KPK Tegaskan Penindakan Korupsi Tetap Berjalan Saat Lebaran

KPK
KPK Tegaskan Penindakan Korupsi Tetap Berjalan Saat Lebaran

Manyala.co – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan penindakan terhadap tindak pidana korupsi akan tetap berjalan selama periode Ramadan dan libur Lebaran, menyusul operasi tangkap tangan terhadap Bupati Cilacap Syamsul Auliya.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Sabtu (14/3).

Menurut Asep, upaya penindakan dilakukan setelah berbagai langkah pencegahan dan edukasi yang disampaikan kepada penyelenggara negara tidak diindahkan.

“Karena kan terjadi dikasih peringatan juga Nggak diindahkan gitu ya seperti itu ya, terus KPK mau ngapain, mau terus-terusan OTT?” ujar Asep dalam keterangannya kepada media.

Ia mengatakan proses hukum terhadap pihak yang tertangkap dalam operasi tangkap tangan merupakan langkah yang diperlukan untuk memberikan efek jera.

Pra Muktamar V Wahdah Islamiyah, Ustadz Zaitun Rasmin: Momentum Perkuat Konsolidasi dan Evaluasi Perjalanan Dakwah

Asep menambahkan bahwa KPK sebelumnya telah mengeluarkan berbagai peringatan, termasuk surat edaran terkait larangan praktik gratifikasi selama periode Ramadan dan menjelang Hari Raya.

Namun menurutnya, masih terdapat pihak yang tetap melakukan praktik korupsi meskipun telah diingatkan.

“Karena sudah diberikan peringatan, sudah disampaikan surat edaran tetapi masih tetap melakukan seperti itu,” kata Asep.

Ia menegaskan bahwa operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK bukan sekadar contoh kasus, melainkan bagian dari upaya berkelanjutan untuk menindak pelanggaran hukum.

Menurut Asep, KPK juga terus memantau kemungkinan munculnya berbagai modus korupsi baru, termasuk praktik pemberian tunjangan hari raya (THR) yang dapat berpotensi menjadi bentuk gratifikasi.

Bapenda Makassar Catat Surplus Rp130 Miliar, Realisasi Pendapatan Tembus 49 Persen

Dalam kesempatan tersebut, Asep menegaskan bahwa aparat penegak hukum di KPK tetap menjalankan tugas meskipun mendekati periode mudik Lebaran.

“Sekarang mungkin masih ada beberapa hari ke depan, Ini hari ke 25 Ramadan Berarti ada sekitar 5 hari ke depan Jangan berpikir bahwa kami karena mau Lebaran kami mau mudik pulang dan membiarkan terjadinya tindak pidana korupsi di rentang waktu ke depan ini, tidak!” kata Asep.

Ia juga menegaskan bahwa penyidik KPK tetap siap melakukan tindakan hukum apabila menemukan praktik korupsi.

“Kami akan tetap Hadir untuk melakukan penindakan, apabila masih bandel melalukan tindak korupsi, jangan pikir Wah mungkin nanti penyidik pada mudik, Tidak!” tegasnya.

Penegasan tersebut muncul setelah KPK melakukan operasi tangkap tangan terhadap Bupati Cilacap yang diduga terkait praktik korupsi di daerah tersebut.

Hadapi Kemarau Panjang, Wali Kota Munafri Minta PDAM Makassar Jaga Pelayanan hingga Integritas Pegawai

Operasi tangkap tangan merupakan salah satu metode penindakan yang kerap digunakan oleh KPK untuk mengungkap tindak pidana korupsi secara langsung.

Dalam beberapa tahun terakhir, lembaga antikorupsi tersebut juga meningkatkan upaya pencegahan melalui edukasi, sistem pengawasan, serta penerbitan pedoman bagi pejabat publik.

Meski demikian, KPK menilai masih terdapat praktik korupsi yang terjadi di berbagai sektor.

Hingga kini penyidikan terhadap kasus yang menjerat Bupati Cilacap tersebut masih berlangsung dan belum ada keterangan resmi mengenai kemungkinan tersangka lain dalam perkara tersebut.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Pilah Sampah Jadi Kunci Selamatkan Kota Makassar, Pakar Lingkungan Tegaskan Kewajiban Sesuai Amanat UU

02

Viral Video Syur Ibu Guru Salsa Jember, Berikut Klarifikasinya

03

BPS: Indeks Kepuasan Layanan Haji Indonesia 2026 Capai 83,28 Persen, Masuk Kategori Sangat Memuaskan

04

Transformasi Haji Era Prabowo Berbuah Hasil, Kepuasan Jemaah 2026 Tertinggi Sepanjang Sejarah

05

Kapusdal LH SUMA: Langkah Berani Makassar Pilah Sampah Jadi Contoh Kota Metropolitan di Indonesia

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Kolom

× Advertisement
× Advertisement