Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Tanggung Biaya Hidup dan Pendidikan Anak Korban Ledakan Amunisi di Garut

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Tanggung Biaya Hidup dan Pendidikan Anak Korban Ledakan Amunisi di Garut - Dedi Mulyadi - Gambar 1447
Gubernur Jawa Barat terpilih, Dedi Mulyadi, dok. Metrotvnews.com/ Roni Kurniawan

Manyala.co – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menunjukkan kepeduliannya terhadap para korban tragedi ledakan amunisi tidak layak pakai yang terjadi di Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut. Dalam kunjungannya ke rumah duka pada Selasa, 13 Mei 2025, Dedi menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga korban dan memastikan bahwa pemerintah provinsi akan hadir dalam proses pemulihan mereka.

Salah satu bentuk konkret dukungan dari Pemprov Jawa Barat adalah dengan memberikan bantuan biaya pemulasaraan jenazah dan kebutuhan ritual lainnya. Tak hanya itu, Dedi juga menjamin biaya hidup dan pendidikan anak-anak korban yang masih belum menikah.

Anak-Anak Korban Jadi Tanggungan Pemerintah

“Ini bukan sekadar bentuk belasungkawa, tapi kewajiban moral saya sebagai gubernur,” tegas Dedi saat menyampaikan pernyataannya di hadapan keluarga korban. Ia menyatakan bahwa anak-anak yang ditinggalkan oleh korban, terutama yang masih berusia sekolah, akan sepenuhnya ditanggung oleh pemerintah.

“Mulai dari kebutuhan sehari-hari sampai dengan pendidikan mereka dari SD hingga perguruan tinggi semuanya akan menjadi tanggung jawab saya pribadi sebagai gubernur,” ujarnya menegaskan.

Dedi mengungkapkan bahwa masing-masing keluarga korban menerima bantuan sebesar Rp50 juta dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mendukung pemulasaraan jenazah dan pelaksanaan adat istiadat keluarga.

La Tinro La Tunrung Dorong Masyarakat Perkuat Persatuan dan Keutuhan NKRI

Tragedi di Garut: 13 Nyawa Melayang Saat Pemusnahan Amunisi

Insiden nahas ini terjadi saat proses pemusnahan amunisi afkir yang tidak layak pakai milik TNI AD pada Senin pagi, 12 Mei 2025, di Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Garut. Kegiatan tersebut dilakukan oleh satuan Gudang Pusat Amunisi 3, Pusat Peralatan TNI Angkatan Darat.

Menurut keterangan resmi dari Brigjen TNI Wahyu Yudhayana, Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad), pemusnahan dilakukan sesuai dengan prosedur standar operasi (SOP). Tim lebih dulu memeriksa lokasi dan personel sebelum amunisi diledakkan dalam dua lubang sumur yang telah disiapkan.

Peledakan awal berjalan lancar dan dinyatakan aman. Namun, saat tim menyusun sisa bahan peledak ke dalam lubang ketiga yang digunakan untuk menghancurkan detonator bekas pakai, ledakan tak terduga terjadi. Insiden ini merenggut 13 korban jiwa, yang terdiri dari 9 warga sipil dan 4 anggota TNI.

“Ledakan berasal dari dalam lubang saat proses penyusunan dilakukan, dan menimbulkan korban jiwa seketika,” jelas Brigjen Wahyu dalam pernyataan video resminya.

Duka Mendalam dan Langkah Pemulihan

Tragedi ini meninggalkan luka mendalam bagi keluarga korban dan masyarakat sekitar. Pemprov Jawa Barat bersama TNI kini fokus pada langkah-langkah pemulihan, termasuk dukungan psikologis dan sosial bagi keluarga yang ditinggalkan.

La Tinro Soroti Konflik Lahan BUMN dan Masyarakat dalam RDPU Baleg DPR RI

Langkah Gubernur Dedi Mulyadi yang sigap turun langsung ke lapangan dinilai sebagai bentuk empati dan tanggung jawab moral seorang pemimpin daerah. “Kami ingin memastikan bahwa keluarga korban tidak sendirian dalam menghadapi musibah ini,” pungkas Dedi.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

La Tinro Soroti Konflik Lahan BUMN dan Masyarakat dalam RDPU Baleg DPR RI

02

Pendidikan Gratis dan Guru Jadi Sorotan, La Tinro Minta Pemerintah Jangan Salah Prioritas

03

La Tinro Soroti Pemerataan Perpustakaan Daerah dan Kesejahteraan Relawan Literasi

04

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

05

Pasangan Suami Istri Di Temukan Meninggal Di Jalan Jogja – Magelang

06

Pemadaman Listrik Makassar, Wali Kota Appi Desak PLN Segera Normal 5 September

07

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Rahmat Erwin Abdullah Ukir Sejarah di Asian Games 2026, Emas dan 2 Rekor Dunia

Pelatihan Deep Learning Digelar 2 Hari, Guru PJOK Tallo Siap Mulia­kan Pendidikan dan Cetak Atlet dari SD

Beasiswa Madinah: Bosowa Peduli Dukung Pendidikan 4 Mahasiswa Makassar di Arab Saudi

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Kolom

× Advertisement
× Advertisement