Megawati Larang Kepala Daerah PDIP Ikut Retreat: Ketegangan dengan Pemerintah Memuncak?

Megawati Larang Kepala Daerah PDIP Ikut Retreat: Ketegangan dengan Pemerintah Memuncak? -  - Gambar 2774

PDI Perjuangan (PDIP) melarang kepala daerahnya untuk mengikuti retret yang diselenggarakan oleh pemerintah di Akademi Militer (Akmil) Magelang. Langkah ini diambil setelah penetapan Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, sebagai tersangka dan penahanannya. Retret tersebut merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto dan bertujuan untuk sinkronisasi program antara pemerintah pusat dan daerah. Namun, PDIP menilai penetapan Hasto sebagai tersangka sarat muatan politik, sehingga melarang kadernya yang menjabat sebagai kepala daerah untuk berpartisipasi dalam retret tersebut.

Pengamat politik dari Indonesia Political Review (IPR), Iwan Setiawan, menilai bahwa sikap PDIP ini menunjukkan adanya konflik antara PDIP dan pemerintah. Iwan berpendapat bahwa PDIP menganggap penetapan Hasto sebagai tersangka memiliki muatan politik yang kuat, sehingga melarang kepala daerahnya untuk mengikuti retret sebagai bentuk protes.

Retret kepala daerah di Akmil Magelang ini diikuti oleh 456 kepala daerah, sementara 47 lainnya belum hadir. Tujuan dari retret ini adalah untuk menyelaraskan program antara pemerintah pusat dan daerah.

Selain itu, retret ini juga menuai kritik dari berbagai pihak. Beberapa elemen masyarakat menilai bahwa acara ini tidak efektif dan kontradiktif dengan kebijakan efisiensi anggaran yang sedang dijalankan pemerintah. Direktur Komite Pemantau Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD), Herman Nurcahyadi Suparman, menyatakan bahwa retret tersebut memakan anggaran sebesar Rp11,1 miliar dari APBN dan dinilai tidak sejalan dengan upaya efisiensi yang sedang digalakkan.

Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, menjelaskan bahwa pembekalan kepala daerah merupakan kegiatan rutin yang telah lama dilakukan. Meskipun pemerintah tengah melakukan efisiensi anggaran, retret ini dianggap penting untuk sinkronisasi kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah. Bima juga menyebutkan bahwa durasi retret telah dipangkas menjadi 7 hari dari rencana awal 14 hari untuk menghemat anggaran.

La Tinro La Tunrung Dorong Masyarakat Perkuat Persatuan dan Keutuhan NKRI

Sementara itu, pengamat politik dari Universitas Padjadjaran, Firman Manan, meragukan efektivitas retret ini dalam mencapai tujuan yang diharapkan. Menurutnya, membangun komunikasi dan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah memerlukan upaya yang berkelanjutan, tidak cukup hanya dengan retret selama satu pekan.

Secara keseluruhan, keputusan PDIP untuk melarang kepala daerahnya mengikuti retret ini mencerminkan ketegangan antara partai tersebut dan pemerintah, terutama setelah penetapan Sekjen PDIP sebagai tersangka. Selain itu, retret ini juga mendapat sorotan terkait efektivitas dan kesesuaiannya dengan kebijakan efisiensi anggaran yang sedang dijalankan.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

La Tinro Soroti Konflik Lahan BUMN dan Masyarakat dalam RDPU Baleg DPR RI

02

Pendidikan Gratis dan Guru Jadi Sorotan, La Tinro Minta Pemerintah Jangan Salah Prioritas

03

La Tinro Soroti Pemerataan Perpustakaan Daerah dan Kesejahteraan Relawan Literasi

04

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

05

Pasangan Suami Istri Di Temukan Meninggal Di Jalan Jogja – Magelang

06

Pemadaman Listrik Makassar, Wali Kota Appi Desak PLN Segera Normal 5 September

07

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Rahmat Erwin Abdullah Ukir Sejarah di Asian Games 2026, Emas dan 2 Rekor Dunia

Pelatihan Deep Learning Digelar 2 Hari, Guru PJOK Tallo Siap Mulia­kan Pendidikan dan Cetak Atlet dari SD

Beasiswa Madinah: Bosowa Peduli Dukung Pendidikan 4 Mahasiswa Makassar di Arab Saudi

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Kolom

× Advertisement
× Advertisement