Maduro Hadapi Sidang Perdana di Pengadilan Federal New York

Maduro
Presiden Venezuela Nicolas Maduro tiba Heliport Downtown Manhattan menuju Gedung Pengadilan Daniel Patrick Manhattan untuk menjalani sidang di Kota New York, Amerika Serikat, Senin (5/1/2026). (Dok. Eduardo Munoz/REUTERS).

Manyala.co – Mantan Presiden Venezuela Nicolas Maduro tampil di Pengadilan Federal Manhattan, New York, Senin (5/1/2026), dengan pengawalan ketat aparat Amerika Serikat, menandai sidang perdananya sejak penangkapan dalam operasi militer mendadak di Caracas akhir pekan lalu.

Maduro, 63 tahun, dibawa ke ruang sidang dengan tangan diborgol dan mengenakan pakaian tahanan berwarna cokelat. Ia dikawal sejumlah petugas bersenjata lengkap yang mengenakan rompi taktis, mencerminkan tingginya tingkat pengamanan terhadap terdakwa dalam perkara bernilai strategis tinggi tersebut.

Kemunculan ini menjadi penampilan publik pertama Maduro sejak ia dan istrinya, Cilia Flores, ditangkap pada Sabtu dini hari dalam operasi militer Amerika Serikat di Caracas. Penangkapan itu segera memicu perhatian internasional karena melibatkan figur yang selama lebih dari satu dekade memegang kendali kekuasaan di Venezuela.

Berdasarkan foto-foto yang beredar luas, Maduro terlihat berjalan tertunduk saat memasuki gedung pengadilan federal. Ia diapit aparat keamanan dari berbagai sisi, sementara pengamanan tambahan disiagakan di sekitar kompleks pengadilan Manhattan sejak pagi hari.

Jaksa federal Amerika Serikat mendakwa Maduro atas tuduhan perdagangan narkoba lintas negara. Dakwaan tersebut merupakan bagian dari kasus pidana federal yang telah lama diajukan Washington terhadap pimpinan Venezuela, meski baru kini memasuki tahap persidangan terbuka.

Bahaya AI Kian Nyata, Ribuan Pegawai Google, Microsoft dan OpenAI Surati DPR AS

Dalam persidangan singkat itu, Maduro menolak seluruh dakwaan yang diarahkan kepadanya. Ia menyatakan dirinya sebagai pemimpin sah Venezuela sebelum ucapannya dipotong oleh hakim. Saat diminta menyampaikan pembelaan, ia kembali menegaskan ketidakbersalahannya dan menolak legitimasi proses hukum tersebut, sebagaimana dikutip dari laporan AP News, Selasa (6/1).

Sidang tersebut menandai dimulainya salah satu proses hukum paling signifikan yang pernah dilakukan Amerika Serikat terhadap seorang kepala negara asing. Kasus ini dipandang memiliki implikasi hukum dan diplomatik luas, mengingat status Maduro yang masih diklaim sebagai presiden konstitusional oleh sebagian pendukungnya.

Maduro dibawa ke Manhattan menggunakan helikopter dari Brooklyn, lokasi penahanannya sementara, sebelum diantar dengan kendaraan lapis baja menuju gedung pengadilan. Ia dan Flores mengenakan borgol kaki serta headset penerjemah untuk mengikuti jalannya sidang dalam bahasa Inggris.

Ketegangan sempat terjadi ketika persidangan berakhir. Seorang hadirin di ruang sidang melontarkan kecaman terhadap Maduro dan menyebutnya sebagai presiden yang tidak sah. Aparat keamanan segera mengamankan situasi dan mengawal Maduro keluar gedung pengadilan tanpa insiden lanjutan.

Proses hukum ini berlangsung di tengah ketegangan diplomatik yang lebih luas antara Washington dan Caracas. Pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara terbuka mendorong perubahan kepemimpinan di Venezuela, sebuah kebijakan yang selama ini menjadi sumber konflik berkepanjangan di kawasan Amerika Latin.

Putih Sari Bantu Warga Bekasi Hadapi Kemarau dengan Distribusi Air Bersih

Hingga Senin malam waktu setempat, belum ada pernyataan resmi dari pemerintah Venezuela terkait jadwal sidang lanjutan maupun status hukum Cilia Flores. Kasus ini diperkirakan akan terus menjadi sorotan internasional dalam beberapa pekan mendatang.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

60 Alumni Teknik Sipil Unhas Antusias Hadiri Site Visit Project WIKA Beton

02

Viral Video Syur Ibu Guru Salsa Jember, Berikut Klarifikasinya

03

Pilah Sampah Jadi Kunci Selamatkan Kota Makassar, Pakar Lingkungan Tegaskan Kewajiban Sesuai Amanat UU

04

Tim PKM PNUP Gelar Kegiatan Penerapan Teknologi di Kabupaten Sidrap

05

Menag Nasaruddin Umar Buka Secara Resmi Muktamar V Wahdah Islamiyah dan Kukuhkan 10.000 Guru Qur’an

06

Transformasi Haji Era Prabowo Berbuah Hasil, Kepuasan Jemaah 2026 Tertinggi Sepanjang Sejarah

07

LA TINRO LA TUNRUNG Dorong Terobosan Besar Pemberantasan Korupsi dalam Rapat Pemantauan UU Tipikor

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Kolom

× Advertisement
× Advertisement