PERWIRA LPMT Siap Gelar Gau Maraja Leang-Leang Maros 2025

PERWIRA LPMT Siap Gelar Gau Maraja Leang-Leang Maros 2025 -  - Gambar 3024

MAROS – Dalam upaya mengangkat kawasan karst Leang-Leang Maros ke tingkat internasional, Pemerintah Kabupaten Maros bersama Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XIX Sulawesi Selatan-Tenggara dan Perkumpulan Wija Raja La Patau Matanna Tikka (PERWIRA-LPMT) menggelar rapat koordinasi persiapan Gau Maraja Leang-Leang Maros 2025 di Kantor Bupati Maros, Senin, 10 Februari 2025.

Rapat ini adalah rapat lanjutan yang sebelumnya digelar di Rujab Bupati Maros pada 1 Februari 2025, pekan lalu.

Selain sebagai forum perencanaan teknis, rapat ini juga menjadi ajang silaturahmi bagi keturunan Raja La Patau Matanna Tikka—Raja Bone XVI, Datu Soppeng XVII, dan Ranreng Tuwa Wajo XVII. Momentum ini memperkuat ikatan sejarah serta komitmen bersama dalam merawat tradisi dan menjalin sinergi.

Bupati Maros, Dr. A.S. Chaidir Syam menegaskan bahwa festival ini bukan sekadar perayaan budaya, tetapi juga langkah strategis dalam mempromosikan Maros sebagai pusat sejarah peradaban manusia.

“Maros bukan hanya kaya akan warisan alam, tetapi juga memiliki sejarah panjang yang menjadi bagian penting dalam sejarah peradaban manusia. Melalui acara ini, kita ingin dunia melihat Maros sebagai pusat kebudayaan dan destinasi wisata sejarah unggulan,” ujar Chaidir Syam.

240 Ribu Guru PPPK Paruh Waktu Bakal Jadi Penuh Waktu Mulai 2027, Tanpa Tes

Gau Maraja Leang-Leang Maros 2025 mengusung tema “Leang-Leang Maros sebagai Gerbang Peradaban Awal dan Manusia Purba Dunia”, dengan slogan “Leang-Leang Goes to World Heritage”.

Acara ini diharapkan menjadi pendorong utama dalam upaya menjadikan Leang-Leang Maros sebagai Warisan Dunia UNESCO.

Sementara itu, Ketua Panitia, Marjan Massere, menjelaskan bahwa festival ini akan melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk akademisi, budayawan, komunitas masyarakat, lembaga adat dan generasi muda termasuk siswa dan mahasiswa.

Sebagai bagian dari upaya menghadirkan pameran budaya yang lebih komprehensif, panitia juga berencana bekerjasama Sekretariat Perkrisan Nasional Indonesia (SPNI), khususnya dalam penyelenggaraan Pameran Pusaka yang akan menampilkan koleksi bersejarah dengan nilai budaya tinggi.

Dalam rapat ini disepakati Rangkaian Acara Gau Maraja Leang-Leang Maros 2025 antara lain sebagai berikut:

Menhaj Lantik 174 Pejabat Kemenhaj, Tekankan Integritas dan Persiapan Haji 2027

  1. Leang-Leang Art and Cultural Festival
  2. Pertunjukan Seni Kolosal dan Video Mapping
  3. Kirab Budaya dan Festival Flora & Fauna
  4. Festival Kuliner Tradisional
  5. Pameran Pusaka (bekerja sama dengan SPNI) dan Artefak Prasejarah
  6. Seni Instalasi dan Pertunjukan Rakyat
  7. Seminar Internasional: “Bio and Cultural Diversity of Leang-Leang Maros”
  8. Kajian Akademik dan Publikasi Ilmiah
  9. Deklarasi dan Rekomendasi UNESCO
  10. Kampanye Digital: “Leang-Leang Goes to World Heritage”
  11. Produksi Short Film dan Dokumentasi Edukatif
  12. Tour Off-Road Geo Park Maros-Pangkep
  13. Leang-Leang Award: Penghargaan bagi pelestari budaya dan peneliti sejarah
  14. Pertemuan Akbar Perkumpulan Wija Raja La Patau Matanna Tikka (PERWIRA-LPMT)

Menurut Ketua Umum PERWIRA LPMT yang juga Dirut BUMN PT Indah Karya (Persero), A. M. Sapri Pamulu, Ph.D., festival ini akan berlangsung pada 3-5 Juli 2025 di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan sekaligus memeperingati Hari Jadi Kabupaten Maros.

Kegiatan ini adalah kolaborasi antar lembaga yaitu Pemkab Maros, Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) XIX Sulseltra dan PERWIRA LPMT.

Rangkaian kegiatan telah disusun di atas adalah untuk menggambarkan kekayaan budaya, sejarah, dan keindahan alam Maros. Kepala BPK XIX Sulseltra menekankan pentingnya.

Kolaborasi antara berbagai pemangku kepentingan agar acara tahunan ini dapat berlangsung lancar dan sukses.

“Diharapkan dukungan dan partisipasi dari berbagai pihak, termasuk Kementerian Kebudayaan RI, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Pemerintah Kabupaten Maros, Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XIX, PERWIRA-LPMT, Badan Pengelola UNESVO Global Geo Park Maros-Pangkep, serta Sekretariat Perkrisan Nasional Indonesia (SKNI), akan bekerja sama untuk mnendorong Pengakuan UNESCO untuk Leang-leang sebagai Warisan Dunia,” kata Sapri Pamulu.

Enrekang Raih Prestasi Gemilang, Terbaik I Akses Layanan Pendidikan Sulawesi 2026

Anggota Komisi E DPRD Sulsel, A. M. Irfan AB, menegaskan bahwa Gau Maraja Leang-Leang Maros 2025 harus menjadi momentum besar dalam memperjuangkan Leang-Leang sebagai Warisan Dunia UNESCO.

“Kita harus menjadikan ini sebagai momentum untuk memperjuangkan Leang-Leang masuk dalam daftar Warisan Dunia UNESCO. Ini bukan hanya kebanggaan Maros, tapi juga kebanggaan Indonesia,” ujar Irfan AB.

Sementara itu, Prof. Muhlis Hadrawi menekankan pentingnya keterlibatan akademisi dalam menggali sejarah peradaban manusia di Maros.

“Leang-Leang menyimpan jejak peradaban manusia tertua di dunia. Dengan temuan lukisan prasejarah berusia lebih dari 57.300 tahun dan rangka manusia tertua, Maros adalah bagian penting dalam sejarah global,” katanya.

Gau Maraja Leang-Leang Maros 2025: Menulis Ulang Sejarah Manusia

Prof. Andi Akhmar.menam ahakan bahwa dengan tagline “Rewriting Human History, One Handprint at a Time”, Gau Maraja Leang-Leang Maros 2025 bukan sekadar festival budaya, tetapi sebuah gerakan global untuk mengangkat nilai sejarah dan budaya Maros ke tingkat internasional.

“Acara ini diharapkan dapat membuka mata dunia bahwa Leang-Leang bukan sekadar situs arkeologi, melainkan pusat peradaban awal manusia,” tuturnya.

Sekjen PERWIRA LPMT Andi Dahrul menambahkan bahwa momentum pertemuan Wija Raja La Patau Matanna Tikka menjadi bagian integral dalam memperkuat nilai budaya yang diwariskan oleh para leluhur.

“Silaturahmi ini tidak hanya mempererat hubungan kekerabatan, tetapi juga mengukuhkan komitmen para keturunannya dalam menjaga dan mempromosikan warisan leluhur kepada generasi mendatang,” ujarnya.

Menurutnya, Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah, akademisi, komunitas budaya, dan masyarakat, Gau Maraja Leang-Leang Maros 2025 diharapkan tidak hanya menjadi perayaan budaya semata, tetapi juga mendorong pengakuan UNESCO terhadap Leang-Leang sebagai Warisan Dunia yang harus dilestarikan untuk generasi mendatang.

Berita Terbaru

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terpopuler

01

La Tinro Soroti Konflik Lahan BUMN dan Masyarakat dalam RDPU Baleg DPR RI

02

Pendidikan Gratis dan Guru Jadi Sorotan, La Tinro Minta Pemerintah Jangan Salah Prioritas

03

La Tinro Soroti Pemerataan Perpustakaan Daerah dan Kesejahteraan Relawan Literasi

04

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

05

Pasangan Suami Istri Di Temukan Meninggal Di Jalan Jogja – Magelang

06

Pemadaman Listrik Makassar, Wali Kota Appi Desak PLN Segera Normal 5 September

07

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Pelatihan Deep Learning Digelar 2 Hari, Guru PJOK Tallo Siap Mulia­kan Pendidikan dan Cetak Atlet dari SD

Beasiswa Madinah: Bosowa Peduli Dukung Pendidikan 4 Mahasiswa Makassar di Arab Saudi

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

Kolom

× Advertisement
× Advertisement