Makassar dan Jepang Jajaki Proyek Percontohan Pengelolaan Sampah Jadi Bahan Bakar

Makassar dan Jepang Jajaki Proyek Percontohan Pengelolaan Sampah Jadi Bahan Bakar - Makassar - Gambar 1167
PT Awina Sinergi Internasional bersama mitra asal Jepang dan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, di Kantor Balai Kota Makassar, Kamis (5/6/2025).

Makassar, Manyala.co – PT Awina Sinergi Internasional bersama mitra asal Jepang memperkenalkan teknologi pengelolaan sampah berbasis energi. Hal ini menjadi salah satu alasan untuk menjajaki kerja sama dengan Pemerintah Kota Makassar.

Penawaran ini disampaikan langsung dalam pertemuan dengan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, di Kantor Balai Kota Makassar, Kamis (5/6/2025).

Perwakilan Jepang, Hirohide Nakamura (A-Wing Group) menyampaikan bahwa mereka ingin menghadirkan proyek percontohan pengelolaan sampah di Makassar.

Dengan pendekatan yang berbeda dari Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) pada umumnya.

“Kami menawarkan solusi teknologi pengolahan sampah yang fokus pada pemanfaatan kembali. Sampah menjadi bahan baku atau barang bernilai ekonomi, bukan langsung mengubahnya menjadi listrik karena investasi ke sana sangat besar,” ujar Nakamura.

Instruksi Wali Kota Makassar: Mulai 1 Agustus, TPA Tamangapa Tak Lagi Terima Sampah Campur

Menurutnya, pendekatan ini lebih realistis dan cepat diterapkan, sembari mempersiapkan tahapan ke arah energi terbarukan di masa mendatang.

Salah satu ide yang dibahas adalah menjadikan sebagian sampah sebagai bahan baku pembuatan bahan bakar diesel yang dapat diproduksi secara lokal.

“Kami tidak mengusulkan pengolahan semua jenis sampah, tapi fokus pada jenis sampah tertentu yang dapat diolah menjadi bahan bakar. Untuk itu, pemilahan sampah dari rumah tangga dan sektor swasta menjadi sangat penting,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pihak pemerintah, swasta, dan masyarakat dalam menerapkan sistem pengelolaan sampah yang efektif.

“Hal ini agar dapat menciptakan nilai ekonomi dan mengurangi beban lingkungan,” tuturnya.

Pemkot Makassar Tuntaskan BAST Renovasi, DPRD Segera Tempati Gedung Sementara di Pettarani

Menurut Nakamura, pihaknya ingin menghadirkan proyek percontohan pengelolaan sampah di Makassar yang selaras dengan peraturan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI, termasuk terkait larangan sistem pendampingan tertentu dalam pengelolaan limbah.

“Secara prinsip, kami ingin menindaklanjuti aturan yang ada dari Kementerian Lingkungan Hidup. Karena itu kami ingin membantu dengan membuat proyek percontohan di Makassar,” ujar Nakamura.

Ia menjelaskan konsep yang ditawarkan bukan sepenuhnya berupa pembangkit listrik tenaga sampah seperti yang umum dikenal melainkan mengolah sampah menjadi bahan baku baru atau produk bernilai ekonomi, seperti bahan bakar diesel.

Menurutnya, pengolahan sampah menjadi energi listrik membutuhkan investasi yang sangat besar dan jangka waktu yang panjang.

Banyak yang menyebut ini energi terbarukan, tapi kami tidak sepenuhnya setuju.

Komdigi Apresiasi Wali Kota Munafri, MCH Nabuka Nusantara Jadi Ruang Kreatif Anak Muda Makassar

“Di Jepang, sampah memang bisa diubah menjadi bahan bakar listrik, tapi itu memerlukan investasi sangat besar. Karena itu, fokus kami adalah mengolah sampah menjadi bahan baku baru yang bernilai dan bisa dilakukan lebih cepat,” bebernya.

Salah satu pendekatan yang dibahas adalah mendorong pemilahan sampah sejak dari rumah tangga dan sektor swasta, agar beban pengolahan di hilir bisa dikurangi dan menghasilkan nilai ekonomi lebih besar.

“Kami percaya, jika sampah dipilah sejak awal, maka pengelolaan akan jauh lebih efisien dan bisa menghasilkan profit. Ini yang kami ingin lakukan bersama di Makassar,” tambah Nakamura.

Sementara itu, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menyambut baik tawaran tersebut dan berharap kerja sama ini bisa segera ditindaklanjuti dengan rencana teknis yang konkret.

“Pihak Jepang akan menyusun rencana detail investasi dan konsultasi lanjutan agar proyek percontohan ini bisa segera direalisasikan. Kami Pemerintah Kota Makassar sendiri menyambut baik inisiatif ini dan akan menindaklanjutinya melalui kerja sama konkret,” jelas Munafri.

Appi juga membahas kelanjutan proyek pengolahan sampah yang sebelumnya mau dikembangkan yakni Waste-to-Energy.

Proyek yang telah dimulai sejak tahun lalu itu sempat tertunda, meski sebelumnya sudah MoU kontrak kerja sama dengan Pemerintah Kota Makassar sebelumnya.

Namun, kepastian mulai terlihat setelah Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan berkunjung ke Makassar.

Dalam kunjungan tersebut, disampaikan bahwa perusahaan yang telah meneken kontrak akan melanjutkan proses lanjutan.

Rencananya, pada 18 Juni mendatang, pihak perusahaan akan memberikan penjelasan rinci mengenai jalannya pembangunan fasilitas pengolahan sampah tersebut.

Dijelaskan pula bahwa proyek ini tidak hanya akan mengolah sampah eksisting di Tempat Pembuangan Akhir (TPA), tetapi juga seluruh sampah baru yang diproduksi Kota Makassar akan dikelola melalui fasilitas tersebut.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

02

Gelar Penelitian di Pesisir Singkawang, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya Dorong Kolaborasi Blue Economy

03

Ancaman Perang Baru di Timur Tengah, Houthi Ultimatum Arab Saudi dan Siap Tutup Selat Bab al-Mandeb

04

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

05

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Kolom

× Advertisement
× Advertisement