Upah Dinilai Murah, Buruh Jakarta-Jawa Barat Gelar Aksi 8 Januari

Upah
Presiden KSPI dan Partai Buruh Said Iqbal. (Dok. KOMPAS.com/Omarali Dharmakrisna Soedirman)

Manyala.co – Ribuan buruh dari DKI Jakarta dan Jawa Barat berencana menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran pada 8 Januari 2026 di sekitar Istana Negara atau Gedung DPR RI, menuntut revisi upah minimum dan penetapan upah sektoral.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengatakan aksi tersebut akan melibatkan buruh lintas wilayah dari DKI Jakarta dan berbagai daerah di Jawa Barat. Mobilisasi massa diperkirakan berlangsung masif, dengan titik konsentrasi utama berada di pusat pemerintahan nasional.

“Tanggal 8 Januari 2026 ribuan buruh DKI Jakarta bergabung dengan buruh Jawa Barat aksi kembali di Istana atau DPR RI,” kata Said Iqbal dalam konferensi pers, Jumat (2/1/2026).

Said menjelaskan, keterbatasan ekonomi menjadi faktor utama pola mobilisasi buruh kali ini. Banyak peserta aksi memilih menggunakan sepeda motor untuk menuju Jakarta karena tidak mampu menyewa bus secara kolektif. Lonjakan kebutuhan hidup, menurut dia, tidak diimbangi dengan kenaikan upah yang memadai.

Wilayah Pantai Utara Jawa Barat seperti Cirebon, Subang, Purwakarta, Karawang, dan Bekasi dipastikan mengirimkan massa ke Jakarta menggunakan konvoi sepeda motor. Sementara buruh dari wilayah Priangan Timur dan Jabodetabek, termasuk Tasikmalaya, Banjar, Bandung Raya, Cianjur, Sukabumi, Bogor, dan Depok, dilaporkan mulai bergerak sejak malam 7 Januari 2026.

Kisah Cinta dan Dakwah di Atas Vespa: Pasutri Sigi Tempuh Jalur Lintas Pulau Demi Hadiri Muktamar V Wahdah Islamiyah

“Buruh-buruh se-Jawa Barat mulai dari Pantura sampai Priangan Timur sampai Jabedetabek pakai sepeda motor. Mereka bayar sendiri, kalau patungan bus mereka belum mampu karena kebutuhan yang melonjak dan naik upahnya murah,” ujar Said.

Tuntutan utama aksi tersebut berfokus pada kebijakan pengupahan tahun 2026. Buruh meminta pemerintah merevisi Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta 2026 menjadi Rp5,89 juta. Angka tersebut dinilai lebih mendekati kebutuhan riil pekerja di wilayah perkotaan dengan biaya hidup tinggi.

Selain revisi UMP, buruh juga mendesak agar Upah Minimum Sektoral Provinsi (UMSP) DKI Jakarta 2026 segera ditetapkan. KSPI meminta besaran UMSP berada 5 persen di atas 100 persen Kebutuhan Hidup Layak (KHL), atau di atas Rp5,89 juta.

“Tuntutannya sama, satu, revisi UMP DKI Jakarta 2026 menjadi Rp5,89 juta dan tetapkan UMSP DKI Jakarta 2026 5 persen di atas 100 persen KHL,” kata Said.

Tuntutan lainnya menyasar kebijakan penetapan Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK) 2026 di Jawa Barat. Buruh menolak penurunan nilai UMSK di 19 kabupaten dan kota, serta meminta agar besaran upah dikembalikan sesuai rekomendasi bupati dan wali kota masing-masing.

Makassar Dipilih Jadi 10 Kota Hub GSIH, Wali Kota Munafri: Ekosistem Digital Kita Kolaborasikan melalui MCH

Menurut Said, penyesuaian UMSK di tingkat provinsi telah memangkas rekomendasi daerah dan dinilai merugikan buruh sektor tertentu. Karena itu, KSPI meminta pemerintah daerah dan pusat mengevaluasi kembali kebijakan tersebut.

Aksi buruh tidak hanya berlangsung pada 8 Januari 2026 di Jakarta. Said menegaskan bahwa rangkaian unjuk rasa telah dan akan terus dilakukan di daerah. Di DKI Jakarta, buruh menggelar aksi di Balai Kota, sementara di Jawa Barat aksi berlangsung di depan Gedung Sate atau kantor Dinas Tenaga Kerja.

“Tuntutan kedua, kembalikan nilai UMSK 2026 di 19 Kabupaten Kota sesuai rekomendasi Bupati dan Wali Kota masing-masing,” ujarnya.

Hingga Jumat sore, belum ada tanggapan resmi dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta maupun Pemerintah Provinsi Jawa Barat terkait tuntutan tersebut.

Inkubator Arsitek Muda Dorong Alumni Arsitektur JTSP UNM Bangun Praktik Profesional Mandiri

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

60 Alumni Teknik Sipil Unhas Antusias Hadiri Site Visit Project WIKA Beton

02

Viral Video Syur Ibu Guru Salsa Jember, Berikut Klarifikasinya

03

Pilah Sampah Jadi Kunci Selamatkan Kota Makassar, Pakar Lingkungan Tegaskan Kewajiban Sesuai Amanat UU

04

Tim PKM PNUP Gelar Kegiatan Penerapan Teknologi di Kabupaten Sidrap

05

Menag Nasaruddin Umar Buka Secara Resmi Muktamar V Wahdah Islamiyah dan Kukuhkan 10.000 Guru Qur’an

06

Transformasi Haji Era Prabowo Berbuah Hasil, Kepuasan Jemaah 2026 Tertinggi Sepanjang Sejarah

07

LA TINRO LA TUNRUNG Dorong Terobosan Besar Pemberantasan Korupsi dalam Rapat Pemantauan UU Tipikor

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Kolom

× Advertisement
× Advertisement