Abu Janda Dikeluarkan dari Diskusi Televisi Setelah Adu Argumen Memanas

Abu Janda
Abu Janda Dikeluarkan dari Diskusi Televisi Setelah Adu Argumen Memanas. (Dok. SS Yuotube/Inews)

Manyala.co – Moderator acara, Aiman Witjaksono, mengambil keputusan tersebut setelah situasi diskusi dianggap tidak terkendali. Ketegangan muncul ketika Abu Janda terlibat adu argumen dengan akademisi dan pakar kebijakan luar negeri mengenai sejarah diplomasi internasional Indonesia.

Perdebatan bermula saat Abu Janda menyampaikan pandangannya tentang peran Amerika Serikat dalam proses pengakuan kedaulatan Indonesia setelah kemerdekaan. Ia berpendapat bahwa sentimen anti-Amerika di Indonesia sering didorong oleh persepsi yang tidak mempertimbangkan faktor sejarah diplomasi internasional.

Menurut Abu Janda, keluarnya Belanda dari Indonesia pada 1949 tidak semata disebabkan oleh perjuangan militer di dalam negeri. Ia menilai tekanan diplomatik dan ancaman penghentian bantuan ekonomi dari Amerika Serikat kepada Belanda juga berperan dalam proses tersebut.

Pandangan tersebut mendapat tanggapan dari mantan duta besar sekaligus akademisi hubungan internasional Ikrar Nusa Bhakti. Ia menyatakan bahwa keterlibatan Amerika Serikat pada masa tersebut juga dipengaruhi oleh kepentingan geopolitik global, khususnya dalam konteks Perang Dingin.

“Jangan Anda pikir Amerika itu negara yang baik ya,” ujar Ikrar dalam diskusi tersebut.

Putih Sari Bantu Warga Bekasi Hadapi Kemarau dengan Distribusi Air Bersih

Pernyataan tersebut memicu respons emosional dari Abu Janda yang kemudian memotong pembicaraan dengan nada tinggi. Dalam perdebatan itu, ia mengeluarkan sejumlah pernyataan bernada kasar yang dinilai tidak sesuai dengan etika diskusi publik.

Situasi semakin memanas ketika pakar hukum tata negara Feri Amsari turut menyampaikan pandangan mengenai dukungan tokoh Palestina terhadap perjuangan kemerdekaan Indonesia pada masa lalu. Ia menyebut adanya keterlibatan tokoh Palestina dalam membantu pendanaan perjuangan kemerdekaan Indonesia melalui diplomat senior Indonesia, Agus Salim.

Menurut Feri, hubungan historis tersebut menjadi salah satu alasan kuat bagi Indonesia untuk menjaga solidaritas dengan Palestina dalam konteks hubungan internasional modern. Namun Abu Janda membantah pernyataan tersebut dan menyebutnya tidak akurat.

Perdebatan kemudian berkembang menjadi saling sindir antara para narasumber. Ketegangan meningkat setelah Abu Janda mengeluarkan makian yang dianggap tidak pantas dalam forum diskusi yang disiarkan secara nasional.

Melihat situasi yang semakin tidak terkendali, Feri Amsari meminta moderator mengambil tindakan tegas terhadap pelanggaran etika diskusi tersebut. Abu Janda dalam forum itu juga sempat menyatakan kesediaannya untuk meninggalkan acara.

Soroti Penahanan Febrie Adriansyah, Bimantoro Tegaskan Semua Warga Negara Sama di Hadapan Hukum

Moderator akhirnya menghentikan perdebatan dan meminta Abu Janda keluar dari ruang diskusi.

“Enggak boleh, kalau Anda tidak bisa tertib, keluar! Keluar!” kata Aiman Witjaksono dalam siaran tersebut.

Setelah pernyataan tersebut, Abu Janda meninggalkan studio dan diskusi dilanjutkan dengan narasumber lainnya.

Cuplikan peristiwa tersebut kemudian beredar luas di media sosial dan memicu berbagai tanggapan dari warganet. Sebagian pengguna media sosial mempertanyakan alasan kehadiran Abu Janda sebagai narasumber dalam program diskusi tersebut.

Hingga laporan ini disusun, belum ada pernyataan resmi dari pihak penyelenggara program televisi mengenai evaluasi terhadap insiden tersebut.

La Tinro Soroti Penurunan Capaian Literasi dan Numerasi, Dorong Pemerintah Perkuat Evaluasi Pendidikan Nasional

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Pilah Sampah Jadi Kunci Selamatkan Kota Makassar, Pakar Lingkungan Tegaskan Kewajiban Sesuai Amanat UU

02

Viral Video Syur Ibu Guru Salsa Jember, Berikut Klarifikasinya

03

BPS: Indeks Kepuasan Layanan Haji Indonesia 2026 Capai 83,28 Persen, Masuk Kategori Sangat Memuaskan

04

Transformasi Haji Era Prabowo Berbuah Hasil, Kepuasan Jemaah 2026 Tertinggi Sepanjang Sejarah

05

Wali Kota Munafri Ikut Lari 10K dan Apresiasi Konsistensi Gelaran Makassar SMAnSA Run

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Kolom

× Advertisement
× Advertisement