Purbaya Tolak Naikkan Dana Transfer Daerah, Minta Gubernur Perbaiki Tata Kelola

Purbaya
Purbaya Tolak Naikkan Dana Transfer Daerah, Minta Gubernur Perbaiki Tata Kelola.

Manyala.co – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menolak permintaan sejumlah gubernur untuk menaikkan Dana Transfer ke Daerah (TKD) pada 2026, dengan alasan masih maraknya penyelewengan anggaran di tingkat daerah.

Purbaya menegaskan pemerintah pusat belum memiliki keyakinan penuh terhadap transparansi pengelolaan dana oleh pemerintah daerah. Ia meminta para kepala daerah memperbaiki tata kelola keuangan sebelum mempertimbangkan kenaikan alokasi TKD.

“Saya sebenarnya mau saja menaikkan, tapi pemimpin di atas masih ragu karena uang di daerah sering diselewengkan,” ujar Purbaya di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Senin (20/10/2025).
Ia menambahkan, evaluasi akan dilakukan pada triwulan IV 2025 dan triwulan I 2026 untuk menilai tingkat perbaikan tata kelola.

TKD merupakan alokasi dana dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), yang berfungsi mendukung pembangunan, pelayanan publik, dan mengurangi ketimpangan fiskal antarwilayah.

Dalam APBN 2026 yang disahkan DPR pada 23 September 2025, alokasi TKD ditetapkan sebesar Rp693 triliun. Angka ini naik dibandingkan usulan awal Rp650 triliun, namun masih jauh lebih rendah dari target APBN 2025 sebesar Rp919,87 triliun.

Putih Sari Bantu Warga Bekasi Hadapi Kemarau dengan Distribusi Air Bersih

Penurunan ini memicu protes dari sejumlah kepala daerah. Pada 7 Oktober 2025, sebanyak 18 gubernur yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) menemui Purbaya di Jakarta untuk meminta pemerintah membatalkan pemangkasan dana.

Para gubernur berpendapat, kebijakan ini berpotensi melumpuhkan program pembangunan daerah serta pembayaran tunjangan tambahan penghasilan (TPP) dan gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Salah satu yang menyuarakan keberatan adalah Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda. Ia menyebut total dana transfer dari pusat ke provinsinya turun drastis pada 2026 menjadi Rp6,7 triliun, dari Rp10 triliun pada 2025 berkurang sekitar Rp3,5 triliun.

Menurutnya, pemangkasan terbesar terjadi pada pos Dana Bagi Hasil (DBH) yang porsinya mencapai 60 persen. “Tahun 2026 itu sisa Rp6,7 triliun, jadi kami terpotong Rp3,5 triliun, dan terbesar di DBH,” kata Sherly usai audiensi dengan Purbaya.

DBH sendiri merupakan dana yang bersumber dari pendapatan APBN dan dialokasikan ke daerah berdasarkan persentase tertentu guna mendanai kebutuhan desentralisasi. Sherly mengatakan, pemotongan dana tersebut berpotensi memperlambat pembangunan infrastruktur, terutama jalan dan jembatan di wilayahnya.

Soroti Penahanan Febrie Adriansyah, Bimantoro Tegaskan Semua Warga Negara Sama di Hadapan Hukum

Menkeu Purbaya memastikan akan meninjau kembali kebijakan ini jika daerah mampu menunjukkan peningkatan dalam tata kelola keuangan. Ia berjanji, apabila pada dua triwulan ke depan penyimpangan dana berkurang, maka ia akan mengajukan kenaikan TKD kepada Presiden Prabowo Subianto.

“Nanti akhir triwulan pertama menjelang triwulan kedua, saya bisa hitung berapa uang yang bisa saya tambah untuk TKD. Tapi dengan syarat tata kelolanya sudah baik,” ujarnya.

Sementara itu, Presiden Prabowo dalam arah kebijakan fiskal 2026 menekankan efisiensi anggaran serta peningkatan akuntabilitas daerah. Pemerintah pusat disebut fokus memperkuat basis data fiskal untuk memastikan dana publik digunakan tepat sasaran.

Para gubernur sepakat tetap meminta peninjauan ulang pemotongan TKD tahun 2026, menilai kebijakan tersebut berisiko menurunkan kualitas layanan publik dan memperlambat pembangunan daerah.

“Semua gubernur tidak setuju karena ada janji pembangunan jalan dan jembatan yang besar, sementara pemotongan rata-rata 20–30 persen,” tegas Sherly.

Bansos PKH dan BPNT Juli 2026 Resmi Cair, Begini Cara Cek Status Penerima

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

02

Gelar Penelitian di Pesisir Singkawang, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya Dorong Kolaborasi Blue Economy

03

Ancaman Perang Baru di Timur Tengah, Houthi Ultimatum Arab Saudi dan Siap Tutup Selat Bab al-Mandeb

04

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

05

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Kolom

× Advertisement
× Advertisement