Presiden Prabowo Torehkan Rekor Baru: Cadangan Beras Nasional Tembus 4 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah

Presiden Prabowo Torehkan Rekor Baru: Cadangan Beras Nasional Tembus 4 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah - Prabowo - Gambar 1229
Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman mendampingi Presiden RI Prabowo Subianto melaksanakan kunjungan kerja perdananya di Kabupaten Merauke, Minggu, 3 November 2024. (Foto: Kementan/Majalah Hortus)

Manyala.co – Indonesia mencatat tonggak bersejarah dalam pengelolaan ketahanan pangan nasional. Untuk pertama kalinya sejak berdirinya Perum Bulog pada tahun 1969, cadangan beras pemerintah berhasil mencapai angka fantastis, yaitu 4.001.059 ton. Angka ini diumumkan oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam pernyataannya di Jakarta, Sabtu (31/5/2025), melalui Tim Media Presiden.

“Alhamdulillah, hari ini sejarah baru ditorehkan. Untuk pertama kalinya sejak Bulog berdiri pada 1969, cadangan beras pemerintah resmi menembus angka 4 juta ton,” ujar Amran.

Pencapaian ini bukan sekadar statistik, melainkan hasil dari sinergi kebijakan pertanian nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Menurut Amran, perhatian serius Presiden terhadap sektor pertanian serta dorongan terhadap berbagai terobosan menjadi faktor utama keberhasilan ini.

“Capaian ini tak lepas dari perhatian dan arahan luar biasa Presiden Prabowo yang secara konsisten mendorong terobosan di sektor pertanian,” katanya menegaskan.

Bulog melaporkan bahwa hingga Kamis malam (29/5), cadangan beras nasional telah mencapai 4.001.059 ton. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.407.257 ton berasal dari serapan beras lokal, yang menjadi cerminan kuatnya produksi dalam negeri. Amran menyebut ini sebagai simbol keberhasilan kolaborasi lintas sektor yang solid dalam menjaga ketahanan pangan nasional di tengah ketidakpastian global.

Pemkab Enrekang Siapkan Asuransi Gagal Panen untuk 1.500 Hektare Padi dan Jagung

Amran juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pencapaian ini, mulai dari petani, anggota Komisi IV DPR RI, TNI, Polri, Kejaksaan, para kepala daerah, penyuluh lapangan, pelaku penggilingan, hingga akademisi dan insan media.

“Ini adalah langkah nyata menuju kemandirian pangan dan kemakmuran bangsa,” ucapnya penuh keyakinan.

Menurutnya, ketersediaan stok yang melimpah tidak hanya berdampak pada stabilitas pasokan pangan nasional, tapi juga memberikan dampak positif langsung bagi petani. Harga gabah yang kini menguntungkan menjadi bukti bahwa program pertanian yang diterapkan berpihak kepada pelaku utama di lapangan.

“Kini, petani tidak hanya panen lebih banyak, tetapi juga menikmati harga jual gabah yang menguntungkan,” jelas Amran.

Dengan pencapaian ini, pemerintah dinilai telah berada di jalur yang tepat dalam membangun ketahanan pangan berkelanjutan. Lebih dari itu, menurut Amran, hal ini juga mengembalikan kepercayaan petani terhadap pemerintah, yang selama ini sempat memudar karena berbagai tantangan struktural.

DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Dasco: Aspirasi Buruh Ditunaikan

“Kebijakan yang digagas Presiden Prabowo di sektor pertanian pun mulai menunjukkan hasil nyata, tidak hanya memperkuat cadangan nasional, tapi juga memulihkan kepercayaan petani terhadap negara,” tutupnya.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Bantu Warga di Musim Kemarau, Pemkot Makassar Terus Salurkan Air Bersih untuk 26 Ribu KK di 9 Kecamatan

02

Wali Kota Makassar Sampaikan Aspirasi Pembangunan Makassar ke Komisi VII DPR RI

03

Wali Kota Makassar Munafri Paparkan Program Unggulan Kelurahan Gunung Sari untuk Penilaian Nasional 2026

04

Makassar Jadi Pilot Project Reformasi JKN, RSUD Daya Siapkan 24 Layanan Kompetensi

05

Pemkab Enrekang Siapkan Asuransi Gagal Panen untuk 1.500 Hektare Padi dan Jagung

06

DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Dasco: Aspirasi Buruh Ditunaikan

07

Krisis Air Bersih Enrekang, Pemkab Kerahkan OPD Salurkan Air ke Warga

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Taklukkan Thailand Lewat Drama Adu Penalti

Rahmat Erwin Abdullah Ukir Sejarah di Asian Games 2026, Emas dan 2 Rekor Dunia

Pelatihan Deep Learning Digelar 2 Hari, Guru PJOK Tallo Siap Mulia­kan Pendidikan dan Cetak Atlet dari SD

Beasiswa Madinah: Bosowa Peduli Dukung Pendidikan 4 Mahasiswa Makassar di Arab Saudi

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

Kolom

× Advertisement
× Advertisement