Manyala.co – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Daerah Istimewa Yogyakarta (Kanwil Kemenkum DIY) melakukan penyegelan seluruh ruang kerja sebagai langkah preventif menjelang cuti bersama dan libur Lebaran 1447 H.
Langkah ini dilakukan setelah inspeksi menyeluruh terhadap fasilitas kantor guna memastikan kondisi aman sebelum aktivitas dihentikan sementara.
Kepala Kanwil Kemenkum DIY Agung Rektono Seto memimpin langsung proses pengecekan akhir sebelum penyegelan dilakukan di seluruh ruangan.
“Kita ingin memastikan bahwa seluruh sarana dan prasarana dalam kondisi aman dan terkendali sebelum memulai cuti lebaran. Penyegelan ini bukan sekadar formalitas, tapi bentuk tanggung jawab kita dalam menjaga aset negara,” ujar Agung.
Ia menambahkan bahwa prosedur tersebut merupakan standar operasional yang diterapkan setiap tahun guna menjamin keamanan selama masa libur panjang.
Sebelum penyegelan dilakukan, tim bagian umum terlebih dahulu melakukan pemeriksaan teknis terhadap seluruh ruangan.
Pemeriksaan meliputi pemutusan aliran listrik dari perangkat elektronik yang tidak digunakan serta memastikan seluruh instalasi air dalam kondisi tertutup untuk mencegah risiko kebocoran.
Kepala Bagian Umum dan Tata Usaha Yudi Arto menjelaskan bahwa sistem pengamanan dilakukan secara berlapis, termasuk pengawasan oleh petugas keamanan yang tetap berjaga selama 24 jam.
“Sesuai arahan pimpinan, kami pastikan semua instalasi listrik yang tidak diperlukan sudah diputus. Setelah dipastikan aman, baru kita lakukan penyegelan pintu,” kata Yudi.
Selain itu, pihaknya juga mengatur jadwal piket manajerial dan patroli rutin untuk memastikan keamanan lingkungan kantor tetap terjaga selama periode libur.
Pengawasan dilakukan melalui pemantauan kamera pengawas (CCTV) serta patroli fisik secara berkala oleh petugas keamanan.
Langkah ini bertujuan untuk meminimalisir potensi gangguan seperti korsleting listrik, kebakaran, maupun risiko kehilangan dokumen penting negara.
Dengan selesainya proses penyegelan, seluruh aktivitas perkantoran di Kanwil Kemenkum DIY resmi dihentikan sementara.
Operasional kantor akan kembali berjalan normal setelah masa cuti bersama berakhir, sesuai dengan jadwal yang ditetapkan pemerintah.
Penerapan prosedur pengamanan menjelang libur panjang merupakan praktik umum di instansi pemerintah, khususnya untuk menjaga keberlangsungan layanan publik dan perlindungan aset negara.
Hingga saat ini, tidak ada laporan insiden keamanan di lingkungan kantor tersebut menjelang masa libur.































