Makassar, Manyala.co – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan menghadirkan layanan hukum gratis bagi masyarakat pada kegiatan Car Free Day di kawasan Center Point of Indonesia (CPI), Makassar, Minggu, (7/12/2025). Booth pelayanan tersebut menjadi bagian dari program Lankum Carady, sebuah inisiatif yang dirancang untuk memperluas jangkauan layanan hukum ke ruang publik dengan pendekatan langsung kepada warga.
Kepala Kanwil Kemenkum Sulsel, Andi Basmal, mengatakan bahwa layanan ini dibuat untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang kesulitan mengurus dokumen hukum di hari kerja. “Banyak warga yang sulit mengurus dokumen hukum karena kesibukan di hari kerja. Melalui Lankum Carady, mereka bisa berkonsultasi sambil berolahraga atau jalan-jalan bersama keluarga,” ujarnya.
Dalam pelaksanaan kegiatan, Kanwil menghadirkan sejumlah pegawai dari berbagai divisi teknis untuk memberikan pendampingan langsung. Booth tersebut tidak hanya menawarkan informasi umum, tetapi juga memfasilitasi pengajuan permohonan untuk layanan Kementerian Hukum. Langkah ini bertujuan meningkatkan efisiensi akses layanan dan memudahkan masyarakat mendapatkan bantuan administratif tanpa harus datang ke kantor pemerintah di hari kerja.
Kepala Divisi Pelayanan Hukum, Demson Marihot, menjelaskan bahwa layanan yang disediakan mencakup pendaftaran merek, hak cipta, desain industri, perseroan perorangan, apostille, badan hukum, konsultasi hukum, layanan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH), bantuan hukum, hingga konsultasi pewarisan. “Petugas kami siap membantu masyarakat yang ingin berkonsultasi atau mengajukan permohonan. Ada juga souvenir menarik untuk pengunjung booth,” katanya.
Program Lankum Carady juga dimaksudkan untuk memperkuat literasi hukum masyarakat melalui pendekatan edukatif. Kepala Divisi P3H, Heny Widyawaty, berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran hukum warga. Ia menilai pemahaman mengenai layanan yang tersedia di Kanwil penting agar masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas pemerintah secara maksimal. Menurutnya, kegiatan yang dilakukan di ruang terbuka publik memberikan dampak lebih efektif karena langsung menyentuh kelompok masyarakat yang lebih luas.
Selain menyediakan layanan teknis, kegiatan tersebut juga memperlihatkan kolaborasi internal antardivisi di lingkungan Kanwil Kemenkum Sulsel. Beberapa pejabat turut hadir, termasuk Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Meydi Zulqadri, Kepala Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual Andi Haris, Kepala Bidang Administrasi Hukum Umum Muhammad Tahir, serta anggota Dharma Wanita Persatuan. Pelibatan pegawai dari berbagai unit diharapkan memperluas kapasitas layanan yang dapat diberikan dalam kegiatan serupa di masa mendatang.
Program pelayanan hukum di Car Free Day Makassar sejalan dengan upaya pemerintah memperluas digitalisasi layanan dan memperkuat responsivitas kementerian terhadap kebutuhan publik. Meskipun tidak ada data jumlah pengunjung yang disampaikan, kegiatan berlangsung di salah satu titik keramaian kota dan berpotensi menjangkau ratusan warga. Hingga Minggu malam belum ada laporan lanjutan mengenai rencana replikasi kegiatan ke kabupaten atau kota lain di Sulawesi Selatan.
Melalui pendekatan jemput bola ini, Kanwil Kemenkum Sulsel menargetkan peningkatan penggunaan layanan resmi kementerian dan mengurangi kendala administratif yang sering dikeluhkan masyarakat. Program ini diharapkan dapat berlanjut secara berkala untuk memperkuat akses layanan hukum di ruang publik.
































