Makassar, Manyala.co – Pemerintah Kota Makassar melaporkan 81.466 pekerja rentan telah terlindungi melalui Program Makassar MULIA Berjasa hingga 2025, mendorong capaian Universal Coverage Jamsostek (UCJ) sebesar 63,47 persen, melampaui target nasional 57,10 persen.
Program Makassar MULIA Berjasa (Jaminan Sosial Terpadu bagi Pekerja Rentan) merupakan inisiatif prioritas Pemkot Makassar untuk memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi kelompok pekerja informal dan berpenghasilan rendah. Program ini mencakup buruh harian lepas, pengurus RT/RW, pekerja sektor informal, serta kelompok rentan lain yang belum sepenuhnya terjangkau sistem jaminan sosial.
Capaian tersebut dipaparkan dalam konferensi pers satu tahun kepemimpinan Makassar MULIA di Hotel Mercure Nexa Pettarani, Makassar, Kamis (19/2/2026). Berdasarkan data pemerintah kota, perlindungan terhadap 81.466 pekerja mendorong tingkat UCJ Makassar mencapai 63,47 persen pada 2025, melampaui target nasional sebesar 57,10 persen pada periode yang sama.
Survei yang dirilis Parameter Publik Indonesia menunjukkan seluruh responden yang mengetahui program tersebut menyatakan puas. Direktur Parameter Publik Indonesia, Ras MD, mengatakan, โTernyata program Makassar Mulia Berjasa mendapat apresiasi yang sangat positif oleh publik, itu angkanya enggak main-main menembus angka 100 persen.โ
Namun, tingkat literasi publik terhadap program ini masih rendah. Data survei mencatat hanya 0,3 persen responden mengaku sangat mengetahui program tersebut dan 11,8 persen menyatakan tahu. Sebanyak 37,8 persen responden mengaku kurang tahu, sementara 50 persen lainnya menyatakan tidak mengetahui sama sekali. โJadi catatannya bahwa program Makassar Mulia yang mengetahui tentang program ini baru di angka 12,1 persen,โ kata Ras, seraya menambahkan bahwa kategori pengetahuan publik masih sangat rendah.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, sebelumnya menegaskan program ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam memberikan rasa aman bagi pekerja rentan yang belum terlindungi sistem jaminan sosial secara menyeluruh. โKami melihat APBD Kota Makassar masih memungkinkan untuk menambah satu jaminan lagi, yaitu Jaminan Hari Tua bagi pekerja rentan,โ ujarnya.
Memasuki 2026, Pemkot Makassar menargetkan peningkatan UCJ menjadi 72,5 persen. Salah satu langkah strategis adalah penambahan kepesertaan Jaminan Hari Tua (JHT) bagi 45.000 pekerja rentan. Pemerintah kota juga memperkuat Sistem Keagenan Penggerak Jaminan Sosial (Agen Perisai) berbasis kelurahan guna menjangkau pekerja sektor informal yang belum terdaftar.
Pemerintah kota optimistis perluasan kepesertaan dapat terus meningkat hingga 90 persen sebelum 2029. Peran camat dan lurah disebut krusial dalam mendukung sistem keagenan tersebut agar cakupan perlindungan sosial semakin luas.
Belum ada verifikasi independen tambahan terkait hasil survei hingga Jumat siang. Namun, capaian UCJ Makassar yang melampaui target nasional menunjukkan percepatan perlindungan sosial di tingkat daerah, sejalan dengan agenda perluasan jaminan sosial ketenagakerjaan secara nasional.
































