Banjir dan Longsor Landa Kendari, 150 Rumah Warga Terdampak dan Ratusan Mengungsi

Banjir dan Longsor Landa Kendari, 150 Rumah Warga Terdampak dan Ratusan Mengungsi - Banjir - Gambar 864
Banjir dan Longsor Landa Kendari, 150 Rumah Warga Terdampak dan Ratusan Mengungsi.

Manyala.co – Cuaca ekstrem yang melanda Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, selama sepekan terakhir memicu bencana banjir dan tanah longsor di beberapa wilayah. Intensitas hujan yang tinggi secara terus-menerus telah menyebabkan genangan parah serta pergerakan tanah yang mengancam permukiman warga. Akibatnya, sedikitnya 150 rumah terdampak, mencakup 141 kepala keluarga (KK) yang kini harus berjuang melewati situasi darurat ini.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Sulawesi Tenggara, Wawan Ariyanto, dalam keterangannya kepada media pada Senin (30/6/2025), menjelaskan bahwa berdasarkan hasil asesmen cepat (rapid assessment) di lapangan, bencana banjir telah merendam 139 rumah yang tersebar di empat kelurahan. Sebagian besar korban kini mengungsi ke rumah kerabat, masjid, maupun ke tenda-tenda darurat yang disediakan oleh pemerintah daerah.

Kelurahan Lepo-Lepo menjadi wilayah dengan dampak terparah, dengan catatan sebanyak 103 rumah terendam banjir dan 103 kepala keluarga terdampak. Sementara itu, di Kampung Salo terdapat 20 rumah dan 20 KK terdampak, disusul Kelurahan Sanua dengan 14 rumah dan 16 KK, serta Kelurahan Sodohoa sebanyak dua rumah dengan dua KK yang ikut merasakan dampaknya.

Tidak hanya banjir, tanah longsor juga dilaporkan terjadi dan menimbun sedikitnya 11 rumah warga. Dari jumlah tersebut, sembilan rumah berada di Kelurahan Sanua dan dua lainnya di Kelurahan Sodohoa. Meski sebagian besar warga berhasil menyelamatkan diri, satu orang dilaporkan mengalami luka ringan akibat peristiwa longsor tersebut.

“Evakuasi sebagian besar dilakukan secara mandiri oleh warga yang dibantu oleh petugas Tagana dan staf Dinas Sosial. Kita pantau terus perkembangan di lapangan,” ujar Wawan Ariyanto.

Jawab Pandangan Fraksi DPRD Makassar, Wali Kota Munafri Tegaskan Perubahan APBD 2026 Harus Berdampak ke Masyarakat

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara merespons cepat dengan menyalurkan bantuan logistik bagi korban terdampak. Bantuan yang telah disalurkan antara lain makanan siap saji, selimut, kasur lipat, tenda gulung, perlengkapan bayi dan kebersihan, family kit, serta penyediaan air bersih dan dapur umum lapangan.

Menurut Wawan, kondisi di beberapa titik banjir masih belum menunjukkan tanda-tanda surut. Di wilayah Kelurahan Lepo-Lepo, misalnya, ketinggian air justru cenderung meningkat. Pemerintah terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menyiapkan skenario penanganan darurat jika curah hujan tinggi masih berlanjut.

“Situasi ini memerlukan kewaspadaan semua pihak. Kami terus melakukan pemantauan dan distribusi bantuan. Keselamatan dan kebutuhan dasar warga menjadi prioritas,” tegasnya.

Pemerintah juga mengimbau masyarakat yang tinggal di wilayah rawan banjir dan longsor untuk siaga dan segera mengungsi bila diperlukan. Proses pendataan kerusakan dan kebutuhan lanjutan masih dilakukan secara bertahap oleh tim gabungan.

Musibah ini menjadi pengingat pentingnya perencanaan mitigasi bencana yang lebih sistematis, terutama di wilayah perkotaan dengan risiko tinggi seperti Kendari. Dukungan lintas sektor, baik dari pemerintah daerah, pusat, hingga masyarakat, dibutuhkan agar penanganan bencana bisa lebih cepat, efektif, dan berkelanjutan.

Pemilahan Sampah Diperkuat, 24 BSU di Kecamatan Wajo Jadi Garda Depan Sebelum Sampah ke TPA

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

La Tinro Soroti Konflik Lahan BUMN dan Masyarakat dalam RDPU Baleg DPR RI

02

Pendidikan Gratis dan Guru Jadi Sorotan, La Tinro Minta Pemerintah Jangan Salah Prioritas

03

La Tinro Soroti Pemerataan Perpustakaan Daerah dan Kesejahteraan Relawan Literasi

04

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

05

Pasangan Suami Istri Di Temukan Meninggal Di Jalan Jogja – Magelang

06

Pemadaman Listrik Makassar, Wali Kota Appi Desak PLN Segera Normal 5 September

07

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Rahmat Erwin Abdullah Ukir Sejarah di Asian Games 2026, Emas dan 2 Rekor Dunia

Pelatihan Deep Learning Digelar 2 Hari, Guru PJOK Tallo Siap Mulia­kan Pendidikan dan Cetak Atlet dari SD

Beasiswa Madinah: Bosowa Peduli Dukung Pendidikan 4 Mahasiswa Makassar di Arab Saudi

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Kolom

× Advertisement
× Advertisement