DPR: Pembatalan Haji Harus Diumumkan Kepala Negara

DPR
Pembatalan Keberangkatan Haji 2026, DPR: Hanya Kepala Negara yang Bisa Mengumumkan (Dok. merdeka.com)

Manyala.co – Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang menyatakan keputusan terkait kemungkinan pembatalan keberangkatan ibadah haji 2026 harus diumumkan langsung oleh kepala negara agar memiliki legitimasi dan otoritas penuh di tengah situasi geopolitik global.

Pernyataan tersebut disampaikan Marwan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (13/3), merespons wacana pembatalan ibadah haji akibat eskalasi konflik di Timur Tengah.

Menurutnya, keputusan terkait kebijakan strategis seperti pembatalan haji tidak dapat disampaikan secara sepihak oleh kementerian teknis.

“Kita sudah mengingatkan Menteri Haji, mengatakan ‘tidak berangkat Haji’ itu bukan Menteri, tapi Kepala Negara,” kata Marwan.

Ia menegaskan bahwa keputusan resmi harus diumumkan oleh kepala negara agar memiliki kepastian hukum serta kejelasan bagi masyarakat.

Pra Muktamar V Wahdah Islamiyah, Ustadz Zaitun Rasmin: Momentum Perkuat Konsolidasi dan Evaluasi Perjalanan Dakwah

Selain itu, pengumuman oleh kepala negara juga dinilai mencerminkan koordinasi penuh pemerintah dalam merespons situasi internasional yang dapat memengaruhi penyelenggaraan ibadah haji.

Marwan menambahkan bahwa kementerian terkait perlu melakukan koordinasi intensif dengan Presiden sebelum menyampaikan keputusan apa pun kepada publik.

Menurutnya, presiden memiliki akses informasi dan jaringan diplomatik yang lebih luas dalam memantau perkembangan konflik global.

“Saya kira Bapak Presiden pasti lebih tahu ketimbang Menteri Haji situasi internasional, apalagi dia punya jaringan yang lebih luas,” ujarnya.

Ia juga menyebut kepala negara memiliki pemahaman yang lebih komprehensif mengenai dinamika geopolitik, termasuk kemungkinan dampaknya terhadap penyelenggaraan ibadah haji.

Bapenda Makassar Catat Surplus Rp130 Miliar, Realisasi Pendapatan Tembus 49 Persen

Komisi VIII DPR, yang membidangi urusan agama dan penyelenggaraan haji, saat ini terus meminta kejelasan dari pemerintah terkait persiapan haji 2026.

Marwan mengatakan DPR ingin memastikan seluruh langkah yang telah diambil pemerintah berjalan sesuai rencana dan mempertimbangkan berbagai skenario yang mungkin terjadi.

Ia menilai pemahaman pemerintah mengenai situasi global perlu disertai langkah konkret, terutama terkait koordinasi dengan berbagai pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan ibadah haji.

“Ya tentu pemahaman Menteri Haji sekarang tentang situasi ini, alhamdulillah mereka sudah mempersiapkan. Tapi tetap kita tagih, umpamanya sudah bicara nggak sama pihak-pihak tentang transaksi yang sudah dilakukan?” kata Marwan.

Ia menambahkan bahwa DPR ingin memastikan pemerintah tidak hanya memahami situasi, tetapi juga mengambil langkah nyata dalam mengantisipasi potensi perubahan kebijakan.

Hadapi Kemarau Panjang, Wali Kota Munafri Minta PDAM Makassar Jaga Pelayanan hingga Integritas Pegawai

Pelaksanaan ibadah haji merupakan salah satu kegiatan keagamaan terbesar yang melibatkan koordinasi lintas negara.

Indonesia merupakan negara dengan jumlah jemaah haji terbesar di dunia setiap tahunnya.

Karena itu, setiap perubahan kebijakan terkait penyelenggaraan haji biasanya melibatkan komunikasi antara pemerintah Indonesia dan otoritas di Arab Saudi.

Hingga Jumat malam, belum ada keputusan resmi dari pemerintah mengenai kemungkinan pembatalan keberangkatan haji 2026.

Pemerintah juga belum mengumumkan perubahan kebijakan terkait persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun tersebut.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Pilah Sampah Jadi Kunci Selamatkan Kota Makassar, Pakar Lingkungan Tegaskan Kewajiban Sesuai Amanat UU

02

Viral Video Syur Ibu Guru Salsa Jember, Berikut Klarifikasinya

03

BPS: Indeks Kepuasan Layanan Haji Indonesia 2026 Capai 83,28 Persen, Masuk Kategori Sangat Memuaskan

04

Transformasi Haji Era Prabowo Berbuah Hasil, Kepuasan Jemaah 2026 Tertinggi Sepanjang Sejarah

05

Wali Kota Munafri Ikut Lari 10K dan Apresiasi Konsistensi Gelaran Makassar SMAnSA Run

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Kolom

× Advertisement
× Advertisement