Manyala.co – Kota Makassar akan menjadi tuan rumah bagi salah satu agenda penting dunia pendidikan nasional pada Sabtu, 2 Agustus 2025. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Prof Abdul Mu’ti, M.Ed., dijadwalkan berkunjung ke kampus Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar untuk menghadiri sekaligus menjadi pembicara utama dalam sebuah seminar nasional yang membahas tema mutakhir: “AI dan Masa Depan Pendidikan.”
Kedatangan Prof Mu’ti ke Unismuh menjadi sorotan karena ini merupakan kunjungan perdananya ke kampus tersebut. Momentum ini dianggap sebagai kehormatan besar oleh civitas akademika Unismuh. “Ini kunjungan pertama beliau ke kampus kami, tentu menjadi suatu kehormatan dan kebanggaan tersendiri karena beliau hadir sebagai keynote speaker dalam seminar nasional yang terbuka untuk umum,” ujar Prof Dr Andi Sukri Syamsuri, Wakil Rektor I Unismuh sekaligus Ketua Panitia.
Kegiatan ini akan berlangsung di Gedung Balai Sidang Muktamar, Lantai 3 Unismuh, dengan waktu pelaksanaan dimulai pukul 13.15 WITA. Prof Mu’ti sendiri dijadwalkan tiba lebih awal dan akan disambut secara khusus di Lantai 17 Gedung Iqra sebelum menuju lokasi seminar.
Tema yang diangkat dalam seminar nasional ini terbilang sangat relevan dengan tantangan dan perkembangan zaman saat ini, yakni “Kecerdasan Buatan (AI) dan Masa Depan Pendidikan.” Acara ini tidak hanya terbuka untuk kalangan dosen dan mahasiswa, tetapi juga diperuntukkan bagi karyawan dan masyarakat umum yang tertarik pada isu teknologi dan pendidikan.
Panitia berharap seminar ini menjadi titik awal untuk memperkuat literasi teknologi di lingkungan Unismuh, serta menjadi jembatan dialog antara dunia akademik dan kebijakan nasional dalam menyikapi pesatnya perkembangan AI dalam sistem pendidikan.
Menariknya, pada hari yang sama, Unismuh juga menjadi lokasi penyelenggaraan agenda besar lainnya, yakni Musyawarah Wilayah III Tarjih Muhammadiyah yang digelar oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulawesi Selatan. Acara ini akan dilaksanakan di Aula I-GIFT Theater, Lantai 2 Gedung Iqra, dan diikuti oleh para tokoh dan perwakilan dari berbagai daerah di Sulsel.
“Dua agenda besar ini kami selenggarakan berbarengan di lingkungan kampus Unismuh. Karena itu, kami mengajak seluruh civitas akademika untuk ambil bagian dan mendukung suksesnya kedua kegiatan ini,” tambah Prof Andi Sukri dalam keterangan resminya usai memimpin rapat koordinasi panitia.
Rapat koordinasi terakhir jelang pelaksanaan seminar dan musyawarah wilayah tersebut digelar pada Jumat, 1 Agustus 2025, di Lantai 16 Gedung Iqra. Rapat ini turut dihadiri oleh Rektor Unismuh Dr Abdul Rakhim Nanda, Wakil Rektor II Dr Hj Ihyani Malik, Wakil Rektor III Dr Burhanuddin, Wakil Rektor IV Dr KH Mawardi Pewangi, Kabag Keuangan Sahabuddin, dan jajaran panitia pelaksana lainnya.
Untuk mendukung kelancaran acara, panitia juga telah menyiapkan berbagai fasilitas, mulai dari ruang salat di Lantai 3 Balai Sidang Muktamar, hingga akses ke Masjid Subulussalam yang berada dalam kawasan kampus. Persiapan teknis termasuk penyambutan tamu VVIP, akomodasi pembicara, dan tata panggung telah dipastikan rampung.
Rangkaian kegiatan akan dimulai sejak pagi hari, diawali dengan pembukaan Musyawarah Tarjih Muhammadiyah PWM Sulsel. Setelah itu, pada siang hari, barulah seminar nasional bersama Prof Abdul Mu’ti digelar.
Kehadiran Prof Mu’ti, yang dikenal sebagai intelektual Muslim sekaligus tokoh pendidikan nasional, diharapkan dapat memberikan wawasan baru sekaligus pemahaman strategis mengenai peran kecerdasan buatan dalam dunia pendidikan. Apalagi, diskursus soal AI kini menjadi salah satu fokus utama dalam kebijakan pendidikan nasional maupun global.
Dengan pertemuan dua agenda besar ini, Unismuh Makassar tidak hanya menjadi tempat diskusi ilmiah, tetapi juga panggung konsolidasi ide dan gagasan bagi penguatan nilai-nilai keilmuan dan keislaman di era digital. Suasana akademik dan spiritual diyakini akan menyatu dalam satu rangkaian kegiatan penuh makna di jantung kampus Muhammadiyah terbesar di Sulawesi Selatan.
































