Baru di Timur Tengah, Houthi Ultimatum Arab Saudi dan Siap Tutup Selat Bab al-Mandeb

04

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

05

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Kolom

× Advertisement
× Advertisement