PSM Makassar Dinilai Kehilangan Karakter Cepat dan Keras

PSM
PSM Makassar. Manyala.co

Makassar, Manyala.co – PSM Makassar dinilai kehilangan karakter bermain yang selama ini menjadi ciri khas klub berjuluk Juku Eja di ajang Super League 2025/2026. Permainan cepat, keras, dan penuh determinasi yang identik dengan semangat Siri’ Na Pacce disebut tidak lagi terlihat dalam beberapa pertandingan terakhir.

Penampilan PSM sejauh ini menunjukkan tren penurunan. Tim asuhan pelatih Bernardo Tavares kerap unggul lebih dahulu namun gagal mempertahankan keunggulan hingga laga berakhir. Dalam sembilan pertandingan terakhir, PSM hanya meraih delapan poin dan kini terdampar di peringkat ke-14 klasemen sementara, dua poin di atas zona degradasi yang ditempati PSBS Biak.

Musim baru dimulai dengan hasil imbang 1–1 melawan tim promosi Persijap Jepara di Stadion BJ Habibie, Parepare, Jumat (8/8/2025). Gol cepat Victor Dethan di menit keenam dibalas Carlos Franca pada masa tambahan waktu (90+8’). Pada pekan kedua, PSM kembali berbagi angka dengan Bhayangkara Lampung FC setelah penalti Lucas Dias di menit 43 disamakan Ilija Spasojevic (59’). Pertandingan di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, itu berakhir 1–1.

Tren tanpa kemenangan berlanjut hingga pekan kesembilan ketika PSM dipermalukan Arema FC 1–2 di Parepare, Minggu (21/10/2025). Meski Victor Luiz sempat membuka skor di menit kelima, tim tamu membalikkan keadaan lewat gol Valdeci (50’) dan Arkhan Fikri (55’). Pada laga terakhir, PSM kembali gagal menang setelah ditahan 1–1 oleh Persik Kediri yang bermain dengan 10 pemain. Gol Alex Tanque (53’) dibalas Imanol Garcia (73’) di Stadion Brawijaya, Sabtu (25/10).

Pengamat sepak bola nasional, Syamsuddin Umar, menilai performa PSM menunjukkan hilangnya karakter permainan khas Makassar. Ia menyoroti menurunnya intensitas dan kecepatan serangan dari lini belakang ke depan.

KKG PJOK Kecamatan Tallo Bersama PERSEJASI Makassar Gelar Sosialisasi Sepak Bola Berjalan

“Permainan keras tak terlihat. Keras bukan berarti kasar, cepat bukan berarti monoton, dan berseni bukan tari-tarian, melainkan pengorganisasian permainan dari belakang ke depan,” ujar Syamsuddin, Senin (27/10/2025).

Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia itu juga mengkritik lemahnya transisi permainan dan minimnya duel perebutan bola di lini tengah. Menurutnya, pergerakan pemain terlihat lambat, terutama saat membangun serangan dari pertahanan. “Kelihatan sekali bahwa tim ini kehilangan gaya permainan ciri khasnya,” ujarnya.

Syamsuddin menilai secara kualitas individu, skuad PSM masih kompetitif. Namun, ia menekankan perlunya figur pemimpin di lapangan yang dapat memulihkan semangat kolektif dan daya juang tim. “Sepak bola bukan hanya teknik, skill, atau strategi, tapi juga jiwa,” katanya. Ia berharap manajemen segera membenahi aspek mental dan organisasi permainan sebelum tim makin terpuruk.

Sementara itu, bek muda PSM, Daffa Salman, menegaskan tim akan memperbaiki performa dan mempersiapkan diri lebih baik menjelang laga pekan ke-11 melawan Madura United. Pertandingan dijadwalkan berlangsung di Stadion BJ Habibie, Parepare, Minggu (2/11) pukul 16.30 Wita, bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-110 PSM Makassar.

“Tim akan memperbaiki semuanya. Saya harap suporter bisa datang ke Parepare di laga selanjutnya karena bertepatan dengan HUT ke-110 PSM Makassar,” ujarnya.

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Taklukkan Thailand Lewat Drama Adu Penalti

PSM, klub tertua di Indonesia yang berdiri sejak 1915, kini menghadapi tekanan besar untuk kembali menemukan jati diri permainan cepat dan keras yang pernah membuat mereka juara dua kali di era Liga Indonesia. Jika tak segera bangkit, ancaman zona degradasi bisa menjadi kenyataan di paruh musim kedua kompetisi.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II di 100 Lokasi Target Tampung 122.000 Siswa

02

Wali Kota Munafri Dukung Program Prioritas Presiden, Makassar Jadi Percontohan Gerakan Nasional Peduli Tetangga

03

Danantara Perkuat Kampung Haji Indonesia, 11 Menara Baru Dibangun di Makkah

04

Dua Calon Direktur Perumda Tirta Massenrempulu Enrekang Lolos Seleksi, UKK Digelar di Unhas

05

Wali Kota Makassar Munafri Tinjau Penimbunan Stadion Untia, Konstruksi Awal 2027 dan Rampung Akhir Tahun

06

PERSEJASI Tallo Harumkan Nama Kecamatan, Raih Dua Medali di FORKOT KORMI Makassar 2026

07

Singapura Bereaksi, Indonesia Pangkas Ekspor Gas 31 BBTUD demi Ketahanan Energi Nasional

08

Penimbunan Lahan Stadion Untia Mulai Tampak, Pemkot Makassar Kebut Pekerjaan Fisik

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Taklukkan Thailand Lewat Drama Adu Penalti

Rahmat Erwin Abdullah Ukir Sejarah di Asian Games 2026, Emas dan 2 Rekor Dunia

Pelatihan Deep Learning Digelar 2 Hari, Guru PJOK Tallo Siap Mulia­kan Pendidikan dan Cetak Atlet dari SD

Beasiswa Madinah: Bosowa Peduli Dukung Pendidikan 4 Mahasiswa Makassar di Arab Saudi

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

Kolom

× Advertisement
× Advertisement