Kasus Video Dewasa Lisa Mariana: Pemeran Pria Bertato Juga Diperiksa Polisi, Diduga Teman Dekat

Kasus Video Dewasa Lisa Mariana: Pemeran Pria Bertato Juga Diperiksa Polisi, Diduga Teman Dekat - Kasus - Gambar 679
Lisa Mariana: Pemeran Pria Bertato Juga Diperiksa Polisi, Diduga Teman Dekat

Manyala.co – Penanganan kasus video porno yang melibatkan sosok Lisa Mariana terus bergulir di Polda Jawa Barat. Setelah sebelumnya Lisa mengakui bahwa dirinya adalah perempuan dalam video yang tersebar luas di media sosial dan grup percakapan, kini polisi juga telah memeriksa sosok pria yang menjadi lawan main dalam rekaman tersebut.

Kepala Bidang Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawa, mengonfirmasi bahwa penyidik telah meminta keterangan dari laki-laki yang ada di video itu. Pria tersebut diidentifikasi dengan inisial F dan disebut memiliki tato yang khas, sesuai dengan ciri yang terlihat dalam rekaman. F sendiri telah mengakui keterlibatannya dan membenarkan bahwa dirinya memang orang yang ada dalam video tersebut.

“Jadi dari pemeriksaan sementara, keduanya saling mengenal. Si laki-laki adalah teman pergaulan dari yang bersangkutan (Lisa Mariana). Hubungannya cukup dekat dan bisa dibilang mesra,” ujar Hendra kepada wartawan.

Pernyataan Hendra itu juga menekankan bahwa kedua pihak yang terlibat dalam video tersebut sudah mengakui peran masing-masing tanpa ada paksaan. Hal ini dinilai penting untuk mendalami motif dan konteks pembuatan video tersebut, termasuk apakah ada unsur eksploitasi, penyebaran tanpa izin, atau tindakan melawan hukum lainnya.

Sebelumnya, Lisa Mariana terlihat mendatangi Polda Jawa Barat pada Selasa, 15 Juli 2025 untuk memenuhi panggilan pemeriksaan. Ia datang dengan mengenakan pakaian sederhana dan dikawal oleh kuasa hukumnya. Dalam pemeriksaan itu, Lisa memberikan pernyataan resmi kepada penyidik dan membenarkan bahwa perempuan dalam video itu adalah dirinya sendiri.

Instruksi Wali Kota Makassar: Mulai 1 Agustus, TPA Tamangapa Tak Lagi Terima Sampah Campur

Lisa menyampaikan bahwa video tersebut merupakan dokumentasi pribadi dan tidak pernah ia sebarkan secara sengaja. Ia juga mengaku bahwa perekaman dilakukan atas dasar suka sama suka, tanpa ada tekanan atau paksaan dari pihak manapun. Namun, kini ia merasa menjadi korban penyebaran konten pribadi yang menyalahi batas privasi.

“Dia (Lisa) sudah mengakui secara terbuka bahwa dirinya adalah pihak yang ada dalam video. Pemeran pria pun demikian. Kita saat ini sedang mendalami bagaimana video tersebut bisa tersebar ke publik,” jelas Hendra.

Ketika ditanya lebih lanjut mengenai latar belakang pria berinisial F itu, apakah ia berasal dari kalangan selebritas, model, atau figur publik lainnya, Hendra tidak memberikan informasi rinci. Ia hanya menyatakan bahwa F bukan sosok asing dalam kehidupan Lisa. “Bukan artis atau figur publik. Tapi teman dekat, ya teman dalam pergaulannya,” katanya.

Sampai saat ini, pihak kepolisian masih menyelidiki sumber awal penyebaran video tersebut. Polisi juga tengah menelusuri apakah ada pelanggaran hukum yang berkaitan dengan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), khususnya terkait distribusi konten asusila di ranah digital.

Kasus ini menyorot pentingnya kesadaran digital dan batas etika dalam menyimpan maupun membagikan konten pribadi. Terlebih, dalam beberapa tahun terakhir, penyebaran video asusila tanpa izin telah menjerat banyak individu dalam masalah hukum serius dan mencoreng reputasi.

Pemkot Makassar Tuntaskan BAST Renovasi, DPRD Segera Tempati Gedung Sementara di Pettarani

Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarluaskan konten video yang melanggar kesusilaan, dan segera melapor jika mengetahui peredaran konten serupa. “Kami akan menindak tegas siapa pun yang dengan sengaja menyebarkan konten pribadi seseorang tanpa izin. Ini melanggar hukum dan dapat dipidana,” tegas Hendra.

Penyelidikan terhadap kasus Lisa Mariana ini akan terus dilanjutkan hingga tuntas, termasuk kemungkinan melibatkan ahli forensik digital untuk melacak asal mula distribusi video yang kini telah menyebar luas di dunia maya. Pihak kepolisian menegaskan bahwa mereka berkomitmen memberikan perlindungan terhadap korban, sekaligus menindak tegas pelaku penyebaran konten pribadi.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

02

Gelar Penelitian di Pesisir Singkawang, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya Dorong Kolaborasi Blue Economy

03

Ancaman Perang Baru di Timur Tengah, Houthi Ultimatum Arab Saudi dan Siap Tutup Selat Bab al-Mandeb

04

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

05

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Kolom

× Advertisement
× Advertisement