Manyala.co – Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, menegaskan pentingnya integritas dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi di Indonesia. Menurutnya, universitas dan institusi pendidikan tinggi bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga pilar moral yang harus menjunjung tinggi kejujuran dan tanggung jawab publik.
Dalam pernyataan resmi yang disampaikan dari Jakarta pada Senin (tanggal tidak disebutkan), Brian menyampaikan komitmennya untuk menuntaskan segala bentuk praktik curang di lingkungan kampus. Mulai dari kecurangan akademik hingga penyimpangan dalam tata kelola keuangan harus diberantas demi menciptakan sistem pendidikan tinggi yang adil dan transparan.
“Institusi pendidikan tinggi harus bebas dari gratifikasi dan berbagai bentuk penyelewengan. Kampus adalah ujung tombak peradaban. Jika integritasnya lemah, masa depan bangsa ikut terancam,” tegas Brian.
Universitas sebagai Motor Industrialisasi Nasional
Lebih dari sekadar tempat belajar, Brian menilai bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab besar dalam mempercepat proses industrialisasi di Indonesia. Ia mendorong kampus-kampus untuk tidak hanya menjadi konsumen teknologi dari luar negeri, tetapi juga pusat produksi ilmu pengetahuan dan inovasi teknologi yang relevan dengan kebutuhan dalam negeri.
“Yang perlu kita sumbangkan pada negara bukan hanya lulusan, tapi juga pembentukan ekosistem industri yang tangguh melalui riset dan inovasi,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa kolaborasi lintas sektor antara universitas, dunia usaha, dan pemerintah harus terus diperkuat demi membangun kemandirian industri nasional.
Peran Rektor dan Dialog dengan Mahasiswa
Dalam kesempatan tersebut, Brian juga memberikan perhatian khusus pada aspek kemahasiswaan. Ia meminta para rektor dan pimpinan perguruan tinggi agar lebih peka terhadap dinamika mahasiswa serta membuka ruang dialog yang konstruktif.
Menurutnya, keterlibatan aktif pimpinan kampus dalam mendengar suara mahasiswa akan memperkuat suasana akademik yang sehat dan terbuka. Ini juga dinilai sebagai langkah penting dalam menjaga stabilitas dan harmoni di lingkungan kampus.
Konsistensi Program dan Kolaborasi Berkelanjutan
Menteri Brian menutup pernyataannya dengan mengingatkan pentingnya konsistensi pelaksanaan program-program yang telah disusun bersama antara kementerian dan pihak perguruan tinggi. Ia berharap seluruh elemen pendidikan tinggi dapat terus bersinergi dalam mewujudkan visi besar Indonesia sebagai negara berbasis pengetahuan dan industri.
“Semoga kita bisa terus menjaga kerja sama dan semangat kolaborasi ini. Pendidikan tinggi adalah jembatan antara mimpi dan kemajuan bangsa,” pungkasnya.
































