Iran Kecam Pengumuman Gencatan Senjata Trump, Peringatkan AS Soal Balasan Mematikan

Iran Kecam Pengumuman Gencatan Senjata Trump, Peringatkan AS Soal Balasan Mematikan - Trump - Gambar 926
Pemerintah Iran melalui Garda Revolusi Islam menanggapi keras pengumuman sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengenai gencatan senjata antara Israel dan Iran, Selasa (24/6/2025),

Manyala.co – Pemerintah Iran melalui Garda Revolusi Islam (IRGC) menanggapi keras pengumuman sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengenai gencatan senjata antara Israel dan Iran. Komandan pasukan darat IRGC, Mohammad Pakpour, dalam pernyataan yang disiarkan oleh televisi nasional Iran pada Selasa (24/6/2025), mengecam keras pernyataan Trump dan memperingatkan kemungkinan balasan yang jauh lebih berat jika serangan terhadap Iran kembali terjadi.

“Kami memperingatkan presiden Amerika yang sembrono dan arogan, bahwa jika agresi terhadap tanah suci Republik Islam Iran dan para syuhada kami diulangi, maka mereka akan menerima balasan yang jauh lebih menghancurkan dan penuh penyesalan,” ujar Pakpour dalam siaran tersebut.

Pernyataan bernada keras ini dikeluarkan tidak lama setelah Presiden Trump secara mengejutkan mengumumkan bahwa Israel dan Iran telah sepakat untuk menghentikan konflik bersenjata yang telah berlangsung selama hampir dua pekan terakhir.

Melalui platform media sosial pribadinya, Truth Social, Trump mengklaim bahwa kedua negara sepakat melaksanakan gencatan senjata penuh selama 24 jam, yang dimulai pada tengah malam waktu setempat. Dalam pernyataannya, Trump menulis seluruhnya dengan huruf kapital dan menyebut ini sebagai akhir dari “Perang 12 Hari”.

“Selamat kepada semua orang!” tulis Trump. “Telah disepakati sepenuhnya oleh dan antara Israel dan Iran bahwa akan ada GENCATAN SENJATA SELURUHNYA… yang dimulai sekitar enam jam dari sekarang, ketika kedua negara telah menyelesaikan operasi terakhir mereka.”

Menlu Sugiono Buka Sidang PBB dengan Salam Lintas Agama, Tegaskan Ketahanan Nasional dan Dukungan untuk Palestina

Trump menjelaskan bahwa gencatan senjata akan dilakukan dalam dua tahap: Iran akan memulainya pada jam ke-12, diikuti oleh Israel pada jam ke-24, yang menurutnya akan menandai berakhirnya konflik secara resmi. Ia juga menyatakan bahwa selama masa gencatan senjata, kedua belah pihak akan menjaga perdamaian dan saling menghormati.

“Ini adalah perang yang bisa berlangsung bertahun-tahun dan menghancurkan seluruh kawasan Timur Tengah, tapi nyatanya tidak terjadi, dan tidak akan pernah terjadi,” tulis Trump. Ia mengakhiri pernyataannya dengan ucapan doa bagi Israel, Iran, Timur Tengah, Amerika Serikat, dan dunia.

Pengumuman tersebut muncul hanya beberapa jam setelah Iran melakukan serangan terhadap pangkalan militer milik AS di Qatar. Serangan itu disebut sebagai pembalasan langsung atas agresi sebelumnya dari pihak AS yang menyasar fasilitas nuklir utama Iran. Serangkaian eskalasi dalam konflik ini telah memicu kekhawatiran luas akan perluasan perang ke kawasan lain di Timur Tengah.

Meski gencatan senjata diumumkan, respons dari Iran mengindikasikan bahwa ketegangan masih jauh dari mereda. Retorika tegas dari IRGC menunjukkan bahwa setiap bentuk provokasi di masa mendatang dapat dibalas dengan kekuatan yang lebih besar. Sementara itu, komunitas internasional terus memantau situasi dengan cermat dan berharap agar gencatan senjata benar-benar dapat menghentikan siklus kekerasan.

Putin Sebut Indonesia Mitra Kunci Rusia, Prabowo Tegaskan Kemitraan Strategis

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

La Tinro Soroti Konflik Lahan BUMN dan Masyarakat dalam RDPU Baleg DPR RI

02

Pendidikan Gratis dan Guru Jadi Sorotan, La Tinro Minta Pemerintah Jangan Salah Prioritas

03

La Tinro Soroti Pemerataan Perpustakaan Daerah dan Kesejahteraan Relawan Literasi

04

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

05

Pasangan Suami Istri Di Temukan Meninggal Di Jalan Jogja – Magelang

06

Pemadaman Listrik Makassar, Wali Kota Appi Desak PLN Segera Normal 5 September

07

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Rahmat Erwin Abdullah Ukir Sejarah di Asian Games 2026, Emas dan 2 Rekor Dunia

Pelatihan Deep Learning Digelar 2 Hari, Guru PJOK Tallo Siap Mulia­kan Pendidikan dan Cetak Atlet dari SD

Beasiswa Madinah: Bosowa Peduli Dukung Pendidikan 4 Mahasiswa Makassar di Arab Saudi

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Kolom

× Advertisement
× Advertisement