Kolombia Bergabung dengan Inisiatif Sabuk dan Jalan China, Tandai Pengaruh Beijing yang Meningkat di Amerika Latin

Kolombia Bergabung dengan Inisiatif Sabuk dan Jalan China, Tandai Pengaruh Beijing yang Meningkat di Amerika Latin - China - Gambar 1445
Presiden China Xi Jinping berjabat tangan dengan Presiden Kolombia Gustavo Petro selama upacara penandatanganan yang diadakan di Aula Besar Rakyat di Beijing, Cina, 25 Oktober 2023. (dok. Ken Ishii/Pool via REUTERS).

Manyala.co – Pada Rabu, 14 Mei 2025, Presiden China, Xi Jinping, dan Presiden Kolombia, Gustavo Petro, mengumumkan perjanjian kerjasama resmi antara kedua negara di Beijing. Kolombia kini menjadi anggota terbaru dalam Inisiatif Sabuk dan Jalan (Belt and Road Initiative/BRI) yang digagas oleh China. Proyek global ini bertujuan untuk menghubungkan negara-negara di seluruh dunia dengan pembangunan infrastruktur dan peningkatan konektivitas perdagangan yang melintasi benua.

Melalui kerjasama ini, China berkomitmen untuk memperluas hubungan dagangnya dengan Kolombia. “Kami siap mengimpor lebih banyak produk berkualitas tinggi dari Kolombia dan memberikan dukungan kepada perusahaan kami untuk berinvestasi dan berbisnis di sana,” ujar Xi Jinping dalam pertemuan tersebut. Presiden China juga menekankan pentingnya kolaborasi dalam pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.

Kolombia, yang sebelumnya lebih mengandalkan Amerika Serikat sebagai mitra dagang utama, kini menjadikan China sebagai salah satu mitra ekonomi terpenting. Negara ini bahkan telah melampaui posisi AS dalam hal impor, menjadikan Beijing sebagai sumber impor terbesar kedua bagi Kolombia setelah AS. Dalam beberapa tahun terakhir, volume perdagangan antara kedua negara mengalami lonjakan signifikan, yang semakin mengukuhkan posisi China di kawasan Amerika Latin yang selama ini menjadi wilayah pengaruh tradisional AS.

Lebih dari 20 negara di Amerika Latin kini tergabung dalam BRI, yang menandakan bahwa banyak negara di kawasan tersebut mulai mencari alternatif kemitraan ekonomi di luar dominasi negara-negara Barat. Meskipun demikian, tidak semua negara di kawasan ini sepenuhnya menyambut baik kemitraan dengan China. Panama, misalnya, mengumumkan keluar dari BRI pada bulan Februari 2025, yang dianggap oleh Beijing sebagai hasil dari tekanan politik dari Washington.

Gustavo Petro, yang telah menyatakan komitmennya untuk memperluas kerjasama ekonomi dengan China, menyebut negara tersebut sebagai mitra global utama Kolombia. Petro menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam BRI akan memberi Kolombia kesempatan untuk menarik investasi asing, memperkuat sektor-sektor strategis, dan meningkatkan pembangunan infrastruktur yang dapat mendukung keberlanjutan ekonomi nasional.

Menlu Sugiono Buka Sidang PBB dengan Salam Lintas Agama, Tegaskan Ketahanan Nasional dan Dukungan untuk Palestina

Sektor-sektor yang diharapkan mendapat manfaat dari kemitraan ini termasuk energi, transportasi publik, pelabuhan, dan pertanian. China sudah menunjukkan minat besar terhadap proyek-proyek infrastruktur besar di Kolombia dan berkomitmen untuk mengintegrasikan negara tersebut ke dalam jaringan logistik global yang dikendalikan oleh Beijing. Dengan adanya BRI, Kolombia berpotensi menjadi pintu gerbang bagi pengaruh ekonomi China di kawasan Amerika Selatan.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

La Tinro Soroti Konflik Lahan BUMN dan Masyarakat dalam RDPU Baleg DPR RI

02

Pendidikan Gratis dan Guru Jadi Sorotan, La Tinro Minta Pemerintah Jangan Salah Prioritas

03

La Tinro Soroti Pemerataan Perpustakaan Daerah dan Kesejahteraan Relawan Literasi

04

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

05

Pasangan Suami Istri Di Temukan Meninggal Di Jalan Jogja – Magelang

06

Pemadaman Listrik Makassar, Wali Kota Appi Desak PLN Segera Normal 5 September

07

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Rahmat Erwin Abdullah Ukir Sejarah di Asian Games 2026, Emas dan 2 Rekor Dunia

Pelatihan Deep Learning Digelar 2 Hari, Guru PJOK Tallo Siap Mulia­kan Pendidikan dan Cetak Atlet dari SD

Beasiswa Madinah: Bosowa Peduli Dukung Pendidikan 4 Mahasiswa Makassar di Arab Saudi

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Kolom

× Advertisement
× Advertisement