Manyala.co – Makassar, 9 November 2025, Memperingati Hari Ulang Tahun ke-418 Kota Makassar, Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin dan Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham menghadirkan berbagai program dan inovasi nyata bagi masyarakat. Rangkaian kegiatan ini menjadi bukti konkret komitmen pemerintah dalam membangun kota yang kreatif, inklusif, dan berdaya saing.
Berikut sejumlah program unggulan yang menjadi kado kerja nyata untuk warga Makassar:
1. Makassar Creative Hub (MCH) – Gedung 5 Lantai
Diresmikan pada 7 November 2025, gedung Makassar Creative Hub hasil kerja sama antara Pemkot Makassar dan Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) menjadi simbol kemajuan ekosistem kreatif di kota ini.
- Lantai 1: area publik dan literasi, ruang interaksi warga dan berbagi ide.
- Lantai 2: ruang kolaborasi dan edukasi.
- Lantai 3: galeri dan area pameran seni-kreatif lokal.
- Lantai 4: manajemen dan produksi konten kreatif.
- Lantai 5: rumah hijau dan urban farming sebagai simbol keberlanjutan.
2. Program Kurikulum Muatan Lokal (Mulok) SD
Diluncurkan di Museum Kota Makassar pada 7 November 2025 melalui kolaborasi Pemkot Makassar dan Universitas Negeri Makassar (UNM), program ini menekankan pendidikan karakter, kearifan lokal, kesantunan, serta penguatan bahasa Inggris. Tujuannya menumbuhkan generasi yang unggul secara akademik sekaligus berakar pada budaya lokal.
3. Program Bedah Rumah untuk Warga Kurang Mampu
Sebanyak 62 unit rumah dibedah, terdiri atas 22 unit dari APBD dan 40 unit melalui CSR. Program ini menyasar warga berpenghasilan rendah dengan rumah tidak layak huni di empat kecamatan: Ujung Tanah, Bontoala, Tallo, dan Panakkukang.
4. Dekranasda & Makassar Craft Expo 2025
Kegiatan capacity building bagi 50 perajin lokal digelar di Trans Studio Mall, 7–9 November. Selain pelatihan perizinan, standardisasi, dan sertifikasi produk, para perajin juga menerima 5 unit mesin jahit. TP PKK Kota Makassar turut berperan melalui berbagai aksi sosial dan dukungan bagi pelaku UMKM kreatif.
5. Isbat Nikah Massal
Sebanyak 33 pasangan dari 15 kecamatan mengikuti sidang isbat nikah massal di Lapangan Karebosi. Kegiatan hasil kolaborasi Dinas Sosial, Pengadilan Agama, dan KUA ini memberikan pengakuan hukum bagi pasangan yang sebelumnya hanya menikah secara agama.
6. Program Kesehatan Masyarakat
Dinas Kesehatan Kota Makassar menggelar berbagai layanan publik, di antaranya:
- Sunatan massal untuk 418 anak,
- Donor darah oleh 350 pendonor,
- Pemasangan gigi palsu untuk 300 orang — yang berhasil meraih Rekor MURI.
Selain itu, tersedia layanan pemeriksaan gratis seperti tekanan darah, mata, dan gigi.
7. Optimalisasi Jaminan Tenaga Kerja (Makassar Berjasa)
Sebanyak 263.903 pekerja (52%) telah terlindungi dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan.
- 6.190 perusahaan telah terdaftar, dengan total klaim JHT, JKK, JKN, JP, JKP, dan beasiswa mencapai Rp387,4 miliar.
- Perlindungan juga diberikan bagi 27.750 non-ASN, RT/RW, kader posyandu/KB, pekerja keagamaan, dan 35.672 pekerja informal/rentan.
Pencapaian Universal Coverage Jamsostek Makassar kini mencapai 63,47%, melebihi target nasional 57,10%.
8. Early Warning System (EWS) Banjir
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) memasang tiga alat peringatan dini banjir di Sungai Kajenjeng (Manggala), Sungai Biring Je’ne (Biringkanaya), dan Sungai Tello (Panakkukang). Sistem ini akan memberikan alarm dan sirene ketika debit air melewati ambang batas, sebagai langkah antisipatif bencana.
9. Makassar Great Sale 2025
Program promosi ekonomi lokal ini menawarkan diskon hingga 49% di tujuh pusat perbelanjaan mulai 7 November hingga 6 Desember 2025. Kegiatan ini membuka peluang besar bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan penjualan dan memperluas pasar.
10. Layanan Publik Gratis di Lapangan Karebosi
Sebagai bagian dari perayaan HUT Makassar ke-418, Pemkot menghadirkan layanan langsung bagi warga, di antaranya:
- RSUD Daya: pemeriksaan tekanan darah, mata, dan gigi.
- Disdukcapil: perekaman KTP dan pencetakan dokumen kependudukan.
- DPM-PTSP & Dinas Koperasi/UMKM: konsultasi perizinan dan pameran produk.
- Diskominfo: sosialisasi aplikasi Makassar Super Apps LONTARA+ yang mengintegrasikan 358 layanan digital.
- Dinas Kebudayaan: kirab budaya,
- DP2: promosi urban farming.
Seluruh capaian tersebut menegaskan komitmen Wali Kota Munafri Arifuddin dan Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham dalam menghadirkan pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat. Momentum HUT ke-418 ini menjadi refleksi nyata bahwa Makassar terus bergerak menuju kota modern, inklusif, dan berkelanjutan.
Progres Program Terealisasi Sejak Pelantikan (20 Februari 2025) — Kado HUT ke-418 Kota Makassar
Berbagai program prioritas terus direalisasikan oleh Pemkot Makassar di bawah duet kepemimpinan Munafri–Aliyah, sebagai kado nyata bagi warga:
- Iuran sampah gratis bagi warga kurang mampu di 15 kecamatan.
- Sambungan pipa PDAM gratis untuk masyarakat yang membutuhkan, khususnya di wilayah utara kota.
- Seragam sekolah gratis bagi siswa SD dan SMP, baik di daratan maupun kepulauan; program ini telah berjalan dan akan ditingkatkan pada tahun mendatang.
- Penataan dan pembersihan kanal, pasar, serta lapak pinggir jalan, termasuk pelaksanaan “Jumat Bersih” demi menjaga estetika kota.
- Pengaspalan ruas-ruas jalan yang kini mulai tampak di berbagai titik kota.
- Penataan aset tanah dan gedung: dari total 6.978 bidang aset Pemkot, sebanyak 2.743 telah bersertifikat (452 atas nama Pemkot, 2.291 atas nama pihak lain), sementara 4.235 masih berproses sertifikasi. Pemkot bekerja sama dengan BPN melalui program RDTR dan GTRA.
- Penertiban aset kendaraan bekerja sama dengan Kejari Makassar: 51 unit kendaraan DPRD telah kembali (49 kini aktif), serta 185 unit di Sekretariat Daerah—43 di antaranya berhasil ditarik kembali pada tahap pertama, total 92 unit kini aktif digunakan Pemkot.
- Komitmen antikorupsi: penandatanganan fakta integritas bersama KPK, penolakan gratifikasi, dan peningkatan transparansi pengelolaan aset daerah.
- Penyerahan PSU (Perumahan) sebanyak 181 kompleks perumahan seluas 2.272.380 m², dengan nilai aset mencapai sekitar Rp 5,78 triliun.
- Kerja sama dengan perguruan tinggi dalam penguatan kurikulum muatan lokal SD, menanamkan nilai etika, sopan santun, dan jati diri generasi muda.
- Perbaikan drainase di enam titik langganan banjir: Blok 8-10 Antang, Kodam III, Jl Pettarani, Jl Yusuf Dg Ngawing, Jl Faisal–Bontomene, dan Jl Sulawesi–Nusantara, serta penanganan genangan di Pettarani dan Urip Sumoharjo.
- Proyek jalan baru Manggala–Perintis sepanjang 3,8 km dengan lebar 30 m, diharapkan mengurai kemacetan antar-kecamatan.
- Pengelolaan sampah terpadu melalui program komposter, maggot, eko-enzim, dan urban farming di 15 kecamatan serta 153 kelurahan.
- Pelatihan kerja bagi penyandang disabilitas, melibatkan 22 peserta di Makassar Creative Hub bekerja sama dengan BLK Makassar.
- Pembangunan pabrik es pertama di Pulau Barrang Lompo (Kecamatan Sangkarrang) untuk mendukung nelayan setempat.
- Penyediaan listrik 24 jam di Pulau Samalona berkat kolaborasi antara Pemprov Sulsel, PT PLN, dan Pemkot Makassar.
































