Emas Masih Berlimpah di Bumi, Tapi Kebanyakan Tersembunyi di Tempat yang Tak Terjangkau

Emas Masih Berlimpah di Bumi, Tapi Kebanyakan Tersembunyi di Tempat yang Tak Terjangkau - Bumi - Gambar 987
Bongkahan emas 4,1 Kg yang ditemukan Victoria 'Golden Triangle', barat laut Melbourne, Australia.(Mine Lab).

Manyala.co – Selama ribuan tahun, manusia telah terpesona oleh emas. Bukan semata karena kilaunya yang indah, tetapi juga karena kelangkaannya dan nilai simbolisnya sebagai lambang kemewahan, kekuasaan, serta kestabilan ekonomi. Tapi, seiring terus bertambahnya eksplorasi dan penambangan, satu pertanyaan masih sering muncul: seberapa banyak emas yang sebenarnya masih tersisa di dalam Bumi?

Asal Usul dan Persebaran Emas di Planet Kita

Emas bukanlah unsur yang terbentuk secara alami di dalam Bumi. Para ilmuwan meyakini bahwa emas berasal dari tabrakan dahsyat antara bintang neutron miliaran tahun lalu. Material langka ini kemudian menyatu dengan planet kita sejak masa pembentukannya.

Namun demikian, sebagian besar emas di Bumi justru berada jauh di luar jangkauan manusia: tersembunyi di inti planet. Royal Mint memperkirakan bahwa hampir 99 persen emas di planet ini terkunci di inti bumi—lokasi yang masih mustahil untuk dijangkau teknologi modern. Di kerak bumi sendiri, emas sangat langka, hanya sekitar empat bagian per satu miliar batuan, meski jika dihitung-hitung, jumlah totalnya bisa mencapai 441 juta ton. Sayangnya, kandungan ini sangat tersebar dan tidak ekonomis untuk ditambang.

Jumlah Emas yang Telah dan Belum Ditambang

Mengenal Empat Jenis Pola Asuh Orang Tua dan Dampaknya terhadap Perkembangan Anak

Menurut data dari Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), hingga kini manusia telah menambang sekitar 206.000 ton emas. Namun, data dari World Gold Council menunjukkan angka yang sedikit lebih tinggi: 238.391 ton. Bila seluruh emas yang telah ditambang itu dicetak menjadi satu kubus padat, kubus tersebut akan memiliki sisi setinggi sekitar 22 meter.

Dari jumlah itu, sekitar separuhnya digunakan untuk perhiasan. Sisanya tersebar dalam bentuk simpanan moneter, seperti koin batangan, cadangan bank sentral, dan aplikasi industri.

Meski telah ditambang dalam jumlah besar, emas belum benar-benar habis. Masih ada potensi signifikan yang tersimpan di dalam perut bumi. USGS mencatat ada sekitar 70.550 ton cadangan emas yang masih bisa ditambang secara ekonomis. Sementara itu, World Gold Council memperkirakan angka yang sedikit lebih rendah, sekitar 60.370 ton, namun menambahkan bahwa ada sekitar 145.626 ton tambahan yang digolongkan sebagai sumber daya potensial, meskipun belum seluruhnya terkonfirmasi secara geologi.

Jika seluruh potensi tersebut digabungkan, maka total emas yang masih mungkin dieksplorasi dan dimanfaatkan bisa mencapai antara 277.000 hingga hampir 300.000 ton.

Negara-Negara yang Menguasai Cadangan Emas Terbesar

Mengenal Perbedaan Foto, USG, X-Ray, CT Scan, dan MRI, Jangan Sampai Keliru!

Dalam hal lokasi geografis, Rusia, Australia, dan Afrika Selatan merupakan negara-negara dengan cadangan emas terbesar yang belum dieksplorasi. Kondisi geologis di wilayah-wilayah tersebut membuatnya sangat potensial untuk penambangan dalam jangka panjang.

Namun, jika bicara soal produksi tahunan, China menempati posisi teratas sebagai negara produsen emas terbesar di dunia. Negara ini terus meningkatkan produksi dan memainkan peran kunci dalam memasok emas ke pasar global.

Emas dan Masa Depan Eksplorasi

Dengan terus meningkatnya kebutuhan industri dan peran emas dalam sistem keuangan global, eksplorasi emas masih akan menjadi sektor strategis. Tantangan ke depan bukan hanya soal mencari lokasi emas yang baru, tetapi juga mengembangkan teknologi penambangan yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Terlebih, dengan sebagian besar emas dunia yang terkunci di tempat yang sulit dijangkau, penemuan teknologi baru bisa menjadi kunci untuk membuka potensi besar yang selama ini tersembunyi di kedalaman bumi.

Begini Strategi Minum Air Agar Tetap Bertenaga dan Terhindar Dehidrasi Saat Puasa

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Pilah Sampah Jadi Kunci Selamatkan Kota Makassar, Pakar Lingkungan Tegaskan Kewajiban Sesuai Amanat UU

02

Viral Video Syur Ibu Guru Salsa Jember, Berikut Klarifikasinya

03

BPS: Indeks Kepuasan Layanan Haji Indonesia 2026 Capai 83,28 Persen, Masuk Kategori Sangat Memuaskan

04

Transformasi Haji Era Prabowo Berbuah Hasil, Kepuasan Jemaah 2026 Tertinggi Sepanjang Sejarah

05

Wali Kota Munafri Ikut Lari 10K dan Apresiasi Konsistensi Gelaran Makassar SMAnSA Run

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Kolom

× Advertisement
× Advertisement