BEM SI Akan Gelar Demo Awal September di Jakarta, 11 Tuntutan Disuarakan

BEM
Aksi Demo BEM SI Awal September di Jakarta.

Manyala.co – Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) memastikan bakal kembali turun ke jalan dengan aksi bertajuk “Indonesia (C)emas 2025 Jilid II”. Unjuk rasa yang semula direncanakan berlangsung pada Jumat (29/8/2025) diundur ke awal September, meski kepastian tanggal dan lokasi masih dimusyawarahkan.

Koordinator Forum Perempuan BEM SI wilayah BSJB (BEM se-Jabodetabek dan Banten), Fatin Humairo’, menjelaskan aksi lanjutan ini digelar karena pemerintah dianggap belum menindaklanjuti 11 poin tuntutan mahasiswa pada aksi sebelumnya. “Wamensesneg memang sempat turun menemui massa aksi dan menerima bundel tuntutan. Namun hingga kini belum ada langkah nyata dari pemerintah,” ujar Fatin, Kamis (28/8/2025).

Sebelumnya, BEM SI bersama sejumlah aliansi mahasiswa menggelar demonstrasi di kawasan Silang Selatan Monas, Jakarta Pusat, Senin (28/7/2025). Aksi yang berlangsung hingga malam itu diwarnai kehadiran Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro yang mewakili Presiden RI Prabowo Subianto. Ia menandatangani dokumen tuntutan mahasiswa dan menegaskan bahwa pemerintah akan mengkaji setiap aspirasi yang disampaikan.

Namun, kekecewaan mahasiswa muncul karena setelah sebulan berjalan, tidak ada progres signifikan. “Sikap tidak acuh pemerintah inilah yang membuat kami merasa perlu kembali turun ke jalan. Apalagi isu-isu baru terus bermunculan dan butuh sikap tegas dari negara,” tegas Fatin.

Adapun 11 poin tuntutan BEM SI dalam aksi “Indonesia (C)emas 2025” meliputi:

Wali Kota Munafri Dampingi Mensos RI Luncurkan Gerakan Peduli Tetangga di Makassar

  1. Penolakan politisasi sejarah untuk kepentingan elite.
  2. Peninjauan ulang sejumlah pasal bermasalah dalam RUU, penundaan pengesahan, serta pelibatan publik yang lebih luas.
  3. Transparansi pemerintah dalam perjanjian bilateral agar kepentingan ekonomi nasional terlindungi.
  4. Audit menyeluruh izin pertambangan, penegakan hukum terhadap penambangan ilegal, serta alokasi keuntungan yang adil bagi masyarakat terdampak.
  5. Pembatalan pembangunan lima batalion baru di Aceh dan pembukaan data jumlah tentara sesuai MoU Helsinki.
  6. Pembatalan pembangunan pengadilan militer di Universitas Riau maupun kampus lain.
  7. Pencabutan UU TNI serta penghentian intimidasi terhadap sipil.
  8. Transparansi proses hukum dan kebebasan bagi mahasiswa yang masih berstatus tersangka.
  9. Penolakan segala bentuk aktivitas yang mempromosikan LGBT, serta desakan regulasi dan sanksi hukum yang sesuai dengan nilai agama dan budaya bangsa.
  10. Penolakan praktik rangkap jabatan sipil-militer maupun struktural lainnya yang mengancam profesionalisme birokrasi.
  11. Mendesak DPR dan pemerintah segera mengesahkan RUU Perampasan Aset.

Meski jadwal pasti masih dirahasiakan, gelombang unjuk rasa mahasiswa ini diperkirakan akan kembali menyedot perhatian publik. BEM SI menegaskan aksi akan digelar dengan damai, tetapi tetap menuntut pertanggungjawaban nyata dari pemerintah atas aspirasi mahasiswa.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Wali Kota Munafri Dampingi Mensos RI Luncurkan Gerakan Peduli Tetangga di Makassar

02

Wali Kota Munafri Lepas Kontingen Makassar ke Porprov Sulsel 2026, Target Pertahankan Gelar Juara

03

Presiden Prabowo Lantik Syahganda dan Fadli sebagai Kepala dan Wakil Kepala Badan Komunikasi Pemerintah

04

Presiden Prabowo Angkat 26 Anggota Wantimpres di Istana Negara

05

Reshuffle Kabinet, Prabowo Lantik 16 Menteri, Wamen hingga Pejabat Negara

06

Presiden Prabowo Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026 di Lubang Buaya

07

UMKM di Era AI: Jangan Sekadar Go Digital, Jadilah Go Intelligent

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Rahmat Erwin Abdullah Ukir Sejarah di Asian Games 2026, Emas dan 2 Rekor Dunia

Pelatihan Deep Learning Digelar 2 Hari, Guru PJOK Tallo Siap Mulia­kan Pendidikan dan Cetak Atlet dari SD

Beasiswa Madinah: Bosowa Peduli Dukung Pendidikan 4 Mahasiswa Makassar di Arab Saudi

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Kolom

× Advertisement
× Advertisement