Komisi IX DPR Dorong Evaluasi Yayasan Mitra MBG Usai Kisruh Dapur Kalibata

Komisi IX DPR Dorong Evaluasi Yayasan Mitra MBG Usai Kisruh Dapur Kalibata -  - Gambar 1994
Untuk diketahui, menu yang dihadirkan dan diolah di dapur untuk Makan Bergizi Gratis dikelola langsung oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang ditunjuk Badan Gizi Nasional (BGN). (dok. merdeka.com/Arie Basuki)

Manyala.co – Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Yahya Zaini, menilai perlunya pengawasan yang lebih ketat terhadap yayasan mitra program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang bekerja sama dengan Badan Gizi Nasional (BGN). Hal ini menyusul munculnya keluhan dari salah satu mitra dapur MBG di Kalibata, Jakarta Selatan, yang mengaku belum menerima hak pembayarannya dari Yayasan MBN.

“Skema kerja sama dengan yayasan bukanlah model awal yang dirancang BGN, melainkan masih bersifat uji coba. Karena itu, pengawasan terhadap skema ini perlu diperketat,” ujar Yahya saat dikonfirmasi, Kamis (17/4/2025).

Yahya menjelaskan bahwa yayasan yang ditunjuk tidak menangani langsung pelaksanaan di lapangan, melainkan menggandeng pihak ketiga seperti jasa katering. Oleh sebab itu, ia menilai pola kerja sama ini harus segera dievaluasi karena rentan disalahgunakan.

“Sehingga banyak ditemukan kekurangan-kekurangan dan mudah disalahgunakan. Dengan banyaknya kasus yang terjadi di lapangan, pola yayasan ini perlu dievaluasi dan ditinjau ulang,” tegasnya.

Yahya juga mendesak agar BGN mempercepat penerbitan regulasi terkait kerja sama dengan pihak ketiga sesuai rencana awal. Dalam skema tersebut, pihak ketiga akan membangun dapur dan kemudian disewa oleh BGN.

Putih Sari Bantu Warga Bekasi Hadapi Kemarau dengan Distribusi Air Bersih

“Pola ini akan lebih aman karena operasionalnya dikelola langsung oleh BGN. Selain itu, BGN perlu segera mempercepat proses rekrutmen pegawai pengelola SPPG dalam jumlah yang mencukupi sesuai kebutuhan,” tambahnya.


Mitra Dapur Kalibata Merugi, Kerugian Nyaris Capai Rp 1 Miliar

Sebelumnya, program MBG dilaporkan mengalami kendala di salah satu dapur mitranya yang berada di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan. Kuasa hukum Ira Mesra Destiawati—pemilik dapur—menyebut kliennya belum menerima pembayaran sejak Februari hingga Maret 2025.

“Klien kami tidak mendapatkan dana sepeserpun atas kerja sama yang dilakukan. Kami mendesak Yayasan MBN untuk segera membayarkan hak mitra dapur Kalibata yang didzolimi,” kata Danna Harly dalam konferensi pers, Rabu (16/4/2025).

Harly mengungkapkan bahwa dapur kliennya telah memproduksi sekitar 65.025 porsi makanan dalam dua tahap pengiriman, namun belum menerima pembayaran yang semestinya dari pihak yayasan.

“Total kerugian sejauh ini Rp 975.375.000, itu baru dua tahap. Makanya kami sekarang coba bicara ke media, ke masyarakat, supaya pemerintah aware. Baru dua tahap saja sudah seperti ini, berarti sudah harus ada pembetulan-pembetulan dalam pelaksanaan MBG supaya ke depannya tidak lagi seperti ini,” jelasnya.

Soroti Penahanan Febrie Adriansyah, Bimantoro Tegaskan Semua Warga Negara Sama di Hadapan Hukum

Perselisihan, menurut Harly, bermula dari ketidaksesuaian harga per porsi makanan yang sudah disepakati di dalam kontrak. Meski awalnya tercantum harga Rp 15.000 per porsi, sebagian porsi justru dihargai Rp 13.000, bahkan kemudian dipotong lagi Rp 2.500 per porsi tanpa alasan jelas.

“Padahal di kontrak perjanjian dengan Yayasan dicantumkan harga Rp 15.000 setiap porsinya sama rata. Namun sebagian diubah menjadi Rp 13.000 dan Pihak Yayasan sudah mengetahui terdapat perbedaan tersebut jauh sebelum ditandatangani perjanjian kerja sama. Setelah ada pengurangan pun hak kami juga dipotong sebesar Rp 2.500 setiap porsinya,” paparnya.

Lebih lanjut, Harly menjelaskan bahwa setelah BGN mengirim dana sebesar Rp 386.500.000 ke yayasan, kliennya justru mendapat pemberitahuan bahwa tidak berhak atas pembayaran tersebut karena masih dianggap memiliki kekurangan pembayaran sebesar Rp 45.314.249.


Dapur Kalibata Siap Kembali Beroperasi

Setelah sempat menemui jalan buntu, konflik antara mitra dapur MBG Kalibata dan Yayasan MBN akhirnya menemukan titik terang. Kuasa hukum Danna Harly menyebutkan bahwa proses mediasi telah dilakukan dengan difasilitasi oleh BGN, dan kedua belah pihak telah mencapai kesepahaman.

“Sudah dimediasi, sudah clear. Tinggal tunggu (pembayaran) dicairkan yayasan,” kata Harly, Kamis (17/4/2025).

La Tinro Soroti Penurunan Capaian Literasi dan Numerasi, Dorong Pemerintah Perkuat Evaluasi Pendidikan Nasional

Harly mengonfirmasi bahwa akar persoalan terletak pada pihak yayasan, yang sempat menahan dana dengan alasan ketidakjelasan nota mitra. Namun, usai mediasi, semua perhitungan telah disepakati.

“Katanya nota mitra gak jelas, tapi setelah mediasi ya sudah (clear) hitung-hitungannya. Tinggal nunggu saja nanti (pembayaran),” ucapnya.

Ia menambahkan bahwa BGN telah meminta dapur Kalibata untuk kembali beroperasi. Sementara dana yang belum dibayarkan oleh yayasan akan dibantu penyelesaiannya oleh BGN.

“Nanti ada dana dari BGN untuk bantu mitra, sekarang fokusnya dapur jalan kembali,” ungkapnya.

Ia juga memastikan bahwa dapur Kalibata telah kembali beroperasi per hari ini, dengan tim dapur yang langsung menangani operasionalnya.

“Betul (dapur kembali beroperasi),” tandasnya.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Viral Video Syur Ibu Guru Salsa Jember, Berikut Klarifikasinya

02

Pilah Sampah Jadi Kunci Selamatkan Kota Makassar, Pakar Lingkungan Tegaskan Kewajiban Sesuai Amanat UU

03

BPS: Indeks Kepuasan Layanan Haji Indonesia 2026 Capai 83,28 Persen, Masuk Kategori Sangat Memuaskan

04

Transformasi Haji Era Prabowo Berbuah Hasil, Kepuasan Jemaah 2026 Tertinggi Sepanjang Sejarah

05

RT 04 Tamangapa Jadi Percontohan Pemilahan Sampah di Makassar, Budaya Pilah Sampah Dimulai Sejak 2025

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Kolom

× Advertisement
× Advertisement