Jokowi Tegaskan Tak Wajib Tunjukkan Ijazah kepada TPUA

Jokowi Tegaskan Tak Wajib Tunjukkan Ijazah kepada TPUA -  - Gambar 2017
Massa demonstran yang menyoal ijazah Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) yang tergabung dalam Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) ganti mendatangi kediaman Jokowi di Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, Rabu, 16 April 2025. (DOK.TEMPO/Septhia) Ryanthie

Manyala.co – Presiden Joko Widodo menerima Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) di kediamannya, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo, Rabu (16/4/2025). Dalam pertemuan tersebut, Jokowi menjelaskan alasannya tidak menunjukkan ijazah seperti yang diminta.

“Alhamdulillah, (perwakilan TPUA) sudah saya terima tadi di dalam rumah. Karena apapun, beliau-beliau ini ingin silaturahmi, tentu saya terima dengan baik,” ujar Jokowi kepada wartawan.

Tidak Ada Kewajiban Tunjukkan Ijazah

Menurut Jokowi, permintaan TPUA untuk melihat ijazah asli tidak perlu ia penuhi. Ia menegaskan bahwa tidak ada aturan yang mewajibkan dirinya menunjukkan dokumen tersebut kepada siapapun di luar proses hukum.

“Mereka meminta saya menunjukkan ijazah asli. Saya sampaikan bahwa tidak ada kewajiban dari saya untuk menunjukkan itu kepada mereka,” ujarnya.

Jokowi juga menyebut bahwa TPUA tidak memiliki kewenangan untuk mengatur dirinya. “Saya yang menunjukkan ijazah asli yang saya miliki. UGM juga sudah memberikan penjelasan yang gamblang dan jelas,” tambahnya.

Apresiasi Pengungkapan Kasus Vape Narkoba, Bimantoro: Selamatkan Generasi Muda dari Bahaya Narkotika

TPUA Ingin Verifikasi Langsung

Wakil Ketua TPUA, Rizal Fadillah, membenarkan bahwa mereka meminta klarifikasi langsung dari Presiden. Mereka ingin memastikan keaslian ijazah Jokowi.

“Selain silaturahmi, kami juga ingin mendapatkan informasi, klarifikasi, bahkan kalau bisa verifikasi yang berhubungan dengan ijazah Pak Jokowi,” kata Rizal.

Namun, kata dia, Jokowi menolak permintaan tersebut dan menyerahkannya kepada proses hukum. Rizal menyatakan kekecewaannya atas sikap itu.

Pengadilan Tidak Beri Perintah

TPUA sebelumnya telah menempuh jalur hukum. Namun menurut Rizal, pengadilan tidak pernah memerintahkan Jokowi untuk menunjukkan ijazahnya.

“Di pengadilan, kami sudah mencoba berulang kali. Tapi belum masuk ke pokok perkara, pengadilan menyatakan tidak berwenang,” ucapnya.

Bimantoro Wiyono Sampaikan Pandangan Terkait Pengawasan dalam RUU Polri

Ia pun mengaku bingung ke mana lagi harus meminta pembuktian. “UGM bilang bukan wewenangnya, lalu pemilik juga tidak menunjukkan, dan pengadilan tidak memerintahkan. Kami jadi bertanya-tanya, ke mana lagi harus mencari?”

Analisis Font Picu Polemik Baru

Polemik ijazah Jokowi kembali mencuat setelah seorang mantan dosen Universitas Mataram, Rismon Hasiholan Sianipar, meragukan keasliannya. Ia menyebut font Times New Roman yang muncul dalam dokumen belum digunakan di Indonesia pada 1980-an hingga 1990-an.

Rismon menyampaikan pendapatnya dalam video berjudul “Ijazah Palsu Joko Widodo Berdasarkan Analisa Jenis Font dan Operating System”, yang tayang di YouTube pada Selasa (11/3/2025). Ia mengklaim temuan ini bisa menjadi bukti awal untuk menggugat keaslian ijazah tersebut.

Pernyataannya langsung menuai bantahan dari berbagai pihak, termasuk Universitas Gadjah Mada (UGM) dan rekan-rekan seangkatan Jokowi.

La Tinro La Tunrung Soroti Kejelasan Kuota SNBP-SNBT dan Akses KIP Kuliah bagi Masyarakat Kurang Mampu

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

La Tinro Angkat Berbagai Aspirasi Masyarakat di Bidang Pendidikan Tinggi dan Kesehatan

02

La Tinro La Tunrung Soroti Kejelasan Kuota SNBP-SNBT dan Akses KIP Kuliah bagi Masyarakat Kurang Mampu

03

La Tinro Minta Penguatan Tata Kelola Olahraga untuk Mendukung Peningkatan Prestasi Atlet

04

LA TINRO LA TUNRUNG Dorong Terobosan Besar Pemberantasan Korupsi dalam Rapat Pemantauan UU Tipikor

05

Di Bawah Kepemimpinan Yusuf Ritangnga-Andi Tenri Liwang, Kabupaten Enrekang Raih WTP dari BPK RI

HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
Manyala.co

Olahraga

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

Kolom

× Advertisement
× Advertisement