DPR Soroti Tantiem Komisaris BUMN, Dasco: Penghapusan Bisa Hemat Hingga Rp18 Triliun

DPR Soroti Tantiem Komisaris BUMN, Dasco: Penghapusan Bisa Hemat Hingga Rp18 Triliun - Dasco - Gambar 173
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad saat ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (14/8/2025).

Manyala.co – Wacana penghapusan tantiem bagi komisaris Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terus menjadi sorotan publik. Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menilai langkah pemerintah yang menghapus pemberian tantiem akan membawa dampak signifikan terhadap efisiensi perusahaan pelat merah sekaligus penghematan besar anggaran negara.

Menurut Dasco, angka penghematan dari kebijakan tersebut tidak main-main. Berdasarkan hitungan kasar, setidaknya negara bisa menghemat antara Rp17 hingga Rp18 triliun per tahun hanya dari penghapusan imbalan ekstra yang selama ini dinikmati para komisaris. “Kalau saya tidak salah, besaran penghematan itu berkisar Rp17-18 triliun. Jumlah sebesar ini tentu akan terasa sekali manfaatnya bagi efektivitas pengelolaan BUMN,” ujar Dasco di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (15/8).

Tantiem sendiri selama ini diberikan kepada direksi maupun dewan komisaris sebagai bentuk penghargaan atas pencapaian kinerja perusahaan. Besarannya ditentukan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) ketika perusahaan memperoleh laba. Namun, praktik ini kerap menuai kritik karena dinilai tidak sejalan dengan prinsip efisiensi, terutama saat kinerja perusahaan justru tidak konsisten.

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya juga sempat menyinggung persoalan ini secara terbuka dalam pidato pengantar RAPBN 2026 di hadapan DPR. Ia menyoroti adanya fenomena komisaris BUMN yang bisa mendapatkan tantiem hingga Rp40 miliar setahun meski hanya hadir dalam rapat sebulan sekali. “Masa ada komisaris yang rapat sebulan sekali, tapi tantiemnya bisa mencapai Rp40 miliar per tahun? Itu jelas tidak masuk akal,” tegas Prabowo.

Untuk menindaklanjuti hal tersebut, Prabowo telah memerintahkan BPI Danantara melakukan pembenahan di tubuh perusahaan pelat merah. Beberapa langkah yang disiapkan antara lain mengevaluasi jumlah anggota komisaris, mengefisienkan struktur jabatan, hingga secara tegas menghapus mekanisme tantiem bagi komisaris.

Apresiasi Pengungkapan Kasus Vape Narkoba, Bimantoro: Selamatkan Generasi Muda dari Bahaya Narkotika

Menariknya, Presiden juga telah menempatkan sejumlah wakil menteri (wamen) sebagai komisaris di beberapa BUMN strategis. Namun, Dasco menegaskan bahwa keberadaan wamen ini tidak untuk menikmati fasilitas ataupun tantiem. “Para wamen itu sejak awal sudah diberi tahu tidak mendapatkan tantiem. Mereka ditugaskan Presiden semata-mata sebagai perpanjangan tangan pemerintah untuk mengawasi jalannya BUMN, bukan untuk mencari keuntungan pribadi,” jelas Dasco.

Kebijakan ini sekaligus menjawab keresahan publik mengenai transparansi dan efektivitas pengelolaan perusahaan negara. Dengan penghapusan tantiem, diharapkan beban keuangan BUMN bisa lebih ringan dan fokus dialihkan pada peningkatan kinerja, pelayanan publik, serta penciptaan nilai tambah bagi perekonomian nasional.

Kini, masyarakat menunggu realisasi dari kebijakan yang disebut-sebut akan menjadi salah satu reformasi besar dalam tata kelola BUMN. Jika benar terealisasi, penghapusan tantiem bukan hanya soal efisiensi anggaran, melainkan juga langkah menuju tata kelola perusahaan yang lebih sehat dan akuntabel.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

La Tinro Angkat Berbagai Aspirasi Masyarakat di Bidang Pendidikan Tinggi dan Kesehatan

02

La Tinro La Tunrung Soroti Kejelasan Kuota SNBP-SNBT dan Akses KIP Kuliah bagi Masyarakat Kurang Mampu

03

La Tinro Minta Penguatan Tata Kelola Olahraga untuk Mendukung Peningkatan Prestasi Atlet

04

LA TINRO LA TUNRUNG Dorong Terobosan Besar Pemberantasan Korupsi dalam Rapat Pemantauan UU Tipikor

05

Di Bawah Kepemimpinan Yusuf Ritangnga-Andi Tenri Liwang, Kabupaten Enrekang Raih WTP dari BPK RI

HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
Manyala.co

Olahraga

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

Kolom

× Advertisement
× Advertisement